Google+ Badge

Selasa, 15 Januari 2013

11. Yok Ngomong Jowo.

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ  , الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ , الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ ,  مَالِكِ يَوْمِ الدِّينِ , إِيَّاكَ نَعْبُدُ وَإِيَّاكَ نَسْتَعِينُ , اهْدِنَا الصِّرَاطَ المُسْتَقِيمَ  , صِرَاطَ الَّذِينَ أَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ , غَيْرِ المَغْضُوبِ عَلَيْهِمْ وَلاَ الضَّالِّينَ.

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُه

Assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh.

الحمد لله رب العالمين، والصلاة والسلام على أشرف المرسلين، وعلى آله وصحبه أجمعين
استغفر الله لا إله إلا هو الذي الحي القيوم واتوب إليه
استغفر الله لا إله إلا هو الذي الحي القيوم واتوب إليه
استغفر الله لا إله إلا هو الذي الحي القيوم واتوب إليه
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ , الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ , الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ , مَالِكِ يَوْمِ الدِّينِ , إِيَّاكَ نَعْبُدُ وَإِيَّاكَ نَسْتَعِينُ , اهْدِنَا الصِّرَاطَ المُسْتَقِيمَ , صِرَاطَ الَّذِينَ أَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ , غَيْرِ المَغْضُوبِ عَلَيْهِمْ وَلاَ الضَّالِّينَ
الحمد لله رب العالمين، والصلاة والسلام على أشرف المرسلين، وعلى آله وصحبه أجمعين
سبحان الله وبحمده سبحان الله العظيم
آمين...آمين... آمين... ياالله يَآرَبْ آلٌعَآلَمِِيِن
السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُه
ﺑِﺴْــــــــــــــــﻢِ ﺍﻟﻠﻪِ ﺍﻟﺮَّﺣْﻤَﻦِ ﺍﻟﺮَّﺣِﻴْـــﻢ

 •
Makluman (Kewajaran): 
1) Harap kerap ke Entry ini kerana In Syaa Allah sentiasa ada perubahan (Update)
2) Rangkaian FB yang dikesan: Kelab Yok Ngomong Jowo yang diadminkan sahabat: Yok Ngomong Jowo
3) Wajar disedari terdapat perbezaan perkataan dan sebutan. Hal ini adalah disebabkan dialeg sesuatu perkampungan, daerah dan negeri. Sesetengah perkataan juga direngkaskan. Pada kebiasaannya perbezaan itu tidak mendatangkan perbezaan maksud sesuatu perkataan.

Rangkai-kata: 
Dongo Mareng Allah SWT kapan bayei waheng:
pis gor menduwor jadi umor mengesor jadi ompol - ke atas jadi umur, ke bawah jadi kencing
Perlakuan yo ora sopan ngunu:
dikandani ngandani (dikandani kok ngandani) - diberitahu memberitahu pula
Ucapan:
Sugeng Enjeing - Selamat Pagi
  • Ngiro (Membilang):
    Siji - satu
    Lorow - dua (Loro - demam)
    Telue - tiga
    Papat - empat
    Liemo - lima
    enem - enam
    pitu - tujuh
    wolue - lapan
    songo - sembilan
    sepuloh - sepuluh

    *setunggal = satu
    *kaleh = dua
    *tigo = tiga
    *sekawam = empat
    *gangsal = lima
    *Sumbangan: Aisyah M.Yusuf

    Dhino/Dino (Hari)
    Ngahat - Ahad
    Se'nent - Isnin
    Seloso - Selasa
    Rhebo/Rebo - Rabu
    Khemis - Khamis
    Jemuah - Jumaat (Jemuahan - Solat Jumaat)
    Setu - Sabtu
    A
    abot - berat
    a'doh - jauh
    am'broke/ambrok - tombang (sebut seperti menyebut rajah broke Sarawak tuu)
    angger - kalau
    a'nyep - tawar
    adang - halang       diadangi - dihalang
    a'dos - mandi
    a'dem - sejuk
    a'keh - banyak (okeh)
    a'kon/kon - suruh (di'a'kon/di'kon - disuruh)
    a'lon - perlahan       alon-alon - perlahan-lahan
    amben - beranda berlantaikan papan
    ambeng - bungkusan berisi nasi dengan sambal jawa, ikan masin etc
    ambong - cium
    amet-amet - (amit-amit jambang bayie ojo kaget) *
    a'nyep - tawar (kurang manis untuk minuman atau makanan)
    a'nyes - sejuk/dingin
    arang - jarang (kelambie nea kok arang toh, kan ngelanggar perentah Allah SWT)
    a'req - hendak
    a'rep - harap
    a'sen - masin
    a'wan - siang
    B
    ba'coq - melibas menggunakan parang
    badoq - makan (bahasa kasar)
    bakyu - makcik
    balong - tulang
    bambu - buluh 
    banget - sangat (kebageten - yang sangat-sangat)
    banyu - air
    barep - sulung
    baroh - kawasan depan menghala pantai/laut, kehadapan dari "darat/ndarat"
     
    ba'reng - saing
    ba'tir'rie  -  menemani
    bebek  - ibu saudara/mak cik 
    batoq - tempurung kelapa
    begedel - begedil
    be'le'deq - petir 

    be'len'drang - lebihan kuah kari/korma selepas majlis meraikan pernikahan

    be'ngi - malam

    benkea - biarkan

    berewok - *

    bie'bik/bibik - makcik
    bieyen - kelmarin
    bobol - bolos
    bocah  -  budak
    boco - baca
    bodho/bodo - hari raya

    bojo - isteri
    bolong - lubang 

    bongko - tidur mati
    boso  -  bahasa
    boyo - baya

    bubar  -  bersurai
    budeq - pekak (wong dikandanie kok gawea budeq wahey)
    budeq - keruh (air) banyu sumurea kok budeq
    bungkem - mendiamkan diri
    buri - belakang
    C
    cabuk - pukul
    cambak - tarik dengan cara yang kasar. 
    cangkem - mulut
    cea'rak - dekat
    cebol - bolos
    ceker - kaki ayam
    cekno - biar
    celeng - babi

    cempelang - tidak lagi mantap, eg: sudah tidak menguasai bahasa jawa, jadi pelat penuturannya/jika pada minuman maksudnya kurang bagus campurannya, ibarat teh kurang susu

    cem'plong - termasuk ke dalam parit/lopak air
    cilik - kecil
    cobaq - cuba
    colong - curi (nyolong - mencuri . dicolong - dicuri)
    congkel - congkil
    congor -
    coplok - terlucut
    copol - tanggal
    coro - cara
    culeq - dijolok mata
    D
    damar - lampu
    darat/ndarat - bahagian atau kawasan sebelah dalam dari "baroh"
    degan - isi kelapa muda (sebut "the gun")
    dek'engi - semalam   
    deloq - tengok
    deseq - mendahului
    dey'wea - sendiri
    dewhur - tinggi
    dha'lan - jalan
    dhodholan - berniaga
    dholan - jalan-jalan
    dho’ngo  -  berdoa
    dholan/dholanan - jalan-jalan
    dhowo  -  panjang
    doyan - lalu/boleh makan (doyan mangan budu?)
    dhudoh - lauk
    dhubleq  -  tidak mendengar kata
    dhulur - saudara
    dhu'rent/duren - durian (ren - sebut Inggeri untuk "rent")

    dino - hari
    dudu - bukan (ghudu/udu)
    duwea - ada (seerti eneng,ono)
    E
    e'nem  -  enam
    ea (nea) - nya (eg: kebonea)
    ea'neng - ada (seerti duwea,ono) ea sebut inggeris "air"
    edan - tidak senonoh tingkah laku.
    eki - ini
    emboh  -  wa pu ce tau (tidak tahu)
    endang - segera
    endas  -  kepala
    endeq  -  rendah
    endi - mana
    endoq - telur

    enggo - pakai (ngenggo - memakai)
    engko(w) - nanti (seerti mengko)
    ent'teq/enteq - habis
    ent'teng/enteng - ringan
    en'ten'nie/enteni - ditunggu/menunggu
    ent'tok/entok - dapat
    e'reng - hitam
    e'sen  -  malu
    eso - boleh/tahu
    G
    gandol  -  betik 
    garieng  -  kering
    gawea - buat
    gedi  -  besar
    gelem - mahu
    ge'less - cepat/segera (gelessan - menyegerakan)   
    geliyeng - pening sangat-sangat
    geluyuran  -  tidak tentu arah 
    gembeng  -  kuat/senang menangis
    gentenan  -  berganti
    gea'sek - ikan kering
    gelam - mahu
    geletak/nge'lea'tak - baring-baring bersenang-senang
    gentayangan  -  melayang-melayang
    geseng  -  hangus
    ghe'lie'yeng  -  kepala pusing (pening atau sakit kepala)
    ghenah  -  betul/tepat
    ghendong - dokong
    gherah - rimas
    gheteh - darah
    ghetok - sejenis makanan dari ubi kayu. Orang Melayu sebut ubi ghetok

    gholeq - cari
    ghombal - kain buruk
    ghori  -  nangka
    ghudaq - kejar
    ghudu - bukan (dudu/gudu/udu)
    ghulu - leher
    ghurak - kacau/ganggu
    ghusah - halau
    ghuyonan  -  gelak ketawa
    ghuyu  -  ketawa
    gosong - hangus (seerti geseng)
    gugah  -  kejut seseorang dari tidur
    gurak - halau secara kasar
    gusah - halau secara lembut

    H
    hurong - belum (sebutan ringkas: urong)
    I
    iso - tahu
    iwak - ikan
    iyola - ialah
    J

    jajal - cuba (jajali - dicuba)

    ja'lok - minta 
    jaman -zaman

    jambak - menarik rambut dengan kasar (gaduh)

    ja'ngan - lauk (janganan - lauk-pauk)
    ja'rea'ney/jaraney - katanya
    jar'no - biarkan
    jegor  -  terjun
    jejer - dekat
    jek - masih
    je'leh - jijik (jelehi - menjijikan)
    jenang - dodol
    je'neng - nama 
    jengger - 
    jengkel - merajuk
    jengker walik - tertongang-tonggeng/tonggang langgang
    jepelok - menurun (baju berwarna dicuci bercampur dengan baju putih)
    je'ro - dalam (dalam rumah, kotak, kereta)
    je'ru - dalam (kedalaman perigi, parit, sungai, laut) 
    jewer - pial/pulas

    jha'gong - duduk . Seerti dengan linggeh . (Sebutan gong - di akhir lidah dibelakang gusi bawah - tidak sama sebutan gong pada sebutan Bahasa Melayu ja-gong)

    jo'bo - ruang tamu (boleh juga diguna untuk maksud luar rumah)
    jongkrok - tersungkur
    jowo - jawa
    K
    kabarea - apa khabar
    kabeh - semua (kabehanea - kesemuanya)

    kadang - kadang-kadang
    kadung - langsung (west kadung gawea)
    kaget - terperanjat
    kandakea -lapor
    kandani - beritahu (dikandakea - diberitahu)
    kang - abang
    kanggo - guna
    kangen -  rindu
    kantel  -  lekatkapan  -  bila
    kapoq  -  serik
    karep  -  kehendak (karepmu  -  ikut suka hati engkaulah)
    karo - dengan
    karuan - kepalang
    kates  -  betik

    kea'nea - sini
    ke'ba'nget'en - terlampau
    kebon - kebun (kebonan - perkebunan)

    keceper - * (Peghhh ngerti ngomong wae ki...nek di akon nulis..mau keceper das ku metu geteh...)

