Jumaat, 20 September 2013

1785. 1st Nite.

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ  , الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ , الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ ,  مَالِكِ يَوْمِ الدِّينِ , إِيَّاكَ نَعْبُدُ وَإِيَّاكَ نَسْتَعِينُ , اهْدِنَا الصِّرَاطَ المُسْتَقِيمَ  , صِرَاطَ الَّذِينَ أَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ , غَيْرِ المَغْضُوبِ عَلَيْهِمْ وَلاَ الضَّالِّينَ.

Assalamualaikum w.b.t/السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُه
Meja www.peceq.blogspot.com 
Munafik dan kafir laknatullah sebenarnya pemberontak dan pengganas. 
Islam Agama ku.

"malam pertamaku"

Satu hal sebagai bahan renungan Kita... Tuk merenungkan indahnya malam pertama. Tapi bukan malam penuh kenikmatan duniawi semata.

Bukan malam pertama masuk ke peraduan Adam Dan Hawa. Justru malam pertama perkawinan kita dengan Sang Maut.

Sebuah malam yang meninggalkan isak tangis sanak saudara.  

Hari itu... mempelai sangat dimanjakan. Mandipun...harus dimandikan. Seluruh badan Kita terbuka..... 

Tak ada sehelai benangpun menutupinya. .  Tak ada sedikitpun rasa malu... Seluruh badan digosok dan dibersihkan. 

Kotoran dari lubang hidung dan anus dikeluarkan. Bahkan lubang-lubang itupun ditutupi kapas putih... Itulah sosok Kita....Itulah jasad Kita waktu itu. 

Setelah dimandikan.. , Kitapun kan dipakaikan gaun cantik berwarna putih. Kain itu ....jarang orang memakainya.. Karena sangat terkenal bernama Kafan. Wangian ditaburkan kebaju Kita... Bahagian kepala..,badan. .., dan kaki  diikatkan. 

Tataplah.... tataplah. ......itulah wajah Kita. Keranda pelaminan... langsung disiapkan. Pengantin bersanding sendirian... Mempelai diarak keliling kampung yang dihadiri tetangga. 

Menuju istana keabadian sebagai simbol asal usul Kita diiringi langkah longlai seluruh keluarga Serta rasa haru para handai taulan. Gamelan syahdu bersyairkan adzan dan kalimah Dzikir Akad nikahnya bacaan talkin....

Berwalikan liang lahat.. Saksi-saksinya nisan-nisan. . yang telah tiba duluan Siraman air mawar.. pengantar akhir kerinduan Dan akhirnya.... tiba masa pengantin.. Menunggu dan ditinggal sendirian,  Tuk mempertanggungjawabkan seluruh langkah kehidupan.  

Malam pertama yang indah atau meresahkan.. Ditemani rayap-rayap dan cacing tanah Di kamar bertilamkan tanah.. Dan ketika 7 langkah tlah pergi.... Sang Malaikat lalu bertanya. Kita tak tahu apakah akan memperoleh Nikmat Kubur... Ataukah Kita kan mem peroleh Siksa Kubur..... Kita tak tahu....Dan tak seorangpun yang tahu.... Astaghfirullah... Marilah mem buat keseimbangan dalam kehidupan kita, sebelum kita menuju ke ''Malam Pertama Kita"

Sumber: (Malam Pertamaku) .

In Syaa Allah Bermanfaat. 

"..KEHIDUPAN DUNIA HANYALAH Kesenangan YANG MEMPERDAYA" [QS. AL 'IMRAN (3):185]. 

Firman Allah S.W.T., yang bermaksud: Wahai orang yang beriman! Janganlah kamu mengambil orang yang bukan daripada kalangan kamu (seperti Yahudi, Nasrani, dan Munafiq) menjadi teman karib (yang dipercayai). Mereka tidak akan berhenti berusaha mendatangkan kesusahan kepada kamu. Mereka sukakan apa yang menyusahkan kamu. Telah pun nyata (tanda) kebencian mereka pada pertuturan mulut mereka, dan apa yang tersembunyi oleh hati mereka lebih besar lagi. Sesungguhnya Kami telah jelaskan kepada kamu ayat ayat (Kami), jika kamu memahaminya (memikirkannya).” - [Al Quran Surah Al Imran ayat 118-120] . 

Baca Juga: 
Firman Allah S.W.T., yang bermaksud: “Perkataan yang baik dan pemberian maaf, lebih baik dari sedekah yang diiringi dengan sesuatu yang menyakitkan (perasaan penerima). Allah Maha Kaya lagi Maha Penyantun.” (Al Baqarah: 263). 
Tiada ada daya dan kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah
Firman Allah S.W.T., yang bermaksud: “Mereka yang berjuang di jalan Kami nescaya Kami tunjukkan jalan-jalan Kami. Sesungguhnya Allah berserta orang yang berbuat baik.” (Al Ankabut: 69). 

"Sesungguhnya hanyalah kepada Allah aku mengadukan kesusahan dan kesedihanku." (QS. Yusuf: 86). 


Semasa hidup sederhanakanlah kegembiraan. Supaya wujud keseimbangan jiwa dan roh, bila menerima kesedihan yang pasti ditemui juga. Mengingatkan diri sendiri menjadi keutamaaan sebelum mengingatkan orang lain . In Syaa Allah ''palis'' sekali dari sifat-sifat sombong dan keji. Semuanya kerana Allah S.W.T.. Amin Ya Rob.  (Peceq Admin). 
Perhatian: Pemaparan tajuk-tajuk, gambar-gambar dan segala bagai, adalah pandangan dan pendapat peribadi yang lebih menjurus kepada sikap dan sifat untuk menjadi lebih baik dengan mengamalkan gaya hidup menurut perentah dan larangan Allah S.W.T., antaranya bersikap dengan tiada prasangka, tidak bertujuan untuk kebencian, tidak berkeperluan untuk bersubahat dengan perkara bohong dan tiada kaitan dan berkepentingan dengan mana-mana individu. Jujur., aku hanyalah hamba Allah S.W.T., yang hina dina. BERSANGKA BAIK KERANA ALLAH S.W.T..


Tiada ulasan: