Rabu, 16 April 2014

4687. Dunia Melayu Hari Ini Semakin Ketinggalan?. Part 8.

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ  , الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ , الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ ,  مَالِكِ يَوْمِ الدِّينِ , إِيَّاكَ نَعْبُدُ وَإِيَّاكَ نَسْتَعِينُ , اهْدِنَا الصِّرَاطَ المُسْتَقِيمَ  , صِرَاطَ الَّذِينَ أَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ , غَيْرِ المَغْضُوبِ عَلَيْهِمْ وَلاَ الضَّالِّينَ.


Assalamualaikum w.b.t/السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُه

Meja www.peceq.blogspot.com  Moral Melayu Semakin Tercemar, Setelah Semakin Lama Semakin Terang-Terangan Golongan Lalai Islam Beramai-ramai Menampilkan Wajah Kesyaitanan Laknatullahnya. 

Peristiwa dan berita bergambar dibawah, mengajak naluri menilainya. 2 kisah. 
IP

Tiada ulasan:

Catat Ulasan

Bismillahirrohmanirrohim.

Bila berkata...
Bila berhujah...
Bila memberi pendapat...
Bila bercerita...

Sama ada secara lisan atau bertulis dan Hindarilah dari membuka aib diri sendiri dan orang lain serta nilai tambahnya Jauhilah diri dari mencela diri sendiri dan mencelakakan orang lain

Jangan kedekut.
Maksudnya jangan sesekali kedekut untuk berbuat baik kepada diri sendiri.

Aamiin Ya Allah Ya Rohman Ya Rohim Ya Rob...
Wassalamu.