    kebeq - penuh
    keculeq - tercucuk
    kecelek - tertipu
    ke'cut - masam
    kejegor - jatuh termasuk kedalam parit/kolam 

    kejeron - membuat lubang terlebih dalam
    kelabaan - gopoh-gapah
    kelajon - terlalu laju
    kelakon  -  dapat melakukan/dilakukan
    kelambi - baju
    ke'lon - pelok (kelonan - berpelukan)
    kemecer - terliur
    kemeng - * (kemeng munyeng endasku...)
    kemperoh - selekeh

    kent'teng - rajin (teng - disebut dengan lidah berkesudahan dibelakang gusi bawah)

    ke'nek -  boleh ("nek" - bunyikan seperti menyebut nenek)
    kesuwen  - terlambat
    ke'teq - monyet
    ke'ru'ngu  -  dengarkemul - selimut (kemulan - berselimut)

    kencur - cekur


    kepior - kelapa kosong
    kepetok - berjumpa
    keponaan - anak saudara
    kepoyoh/kepuyuh - terkencing
    kep'rea/kep're'wea - macam mana
    kerinan - kesiangan
    keroyok - kerumun

    kesandung - tiba lewat waktunya/tersepak/terlanggar (mengikut suasana/masa/waktu/keadaan penuturan)

    kesasar - sesat/terbabas
    keset - malas
    kesuwen - terlalu lambat
    kesuwon - *
    ketul - tumpul
    keweden - ketakutan
    kito - kita 
    kobong  -  terbakar 
    kocar-kacir - kucar-kacir (morat-marit)
    kolak/kolaq - pengat
    koncal - tercampak
    konco - kawan

    konangan - kantul/ternampak walau cuba bersembunyi atau tidak (ternampak/terjumpa secara tidak sengaja) 

    konco  -  kawan
    kondo - beritahu (kandani)
    kono - sana
    ko'nyol - tidak betul

    kontal  -  tercampak (kontal-kantel  -  lintang pukang/membawa sesuatu dengan tidak betul caranya)

    ko'yok - macam
    ku - aku
    kumbah  -  basuh
    kumis - misai

    kuntas  -  makanan dari adunan tepung dan digoreng diisi/dicicah dengan kuah kacang

    kuwalat - tertulah
    kuwaleq - terbalik
    L
    la - lah (yola - yolah)
    la'kone - laku (lakoni - lakukan)
    lali  -  lupa
    lanang  -  laki-laki
    la'nger - langau
    laden - jamu (diladeni - menjamu. meladeni - menjamu) 
    landep - tajam
    larang - mahal

    lawang - pintu
    lemu  -  gemuk 
    limo  -  lima
    linggeh - duduk
    loro  -  sakit/demam
    lorow - dua  

    lu'ngo  -  pergi
    lemoh - lemah
    lemu - gemuk
    liyo - lain
    M
    mabur  -  terbang
    macan - harimau
    macem - macam
    madang/mangan - makan
    maling  -  pencuri
    mancah - menebas
    maneh/meneh - lagi
    manggon - tempat tinggal

    manjing - tidak mencapai tahap sebenar aroma/rasa minuman yang dikehendaki/yang digemari

    marit  -  membuat parit
    marem - puas
    mareng - pergi
    mau  -  tadi
    mayeng-mayeng - ke sana-sini (merayau-rayau)
    mealu - ikut
    medeyni - menakutkan
    menceleq - terbeliak
    mengko - nanti
    mateng - masak
    meceq - membuta (bahasa kasar)
    meneh - lagi
    merinding - menggigil
    meringis - tersengeh
    metu - keluar
    minggir - ke tepi/menepi/beralih
    mingkem - tutup mulut
    monggo - sila, (dipersilakan, mempersilakan (monggo-monggo))
    modar - mampos (bahasa kasar)
    mea'dang/ngombey - minum
    me'dea'ni  -  menakutkan
    me'gi'lan  -  geli-geleman 
    melayu   -  lari
    meleq  -  celek
    mende'lek - membeliakan mata
    mendi - mana
    mendo - otak tak betul
    menduwor - ke atas
    me'neng  -  diam
    mengkurep  -  meniarap
    merem  -  pejam
    me'rie'yang  -  demam
    me'tue  -  keluar
    mendey  -  mana
    me'ren'ding  -  menggigil

    melebu  -  masuk

    mencelat  -  melenting
    men'celok  -  hinggap
    mencolat - melompat (mencolat adalah kata dasar)
    mendelik - membeliakan mata
    mengko - nanti (seerti engko)
    merea'nea  -  ke mari
    merono  -  ke sana
    meroncal/merontal - meronta-ronta
    me'teng - mengandung
    minggat  -  melarikan diri
    mojok  -  merajuk
    moncerot - memancut
    mondar-mandir  -  ke sana ke mari, tanpa tujuan yang betul
    morat-marit - berkecah (kucar-kacir, berteraburan)
    moro - tiba (moro-moro - tiba-tiba)
    moso - masa
    mudun  -  turun
    mumet - pening
    munggah - naik
    musing  -  pusing
    mutu - motosikal
    muyeng/munyeng - pening (kemeng munyeng endasku...)
    N
    nabrak  - rempuh/langgar
    nang - di (nangdi - dimana) - ning/ningdi
    nebas - menebas
    neng - di (neng sebelah)
    neng'ke'reng! - bertenggek ((!) - simbul penegasan bunyi)
    nerobos - tembus
    neropoli  -  tanggal satu persatu
    ngaco - kacau
    ngadeq - berdiri
    ngaleh - beralih/pindah
    ngandanie  -  memberitahu
    nganen/nganan - kanan 
    nganten - pengantin
    ngapos - menipu (ngapusi - membohongi)
    nga'pu'ro - mohon maaf
    ngarep  -  depan
    ngarep - mengharap (ngarep-ngarep - harap-harap)
    ngelancar - mengulang kaji
    ngelencer  -  melancung
    ngeleh - lapar
    ngeler - terliur melihat sesuatu
    nge'lea'tak/geletak - baring-baring bersenang-senang
    ngelindor - mengigau
    ngelonsor/ngelansur - tidur dalam keaadaan bermalas-malasan
    ngelonsor - tergelincir/menggelunsur
    ngen'cer - mengintai
    ngences - terliur semasa tidur
    ngendang - segera (endang)
    ngeroncal - meronta-ronta
    ngesor - bawah
    ngeseng   -  buang air besar
    ngewo/ngiri - kiri
    ngilang  -  menghilang
    ngelindur - mengigau
    ngenteni - menunggu

    ngi'cep'pi - merasai makanan semasa memasak untuk mempastikan cukup rasa

    ngisep - hisap
    ngobor - menoreh getah dikegelapan malam/pagi
    ngobrol  -  berbual-bual
    ngomah - rumah
    ngombey - minum
    ngomong - cakap
    ngompol - kencing malam
    ngubah - ubah
    ngudaq - kejar
    ngu'gah - mengejutkan seseorang dari tidur
    ngugu  -  patuh
    nguncal  -  mencampak
    ngundang - memanggil
    ngundoh - mengambil, menurunkan
    ngundor - undur
    nguyoh/ngoyoh - buang air kecil
    ngunu - begitu
    ningdi/nengdi - di/dimana (neng ngisor ngomah) nang/nangdi
    nitel - mengambil sesuatu dengan jari selepas makan
    njalok - minta
    notol - patuk (notoli - mematuk, memagut)
    njobo  -  luar
    nom - muda
    nyamber - menyambar
    nyasar - mensasar
    nyawang - melihat dengan penuh emosi
    nyebrang - menyeberang
    nyegor - terjun
    nyekek - makan (bahasa kasar)

    nyerentel/nyerintil - sangat laju atau laju sangat semasa mengejar sesuatu

    nyeret - hisap dadah
    nyondol - menyundul
    nyokot - gigit
    nyuloh - menoreh getah awal sebelum siang. Juga bermaksud menyuluh
    O
    ojo - jangan
    okeh - banyak (akeh)
    o'ra - tidak
    opo - apa
    ombey - minum (diombey - diminum)
    ompong - gongak ondo - tangga
    ono - ada
    opo - apa (opo toh - apa dia)
    P
    pager - pagar
    paman/maman - bapa saudara/pakcik
    pamet - minta diri
    panen - senang
    pangan - makan (panganan - makanan)
    papat  -  empat

    pa'teng'geni - satu amalan mendekatkan diri kepada Allah SWT. Juga seperti dengan aktiviti suluk/solok

    pa'ten'nie - matikan
    pantes - sesuai
    payah - sukar/susah
    payu - laku
    pea'ro/piro - berapa 
    pea'ta'ni - mengemas, menyiang ikan
    peceq  -  buta
    pejat/pejet - picit (pejatan/pejeten - picitan)
    peleq - selsema
    pentong - pukul
    perawan - gadis sunti
    perih - pedih
    phodho/podo - sama (podo-podo - sama-sama)
    pisan - sudah (Sakdino pisan ngendangi kebon)
    pinter - pandai
    pi'tue  -  tujuh
    pea'nak - senang
    pelayonan  -  berlari-lari
    penter  -  pandai
    pedot - putus pering - buluh
    peran - loteng
    perimbun - mengandungi tata cara kehidupan orang Jawa
    petoq - jumpa (kepetoq - terjumpa)
    podho-podho (podo-podo) - sama-sama
    pona'an - anak saudara
    potel/tugel - patah
    pundak  -  bahu        
    putu - cucu
    Q
    qhea'rah - kira (qhea'rahan - kira-kira)
    qhiro - kira

    R
    rab'bie/rob'bie - nikah
    ra'e  -  muka/rupa/wajah
    rak - tidak
    rampong - beres/selesai/siap
    rego/rea'gol - Binaan pondok dijambatan @ di pintu pagar rumah (http://sdnererikepatihanponorogo.blogspot.com/2010_05_01_archive.html)

    rea'nea - mari
    rego - harga
    rejeki - rezeki
    reng - ke
    resiq - bersih
    riko - aku
    rondo - janda
    rong - dua (eg: ngomahea rong buah)
    rono  -  sana
    roso  -  rasa
    rungok'kea/rungu'kea - dengarkan
    S
    sak - se (sakdino - sehari)
    sak'e'kie - sekarang, kini
    sak'nyuq'an - sekejap
    sambel - sambal
    sampeyyan - awak
    sampeq/sampey - sampai
    sang'ger  -  asalkan (sangger kelakon - asal sempat/asal boleh)
    sangkeng - terlalu
    sembarang - apa-apa pun bolehlah
    sembarangan - ikut sempat, ikut suka
    sebol - tiup
    segho - nasi
    selendup (mak selendup perih-perih)
    seng - zink
    sea'leh - letak
    sempal - kopal
    sem'piet - sempit
    sempet - sempat
    serundeng - serunding
    sido - sudah
    sileh - pinjam (nyileh - meminjam)sea'sok - esok
    silo - duduk bersila
    silo - sila (silokea - silakan)
    sindat - ulat
    sing - yang
    siji  -  satu
    sikil - kaki
    sisan - juga
    sitiq - sedikit (sitiq-sitiq sedikit-sedikit/berdikit-dikit)

    solok/suluk - satu pengajian mendekatkan diri dengan Allah SWT. eg pa'teng'geni

    songo - sembilan
    sopo - siapa
    sugeh  -  kaya/orang senang
    suwal(sual) - seluar
    sukak - suka
    suloh - menyuluh
    suwie - lama
    T
    tabok - tampar
    takon - tanya
    tambani - mengubati
    tandor - tanam (nandor - menanam)
    taneq  -  masak (west taneq - nasi sudah siap untuk dimakan)
    tangi - bangun
    tangisan - menangis sahaja
    tea - nya 
    tehel - lantai . tehel'e (lantainya) 
    te'me'nan/tenan - betul/benar
    te'lue  -  tiga
    te'ko  -  datang
    teles - basah
    tonggo - jiran
    tenogo - tenaga
    tuku - beli
    tukul - tumbuh (tanaman atau semaian benih mula hidup)
    tukul - tukul besi
    turu/turon  - tidur
    tugel/tokelek - patah
    tumo - kutu
    tie'bo - jatuh
    tutul - cicah
    tuweq - tua
    U
    udo - bogel
    udu/dudu - bukan
    uler - ulat
    ulo - ular
    uncal  -  campak (uncaley - campakkan)
    undang/ngundang - panggil
    untu - gigi
    urip - hidup
    W
    waheng - bersin
    wajan - kuali
    wahey - sahaja
    walang - belalang (walang kadong - belalang ....?) tak ingat belalang warna hijau tuuu. mcm mana engkau tidur
    wanshole - minta diri
    waras - sihat
    wareq - kenyang (wareqgen - kekenyangan)
    watuk - batuk
    weadang - minuman

    weadok  -  perempuan/wanita
    weroh - nampak
    west/wes - sudah
    wedie/wedey - takut (me'dea'ni - menakutkan)
    wing'ngi/wi'ngi - semalam
    woh - buah
    wolue - lapan
    wong - orang
    whurong - belum (Sebutan ringkas: wrong, rong)
    Y
    yassinan - membaca Yasin beramai-ramai di rumah eg bengi Jemuah
    yo - ya (yola - yalah . hiyola - yalah)
    yok - mari
    yon - buai (yon-yonan - aktiviti bermain buaian) yoni - membuai . yonkea - buaikan.


    Spare: (Untuk Update)
    Kamus Jawa: http://wakjaman.com/kamusjawa2.htm .

    Rujukan: Linguistik
    Bahasa Jawa:
    https://www.google.com.my/search
    http://www.google.com.my/url . (Download Handout)
    http://edukasi.kompasiana.com/2013/09/13/pengertian-linguistik-591501.html
    Bahasa Melayu
    http://ms.wikipedia.org/wiki/Linguistik
    https://www.google.com.my/search

Nota: Penggunaan Tanda Baca (') sebagai penanda/pemisah antara suku-kata. Dalam ejaan penggunaan Q kepada kebiasaan huruf K adalah sebagai langkah membantu untuk menyebut dengan lebih tepat dari segi linguistiknya. Begitu juga tujuan penggunaan huruf E menggantikan I dalam ejaan, bagi memudahkan seseorang menyebutnya terutama kepada orang Jawa yang biasa mendengar borak Jawa tetapi tidak boleh menuturkannya. Bantuan dari tetamu blog juga diperlukan untuk penambah-baikan dan pembetulan. Terima kasih kerana meluangkan waktu ke sini.
 
  • Aksara Boso Jowo: 

    Photos from Muhammad Khoirul Anam's post in kelab yok ngomong jowo!


    Bahan untuk dikajen.

    hayoow....sopo seng durung iso gawe aksara jawa.....gek podo belajar yo.....ben koyo wong tuwo biyen....


    • Mahmod Loopan mummett endasku

    • Erwan Shah Tenan..mumet..hahaha.

    • Stumpee Java Peghhh ngerti ngomong wae ki...nek di akon nulis..mau keceper das ku metu geteh...

    • Leen Johar Koyo ngene rupane...koyo susah thoo..

    • Mohd Fauzi Md Rosni Kemeng munyeng endasku koyok tulisan Thailand pun ono jugak ki ..

    • Stumpee Java Uduk sanskrit?

    • Rohani Bostani Opo iki...orak reti langsung...

    • I-sharul Kaderi Ra iso kabeh tenan..

    • Salamah Ngari Modar urip meneh pun aku ngalah dak kelakon . . .njalok ngapuro laaa

    • Rohani Bostani Kabeh orak iso...ditransleti loh

    • Muhammad Khoirul Anam ikilah tulisan jowo asli seng di nggo wong tuwo biyen.....neng sekolah indon khusus pulau jawa,derajah 1-6 enek diajari....memang mumet.....meh koyo thailand....

    • Muhammad Khoirul Anam ha na ca ra ka da ta sa wa la pa dha ja ya nya ma ga ba tha nga.....

      nek di ucapne dadine a=o


      dadine :
      ho no co ro ko do to so wo lo po dho jo yo nyo mo go bo tho ngo

    • Jogo Boyo Kang khairul...pancen bener we kang....aksorone jowo yo kuwe nyatune....

    • Fatonah Abdghoni Ojo mung iso moco,kudu ngerti artine jgak...hehe

    • Muhammad Khoirul Anam Fatonah Abdghoni: arti opo kang?????kuwilah artine.....

      nek arep nulis yo digabung2ne wae....seng tengen kuwi sambungne neng ngisore utowo sebelahe......

    • Muhammad Khoirul Anam Jogo Boyo: ladalah....hehhe

    • Suri Rumah Omongan nyong wes cemplang...iki arek boco aksara ae...dase mumet terus

    • Mohd Nurhadi Ngo tho bo go mo nyo yo jo dho po lo wo so to do ko ro co no ho

    • Fatonah Abdghoni Hono coro ko...doto sowolo...podho joyonyo...monggo bothongo...
      Hidup kene ada cara beradab...jangan bergadoh2...yg menang berjaya...yg kalah jd bangkai(mati)kurang lebih ikulah artine kang Muhammad Khoirul Anam...aku ki mbak yu lah kang...hehehe

    • Mohd Nurhadi Lha gene pande to yu,,,,

    • Mohd Rizal Faiz Roslan Nek ono seng iso ngajar, penak wae ki. Belajar rak ono cikgune kui seng ndase mumet. Jajal nek ono seng ngajar.

    • Zailan Simpang Rengam Kang JOGO BOYO endang metu keney...endas see wes mummet kee...jalok bantuan...

    • MD Zulkarnain Bin A-d Opo eki tooo,kok koyo koyo keling kutik wa'e,mubeng merono merene jongkat jongket yo endase belieng lo

    • Muhammad Khoirul Anam arti: wikipedia.....indon...

      Ha-Na-Ca-Ra-Ka berarti ada ” utusan ” yakni utusan hidup, berupa nafas yang berkewajiban menyatukan jiwa dengan jasat manusia. Maksudnya ada yang mempercayakan, ada yang dipercaya dan ada yang dipercaya untuk bekerja. Ketiga unsur itu adalah Tuhan, manusia dan kewajiban manusia ( sebagai ciptaan).
      Da-Ta-Sa-Wa-La berarti manusia setelah diciptakan sampai dengan data ” saatnya ( dipanggil ) ” tidak boleh sawala ” mengelak ” manusia ( dengan segala atributnya ) harus bersedia melaksanakan, menerima dan menjalankan kehendak Tuhan.
      Pa-Dha-Ja-Ya-Nya berarti menyatunya zat pemberi hidup ( Ilahi) dengan yang diberi hidup ( makhluk ). Maksdunya padha ” sama ” atau sesuai, jumbuh, cocok ” tunggal batin yang tercermin dalam perbuatan berdasarkan keluhuran dan keutamaan. Jaya itu ” menang, unggul ” sungguh-sungguh dan bukan menang-menangan ” sekedar menang ” atau menang tidak sportif.
      Ma-Ga-Ba-Tha-Nga berarti menerima segala yang diperintahkan dan yang dilarang oleh Tuhan Yang Maha Kuasa. Maksudnya manusia harus pasrah, sumarah pada garis kodrat, meskipun manusia diberi hak untuk mewiradat, berusaha untuk menanggulanginya.

    • Muhammad Khoirul Anam makna huruf: wikipedia....indon...

      (Ha) Hana hurip wening suci – adanya hidup adalah kehendak dari yang Maha Suci

      (Na) Nur candra, gaib candra, warsitaning candara – pengharapan manusia hanya selalu ke sinar Illahi
      (Ca) Cipta wening, cipta mandulu, cipta dadi – arah dan tujuan pada Yang Maha Tunggal
      (Ra)Rasaingsun handulusih – rasa cinta sejati muncul dari cinta kasih nurani
      (Ka) Karsaningsun memayuhayuning bawana – hasrat diarahkan untuk kesajeteraan alam
      (Da) Dumadining dzat kang tanpa winangenan – menerima hidup apa adanya
      (Ta) Tatas, tutus, titis, titi lan wibawa – mendasar, totalitas, satu visi, ketelitian dalam memandang hidup
      (Sa) Sifat ingsun handulu sifatullah – membentuk kasih sayang seperti kasih Tuhan
      (Wa) Wujud hana tan kena kinira – ilmu manusia hanya terbatas namun implikasinya bisa tanpa batas
      (La) Lir handaya paseban jati – mengalirkan hidup semata pada tuntunan Illahi
      (Pa) Papan kang tanpa kiblat – Hakekat Allah yang ada disegala arah
      (Dha) Dhuwur wekasane endek wiwitane – Untuk bisa diatas tentu dimulai dari dasar
      (Ja)Jumbuhing kawula lan Gusti – Selalu berusaha menyatu memahami kehendak-Nya
      (Ya) Yakin marang samubarang tumindak kang dumadi – yakin atas titah/kodrat Illahi
      (Nya) Nyata tanpa mata, ngerti tanpa diuruki – memahami kodrat kehidupan
      (Ma) Madep mantep manembah mring Ilahi – yakin/mantap dalam menyembah Ilahi
      (Ga) Guru sejati sing muruki – belajar pada guru nurani
      (Ba)Bayu sejati kang andalani – menyelaraskan diri pada gerak alam
      (Tha) Tukul saka niat – sesuatu harus dimulai dan tumbuh dari niatan
      (Nga) Ngracut busananing manungso – melepaskan egoisme pribadi manusia

    • Riau Putra Wah muantap tenan iki pelajarane....

    • Muhammad Khoirul Anam kisah ajisaka: wikipedia...indon...

      ha na ca ra ka Dikisahkanlah tentang dua orang abdi yang setia. da ta sa wa la Keduanya terlibat perselisihan dan akhirnya berkelahi. pa da ja ya nya Mereka sama-sama kuat dan tangguh ma ga ba tha nga Akhirnya kedua
      abdi itu pun tewas bersamaAksara Jawa ha-na-ca-ra- ka mewakili spiritualitas orang Jawa yang terdalam: yaitu kerinduannya akan harmoni dan ketakutannya akan segala sesuatu yang dapat memecah-belah harmoni. Konon aksara Jawa ini diciptakan oleh Ajisaka untuk mengenang kedua abdinya yang setia.Dikisahkan Ajisaka hendak pergi mengembara, dan ia berpesan pada seorang abdinya yang setia agar menjaga keris pusakanya dan mewanti-wanti: janganlah memberikan keris itu pada orang lain, kecuali dirinya sendiri: Ajisaka. Setelah sekian lama mengembara, di negeri perantauan, Ajisaka teringat akan pusaka yang ia tinggalkan di tanah kelahirannya. Maka ia pun mengutus seorang abdinya yang lain, yang juga setia, agar dia pulang dan mengambil keris pusaka itu di tanah leluhur. Kepada abdi yang setia ini dia mewanti-wanti: jangan sekali-kali kembali ke hadapannya kecuali membawa keris pusakanya. Ironisnya, kedua abdi yang sama-sama setia dan militan itu, akhirnya harus berkelahi dan tewas bersama: hanya karena tidak ada dialog di antara mereka padahal sebenarnya keduanya mengemban misi yang sama: yaitu memegang teguh amanat junjungannya.

    • Fatonah Abdghoni Waah iku erti siji2...tuntas tas...hehehe pencerahan sing sakbenere...

    • Mohdsupri Mael SENG gampang'ae Kang....rapayah ruwet2.....

    • Zailan Simpang Rengam peehhh....iki tenan-tenan iki...aku arek jikok master boso jowo...

    • Mulis Mulis Kok pinter ngudari we kang Muhammad Khoirol Anam paguron padepokan endi kang.

    • Muhammad Khoirul Anam seng tak maksudne upload gambar kuwi,gambar kuwi dadi panduan kanggo nulis aksara jawa....seng koyo thailand kuwi....so nek arep nulis (kelab yok ngomong jowo) yo kari gabung2ne huruf2 kuwi dadi 

    • Muhammad Khoirul Anam Mulis Mulis: mbahku wong jowo indon.....

    • Muhammad Khoirul Anam aksara jawa ki kudu dilestarikne.....ben ra ilang.....warisane moyang kito....

    • Mulis Mulis Soale aku wong jowo indon akupon ora reti sejatine huruf opo maksute. cma tulisane aku pham .

    • Maulana Pechat Nie tulisan jawe ke..

    • Muhammad Khoirul Anam Maulana Pechat: iye.....dari zaman kerajaan majapahit......

    • Muhammad Khoirul Anam Mulis Mulis: ladalah kang......saiki ngerti to maksudte....

    • Maulana Pechat Peyuhhh....saiki baru ak tau eneng tulisan nea jowo...hahahahaha

    • Mulis Mulis Wah aku kumpul wong tuwek2 biyen ora nate cerito maksute . cuma sekolah bhasa daerah biyen di ajari tapi ora paring opo maksudte.

    • Jogo Boyo Kang khoirul lan kang zailan....we mengko critane dowoooooooo banget lo.......

    • Muhammad Khoirul Anam contoh.....jenengku....nek ra salah....hehehe

    • Muhammad Khoirul Anam Mulis Mulis: owh....kok iso yo.....

      Jogo Boyo: hehehe

    • Hariss Sutejo bljar mneh,,byen g iso saiki es lli,,,


    IN SYAA ALLAH, AKAN DITAMBAH DARI MASA KE SEMASA

    Contoh Bertanya berserta jawapannya

    SOALAN  wes mangan?  =  sudah makan?              JAWAPAN  wes  =  sudah
                      manggon d?    =  engkau tinggal di mana?                           Ipoh      
                      kapan sampey?  =  bila sampai?                                     mau  =  tadi
                      wes rampong?  =  sudah siap?                                        wes  =  sudah  

    mau aku lungo ngomahmu, tapi kuwea ora ono nang ngomah, kuwea mareng di?
    tadi aku pergi rumah engkau, tapi engkau tidak ada di rumah, engkau ke mana?

    mau kuwea te'ko ngomahku, aku lungo ngomah konco
    tadi engkau datang rumah aku, aku pergi rumah kawan
    Untuk tambah ilmu: Migrasi dan Warisan Budaya: Cerita-cerita Orang Jawa di Suriname, Indonesia dan di Negeri Belanda

    [1] WACANA ISLAMI DALAM TEKS KESUSASTRAAN BALI TRADISIONAL
    Oleh : IDA BAGUS JELANTIK SUTANEGARA PIDADA
    Kata Kunci : transformasi, struktur, intertekstualitas, makna, fungsi.
    Bidang Ilmu : Linguistik | Tahun Penelitian : 2013 | Dilihat : 82 kali

    Selengkapnya...

    [2] TIPOLOGI SINTAKSIS BAHASA KEMAK
    Oleh : I WAYAN BUDIARTA
    Kata Kunci : struktur klausa dasar, fungsi/relasi gramatikal, predikasi, valensi, koordinatif, subordinatif, tipologi sintaksis, akusatif
    Bidang Ilmu : Linguistik | Tahun Penelitian : 2013 | Dilihat : 218 kali

    Selengkapnya...

    [3] TEKS KETTE KATONGA WERI KAWENDO PADA MASYARAKAT ADAT WEWEWA DI PULAU SUMBA: ANALISIS LINGUISTIK SISTEMIK FUNGSIONAL
    Oleh : MAGDALENA NGONGO
    Kata Kunci : teks, KKWK, masyarakat adat, Wewewa, Waijewa, LSF
    Bidang Ilmu : Linguistik | Tahun Penelitian : 2013 | Dilihat : 149 kali

    Selengkapnya...

    [4] PROTOBAHASA MODEBUR, KAERA, DAN TEIWA BAHASA KERABAT NON AUSTRONESIA DI PULAU PANTAR NUSA TENGGARA TIMUR
    Oleh : LA INO
    Kata Kunci : Non-Austronesia, Kuantitatif, Kualitatif, Inovasi, Protobahasa
    Bidang Ilmu : Linguistik | Tahun Penelitian : 2013 | Dilihat : 92 kali

    Selengkapnya...

    [5] KESANTUNAN BAHASA POLITISI DALAM TALK SHOW DI METRO TV
    Oleh : I GUSTI AYU GDE SOSIOWATI
    Kata Kunci : kesantunan, maksim, politisi, ideologi
    Bidang Ilmu : Linguistik | Tahun Penelitian : 2013 | Dilihat : 200 kali

    Selengkapnya...

    [6] PREDIKAT KOMPLEKS BAHASA JAWA: KAJIAN SINTAKSIS DAN PRAGMATIK
    Oleh : AGUS SUBIYANTO
    Kata Kunci : predikat kompleks, bahasa Jawa, tata bahasa leksikal-fungsional
    Bidang Ilmu : Linguistik | Tahun Penelitian : 2013 | Dilihat : 569 kali

    Selengkapnya...

    [7] SISTEM KESANTUNAN BAHASA JAWA KOMUNITAS TUTUR MAGELANG, JAWA TENGAH
    Oleh : MAJID WAJDI
    Kata Kunci : diglosia BJ, komunitas tutur, sistem kesantunan, silang kode, tingkat tutur
    Bidang Ilmu : Linguistik | Tahun Penelitian : 2013 | Dilihat : 648 kali

    Selengkapnya...

    [8] STRATEGI PENGGABUNGAN KLAUSA BAHASA SUMBA DIALEK WAIJEWA
    Oleh : NI WAYAN KASNI
    Kata Kunci : BSDW, valensi, kausatif, aplikatif, nominatif, akusatif, genitif ‘S-alir’.
    Bidang Ilmu : Linguistik | Tahun Penelitian : 2012 | Dilihat : 543 kali

    Selengkapnya...

    [9] WACANA KARMA PHALA DALAM DRAMA PEWAYANGAN KARYA ANOM RANUARA
    Oleh : KETUT YARSAMA
    Kata Kunci : Wacana Karma Phala, Kajian struktur, fungsi, dan makna.
    Bidang Ilmu : Linguistik | Tahun Penelitian : 2012 | Dilihat : 446 kali

    Selengkapnya...

    [10] NAMA-NAMA DIRI BERMARKAH: STUDI ANTROPONIMI NAMA-NAMA MAHASISWA ETNIS BALI DI DENPASAR
    Oleh : MADE IWAN INDRAWAN JENDRA
    Kata Kunci : kebermarkahan, kriteria, nama diri, etnis Bali, fungsi, faktor, ideologi
    Bidang Ilmu : Linguistik | Tahun Penelitian : 2012 | Dilihat : 400 kali

    Selengkapnya...

    [11] VERBA EMOSI BAHASA INDONESIA DAN BAHASA MELAYU ASAHAN: KAJIAN SEMANTIK LINTAS BAHASA
    Oleh : MULYADI
    Kata Kunci : verba emosi, komponen semantis, kategorisasi, makna, dan peran semantis
    Bidang Ilmu : Linguistik | Tahun Penelitian : 2012 | Dilihat : 424 kali

    Selengkapnya...

    [12] WACANA RITUAL MELONG PARE BULU KOMUNITAS PETANI ADAT BAYAN, LOMBOK UTARA: KAJIAN ETNOPRAGMATIK
    Oleh : I Made Netra
    Kata Kunci : wacana ritual, etnopragmatik, eksplikasi, norma, nilai.
    Bidang Ilmu : Linguistik | Tahun Penelitian : 2011 | Dilihat : 1.089 kali

    Selengkapnya...

    [13] EVOLUSI FONOLOGIS BAHASA OIRATA DAN KEKERABATANNYA DENGAN BAHASA-BAHASA NONAUSTRONESIA DI TIMOR LESTE
    Oleh : Halus Mandala
    Kata Kunci : evolusi fonologis, kekerabatan bahasa, pengelompokan bahasa, dan rekonstruksi protobahasa.
    Bidang Ilmu : Linguistik | Tahun Penelitian : 2010 | Dilihat : 814 kali

    Selengkapnya...

    [14] STRUKTUR DAN FUNGSI GRAMATIKAL BAHASA LIO
    Oleh : I Ketut Yudha
    Kata Kunci : alternasi struktur, serialisasi verba, valensi, ketransitifan, pemetaan, tipologi kausatif dan ergatif
    Bidang Ilmu : Linguistik | Tahun Penelitian : 2011 | Dilihat : 667 kali

    Selengkapnya...

    [15] D PERANGKAT LUNAK KONVERSI DIAGRAM ALIR MENJADI KODE PROGRAM PASCAL
    Oleh : I Made Sukarsa, Duman Care Khrisne
    Kata Kunci : Algoritma, Flowchart, Pascal
    Bidang Ilmu : Teknik Elektro | Tahun Penelitian : 2010 | Dilihat : 573 kali

    Selengkapnya...

    [16] D RANCANG BANGUN MOBILE EDUGAME SEBAGAI SALAH SATU INOVASI PEMBELAJARAN DALAM PENGENALAN IKATAN ATOM PADA MATAPELAJARAN KIMIA UNTUK SISWA SEKOLAH MENENGAH ATAS
    Oleh : IBK. Widiartha, Heri Wijayanto
    Kata Kunci : Mobile edugame, J2ME, Dampak game
    Bidang Ilmu : Teknik Elektro | Tahun Penelitian : 2010 | Dilihat : 469 kali

    Selengkapnya...

    [17] D MODEL INSTALASI LISTRIK YANG DAPAT MENCEGAH BAHAYA KEBAKARAN PADA BANGUNAN
    Oleh : Susiono
    Kata Kunci : instalasi listrik, pengaman
    Bidang Ilmu : Teknik Elektro | Tahun Penelitian : 2010 | Dilihat : 424 kali

    Selengkapnya...

    [18] D RANCANG BANGUN SISTEM KOMUNIKASI RADIO DIGITAL SEBAGAI REMOTE KONTROL SAKLAR LAMPU PADA BANGUNAN BERBUDAYA BALI
    Oleh : Nyoman Pramaita
    Kata Kunci : Sistem komunikasi radio, modulasi digital, bangunan budaya bali
    Bidang Ilmu : Teknik Elektro | Tahun Penelitian : 2010 | Dilihat : 446 kali

    Selengkapnya...

    [19] D SISTEM PENGENDALI TEMPERATUR UNTUK PROSES PASTEURISASI ALAT-ALAT MEDIS
    Oleh : Pratolo Raharjo
    Kata Kunci : Pasteurisasi, Sterilisasi, Sensor temperatur, High Temperature Long Time, Low Temperature Long
    Bidang Ilmu : Teknik Elektro | Tahun Penelitian : 2010 | Dilihat : 646 kali

    Selengkapnya...
    Sumber: http://www.pps.unud.ac.id/disertasi/kategori-1-linguistik.html
    My Dashboard. 
    s3v3n

    s3v3n.
IP
video
Sumber: (07:12)

Shasha.ps | شاشة نيوز
يا الله جد مش طبيعي يا الله جد مش طبيعي
Zulfarizan Zakaria "FABI AYYI AALA IRABBIKUMA TUKAZZHIBAN" = Nikmat Tuhan Manakah Yang Engkau Hendak Dustakan?........muhasabah buat diri kite ni belake kerana Allah S.W.T.....
"..KEHIDUPAN DUNIA HANYALAH KESENANGAN YANG MEMPERDAYA" [QS. AL 'IMRAN (3):185] 

FIRMAN ALLAH S.W.T., YANG BERMAKSUD: Wahai orang yang beriman! Janganlah kamu mengambil orang yang bukan daripada kalangan kamu (seperti Yahudi, Nasrani, dan Munafiq) menjadi teman karib (yang dipercayai). Mereka tidak akan berhenti berusaha mendatangkan kesusahan kepada kamu. Mereka sukakan apa yang menyusahkan kamu. Telah pun nyata (tanda) kebencian mereka pada pertuturan mulut mereka, dan apa yang tersembunyi oleh hati mereka lebih besar lagi. Sesungguhnya Kami telah jelaskan kepada kamu ayat ayat (Kami), jika kamu memahaminya (memikirkannya).” - [Al Quran Surah Al Imran ayat 118-120] 

Perhatian: Pemaparan tajuk-tajuk, gambar-gambar dan segala bagai, adalah pandangan dan pendapat peribadi yang lebih menjurus kepada sikap dan sifat untuk menjadi lebih baik dengan mengamalkan gaya hidup menurut perentah dan larangan Allah S.W.T., antaranya bersikap dengan tiada prasangka, tidak bertujuan untuk kebencian, tidak berkeperluan untuk bersubahat dengan perkara bohong dan tiada kaitan dan berkepentingan dengan mana-mana individu. Jujur., aku hanyalah hamba Allah S.W.T., yang hina dina. BERSANGKA BAIK KERANA ALLAH S.W.T..




Tiada ulasan: