Google+ Badge

Isnin, 27 April 2015

5213. Pada masa itulah iblis laknatullah datang mengganggu kita saat Sakaratul Maut. Nauzubillah Minzaliq.

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ  , الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ , الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ ,  مَالِكِ يَوْمِ الدِّينِ , إِيَّاكَ نَعْبُدُ وَإِيَّاكَ نَسْتَعِينُ , اهْدِنَا الصِّرَاطَ المُسْتَقِيمَ  , صِرَاطَ الَّذِينَ أَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ , غَيْرِ المَغْضُوبِ عَلَيْهِمْ وَلاَ الضَّالِّينَ.

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُه

Assalamualaikum warohmatullahi wabarakatuh.

الحمد لله رب العالمين، والصلاة والسلام على أشرف المرسلين، وعلى آله وصحبه أجمعين
  • TANDA AKHIR SAAT KEMATIAN:

    Akan berlaku sesudah Waktu Asyar di mana kita akan merasakan satu keadaan sejuk di bahagian pusat dan ia akan turun ke bawah pingang dan seterusnya akan naik ke bahagian halkum.

    Ketika itu hendaklah kita terus megucap Kalimah Syahadah dan berdiam diri menantikan kedatangan Malaikat Maut untuk menjemput kita kembali kepada Allah yang telah menghidupkan kita dan saatnya mematikan kita.

    Pada masa itulah iblis laknatullah datang mengganggu kita saat Sakaratul Maut. Nauzubillah Minzaliq.

    ***

    “Ya Allah, jadikanlah awal dari urusan ini sebagai kepatutan dan prosesnya merupakan proses yang menyenangkan serta berakhir sebagai keberhasilan” 
    Nostalgic "Tazkirah" Moments
    بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيْم
     السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ



    الحمد لله رب العالمين والصلاة والسلام على أشرف الأنبياء والمرسلين و على آله وصحبه اجمعين. أما بعد

    TAZKIRAH HARI INI UNTUK RENUNGAN BERSAMA.

    7 CARA MENCARI KEBERKATAN HARTA YANG DI ANUGERAHKAN ALLAH.

    Harta benda merupakan amanah dari Allah. Yang wajib kita gunakan pada jalan yang diredhai Allah baik dari cara mencarinya dan membelanjakannya.

    Islam memandang harta benda ini pada 3 perkara;

    1. Harta Adalah Pemberian Allah Kepada Hamba-Nya.

    Segala pemberian Allah adalah nikmat yang pertanggung jawabannya akan dimintai pada hari Kiamat nanti. Allah berfirman dalam Surah At-Takathur, ayat 8:
    ثُمَّ لَتُسْأَلُنَّ يَوْمَئِذٍ عَنِ النَّعِيمِ
    Ertinya:
    "kemudian kamu pasti akan ditanyai pada hari itu tentang kenikmatan (yang kamu megah-megahkan di dunia itu)”. (QS. At-Takatsur: 8)

    Harta adalah cobaan dan ujian dari Allah terhadap seorang hamba sejauh mana harta tersebut mendekatkan dirinya kepada Allah.

    Allah berfirman dalam Surah Al-Anfal, ayat 28:
    وَاعْلَمُوا أَنَّمَا أَمْوَالُكُمْ وَأَوْلَادُكُمْ فِتْنَةٌ وَأَنَّ اللَّهَ عِندَهُ أَجْرٌ عَظِيمٌ
    Ertinya:
    "Dan ketahuilah, bahwa hartamu dan anak-anakmu itu hanyalah sebagai cobaan dan sesungguhnya di sisi Allah-lah pahala yang besar". (QS. Al-Anfal: 28)

    Allah juga menyatakan dalam surah At-Taghabun, ayat 15:
    إِنَّمَا أَمْوَالُكُمْ وَأَوْلَادُكُمْ فِتْنَةٌ وَاللَّهُ عِندَهُ أَجْرٌ عَظِيمٌ
    Ertinya:
    “Sesungguhnya hartamu dan anak-anakmu hanyalah cobaan (bagimu), dan di sisi Allah-lah pahala yang besar” (QS. At-Taghabun:15)

    Rasulullah bersabda: “Tidak akan bergerak kedua kaki seorang hamba pada hari Kiamat hingga dia ditanya tentang umurnya, bagaimana dia menghabiskan (umurnya); tentang ilmunya, bagaimana dia beramal dengan (ilmunya); tentang hartanya, dari mana dia dapatkan dan ke mana dia belanjakan; serta tentang jasadnya, bagaimana dia usangkan.” (HR. At-Tirmidzi dan Ad-Darimi).

    Rasulullah juga bersabda: “Para fuqara kaum muslimin akan masuk surga selama setengah hari -yaitu lima ratus tahun- sebelum orang-orang kaya.” (HR. Ahmad, At-Tirmidzi dan, An-Nasa’i)

    Dari keterangan ayat-ayat dan hadits-hadits di atas, seorang hamba hendaknya selalu melihat keberadaan harta yang dia miliki.

    Apabila harta bendanya dia pergunakan dalam hal ketaatan, kebaikan, dan amalan-amalan yang mendekatkan dia kepada Allah hal tersebut adalah tanda keberkatan dan kebaikan dari Allah.
    Namun, bila harta tersebut dia pergunakan dalam dosa, kejahatan, dan hal-hal lain yang Allah benci, harta tersebut hanyalah musibah yang menimpanya.

    2. Berkat adalah ketetapan dan kebaikan Ilahi pada sesuatu perkara. Berkat juga bermakna banyaknya kebaikan pada sesuatu serta bertambahnya sesuatu.

    Mencari keberkatan adalah hal yang wajib dituntut oleh setiap muslim dan muslimah, karena Allah telah menyebut nikmat keberkatan ini dalam banyak ayat.

    Para nabi juga memohon keberkatan pada Allah. Juga Rasulullah mengajarkan doa-doa memohon keberkatan dalam perbagai keadaan.

    Pengaruh keberkahan dapat terlihat pada kehidupan manusia sehari-hari. Di antara manusia, ada yang bergelumang harta, tetapi harta tersebut tidak memberi ketenangan kepadanya dan seakan tidak mencukupi keperluannya bahkan tidak membuatnya lebih dekat kepada Allah.

    Sementara itu, ada pula di antara manusia yang berpenghasilan rendah Namun, karena keberkatan dari Allah hal yang sedikit tersebut mencukupi keperluannya serta memberi ketenangan dan kedekatan kepada Allah.

    3. Allah memberikan keberkatan pada harta benda sangatlah banyak jumlahnya. Di antara keberkatan harta benda tersebut ada 7 perkara iaitu:

    a. Dengan Meningkatkan Keimanan Dan Ketakwaan Kepada Allah Dengan Menegakan Perintah Allah Dan Menjauhi Larangan-Nya.

    Allah berfirman dalam Surah Al-Araf, ayat 96:
    وَلَوْ أَنَّ أَهْلَ الْقُرَىٰ آمَنُوا وَاتَّقَوْا لَفَتَحْنَا عَلَيْهِم بَرَكَاتٍ مِّنَ السَّمَاءِ وَالْأَرْضِ وَلَٰكِن كَذَّبُوا فَأَخَذْنَاهُم بِمَا كَانُوا يَكْسِبُونَ

    Ertinya:
    "Jikalau sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertakwa, pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi, tetapi mereka mendustakan (ayat-ayat Kami) itu, maka Kami siksa mereka disebabkan perbuatannya". (QS. Al-A’raf: 96)

    b. Mencari Harta Dari Sumber Yang Halal.

    Rasulullah shallallahu ‘alaihi wassalam bersabda, “Siapa saja yang mengambil harta dengan haknya akan diberi berkah pada harta itu. Namun, siapa saya yang mengambil suatu harta tanpa hak, perumpamaannya bagaikan orang yang makan, tetapi tidak pernah kenyang.” (HR. Bukhari dan Muslim).

    c. Mengambil Harta Dengan Jiwa Yang Sakhawah.

    Jiwa yang Sakhawah berarti dia mengambil harta tanpa meminta, bersikap tamak, dan berlebihan dalam menggapai harta tersebut. Hakim bin Hizam radhiyallahu ‘anhu berkata, “Saya meminta kepada Rasulullah lalu beliau memberiku, kemudian saya meminta dan beliau memberi, selanjutnya saya meminta dan beliau memberi (lagi). Beliau pun bersabda, ‘Wahai Hakim, sesungguhnya harta ini hijau lagi manis. Barangsiapa yang mengambil (harta) itu dengan jiwa yang sakhawah, (harta) tersebut akan diberkahi untuknya. Namun, barangsiapa yang mengambil (harta) tersebut dengan jiwa yang berlebihan, (harta) tersebut takkan diberkahi untuknya, seperti orang yang makan, tetapi tidak (pernah) kenyang. Tangan yang di atas lebih baik daripada tangan yang di bawah’.” (HR. Bukhari dan Muslim).

    d. Menginfakkan Sebahagian Harta Benda Pada Jalan Allah.

    Allah berfirman dalam surah Saba, ayat 39:
    قُلْ إِنَّ رَبِّي يَبْسُطُ الرِّزْقَ لِمَن يَشَاءُ مِنْ عِبَادِهِ وَيَقْدِرُ لَهُ وَمَا أَنفَقْتُم مِّن شَيْءٍ فَهُوَ يُخْلِفُهُ وَهُوَ خَيْرُ الرَّازِقِينَ
    Ertinya:
    "Katakanlah: "Sesungguhnya Tuhanku melapangkan rezeki bagi siapa yang dikehendaki-Nya di antara hamba-hamba-Nya dan menyempitkan bagi (siapa yang dikehendaki-Nya)". Dan barang apa saja yang kamu nafkahkan, maka Allah akan menggantinya dan Dialah Pemberi rezeki yang sebaik-baiknya". (QS. Saba': 39).

    Rasulullah bersabda: “Sedekah itu tidaklah akan mengurangi harta.” (HR. Muslim)

    e. Jujur Dalam Melakukan Transaksi, Baik Ketika Membeli, Menjual, Berniaga, Bersyarikat, Ataupun Yang Semisalnya.

    Rasulullah bersabda: “Dua orang yang saling bertransaksi memiliki hak khiyar ‘melanjutkan atau membatalkan akad’ sepanjang keduanya belum berpisah. Apabila keduanya saling berlaku jujur dan transparan, Allah akan memberkati keduanya dalam transaksi mereka. Akan tetapi, jika keduanya saling berdusta dan menyembunyikan, keberkahan akan dihapus pada transaksi mereka berdua.” (HR. Bukhari dan Muslim).

    f. Memanfaatkan Waktu pagi Dalam Menunaikan Amalan Dan Pekerjaan Yang Baik.

    Rasulullah bersabda: “Ya Allah, berkatilah umatku pada waktu-waktu pagi mereka.” (HR. Ahmad, Abu Dawud, Ibnu Majah).

    g. Ridha Dengan Taqdir Pembahagian dan pemberian Allah.

    Rasulullah bersabda: “Sesungguhnya Allah menguji hamba-Nya terhadap segala sesuatu yang Dia berikan kepada (hamba) tersebut. Barangsiapa yang meridhai apa-apa yang Allah bagikan untuknya, Allah akan meridhai hal tersebut untuknya dan melapangkannya. Akan tetapi, barangsiapa yang tidak ridha, dia takkan diberkahi.” (HR. Ahmad dan Al-Baihaqi).

    Demikianlah beberapa sebab keberkatan. Tentunya, masih banyak lagi sebab-sebab keberkatan lain yang tidak sempat disebutkan dalam TAZKIRAH hari ini.

    Semoga Allah Ta’ala senantiasa memberi keberkatan untuk kita semua pada umur, ilmu, harta, dan segala amal perbuatan kita di sepanjang hayat kita di dunia ini. Aamiin Yaa Robbal ‘Aalamiin

    Wallahu A'lam.
    Doakan istiqamah serta Sehat wal afiat.
    Wassalam USM. (Ustaz Sihabuddin Muhaemin).

    Catatan:
    ILMU ITU MILIK ALLAH UNTUK DISEBARKAN.
    Sila KONGSIKAN Dengan Sesama SAUDARA KITA.
    In Syaa Allah bermanfaat untuk semua Di Dunia Dan Di Akhirat Nanti.
    Insya-Allah.
    Aamiin



    My Dashboard. 
    IP
    s3v3n

    s3v3n

PERCAKAPAN SEORANG SUAMI DENGAN IBUNYA 

Suami (s) : Assalamualaikum...

Ibu (i) : Waalaikumsalam..

lho nak kok tumben pulang gak bilang bilang mana istrimu??

s: istri di rumah bu, saya gak bilang ke istri kalau mau ke sini hehehe... 

i: lho kenapa? ya gak boleh lho kyak gitu?? 


s: bu saya mau tanya, se sibukitukah jadi ibu rumahtangga?? 


i: kenapa?? kamu ada masalah sama istrimu?? 


s: ya saya bingungaja bu, rumahgak pernah beres, tiap malam mengeluhcapek sedangkan saya yg kerja tiap hari aja biasa aja, yg aneh lagi bu kenapa istri saya tidak pernah berdandan. padahal itu kan di wajib istri harus terlihat cantik di depan suami. saya liat ibu kok biasa aja gak pernah sesibuk istri saya. 


i: nak, dengar ibu baik baik ... pekerjaan ibu rumahtangga memang tidak banyak hanya berkutat pada membersihkanrumah, memasak dan menggurus anak. tapi pekerjaan itu sungguh menguras tenaga dan pikiran. coba liat mana pernah istrimu mengerjakan suatu pekerjaan sampai selesai? 


yg istrimu lakukan pasti mengerjakan beberapa pekerjaan dalam satu waktu, karena apabila tidak seperti itu tidak akan selesai selesai. 


s: tetapi kenapa rumahjarang sekali rapi? 


i: karena istrimu lebih memprioritaskan anak-anakmu dari pada segalanya. sedangkan pekerjaan mengurus anak memang sangat menyenangkan tetapi membutuhkankesabaran dan ketelatenan yg ekstra agar anak-anakmu tidak jatuh, tidak nangis dan mendapatkan perhatian yg cukup dari ibunyajadi pantas lah kalau tiap hari istrimu mengeluhcapek. tetapi sesungguhnyahanya di bibir saja dia mengeluhcapek karena sebetulnya dia hanya memancingmuuntuk meminta sedikit perhatianmu di waktu senggangnya ketika buah hati kalian telah tertidur pulas. 


s: tetapi bu, tidak sempatkah dia merawat dirinyasebentar saja. dulu saja sering sekali yg luluranlah, yg facial lah, yg spa lah...


i: he he he ... anakku anakku sejatinya seorang wanita itu sangat suka dimanja. tidak ada wanita manapunyg menolak untukfacial, luluran apalagi spa. tapi kembali lagi. ketika istrimu baru saja membuka perlengkapan tempurnya (baca: kosmetik)tiba tiba terdengar anakmu menangis dan akhirnya tidak jadi lah dia merawat diri. jangankan luluranbagi seorang ibu rumahtangga yg punya anak kecil, guyuran air mandi saja sudah menjadiobat bagi capek yg dia rasakan. jadi jangan sekali kali kau bandingbandingkan istrimu dengam teman kerjamu atau wanita lain yg terlihat begitu cantik dengan polesannya. Dia sudah berkorban merelakanwaktu yg paling dia senangi untukmengurus anak anakmu dan kamu. 


kamu melihat ibu biasa saja karena memang anak ibu sudah besar besat. begitu juga dengan istrimu nanti ketika anak kalian sudah besar dia akan lebih memperhatikan dirinyadan merawat diri lagi. 


INGAT nak pesan ibu bersabarlah. jangan sampai kau tergoda dengan perempuan lain hanya karena istrimu tidak berdandan. Sayangi istrimu, luangkan sedikit waktu untuk mengusir kelelahannya dan kepenatannya.
sekarang pulanglah dan peluk cium istrimu dengan mesra. 


In Syaa Allah bermanfaat.

5212. Sebab terazabnya, 8 golongan perempuan di Neraka.

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ  , الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ , الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ ,  مَالِكِ يَوْمِ الدِّينِ , إِيَّاكَ نَعْبُدُ وَإِيَّاكَ نَسْتَعِينُ , اهْدِنَا الصِّرَاطَ المُسْتَقِيمَ  , صِرَاطَ الَّذِينَ أَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ , غَيْرِ المَغْضُوبِ عَلَيْهِمْ وَلاَ الضَّالِّينَ.

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُه

Assalamualaikum warohmatullahi wabarakatuh.

الحمد لله رب العالمين، والصلاة والسلام على أشرف المرسلين، وعلى آله وصحبه أجمعين
  • "8 MACAM AZAB KAUM WANITA DINERAKA SERTA SEBABNYA"
    Yang Hadir DiStatus ini Dan Menulis ‪#‎Aamiin‬

    Semoga Diampuni Dosa Dosanya Dan Kelak Menjadi Penghuni Surganya Allah Swt..Aamiin yaa Rabbal'Aalamiin..

    Saudara dan saudari kaum Muslimin dan Muslimat, renungan khususnya untuk para wanita, (HAWA).
    Sayidina Ali r.a menceritakan suatu ketika melihat Rasulullah saw menangis manakala ia datang bersama Fatimah. Lalu keduanya bertanya mengapa Rasulullah saw, mengapa beliau menangis.
    Beliau menjawab, "Pada malam aku di isra'kan, aku melihat perempuan-perempuan yang sedang disiksa dengan berbagai siksaan. Itulah sebabnya mengapa aku menangis. Karena, menyaksikan mereka yang sangat berat dan mengerikan siksanya.

    Putri Rasulullah saw kemudian menanyakan apa yang dilihat ayahandanya. Rasulullah saw menjawab, seperti ini:

    1. Aku lihat ada perempuan digantung rambutnya, Otaknya mendidih.

    2. Aku lihat perempuan digantung lidahnya, Tangannya diikat ke belakang dan timah cair dituangkan ke dalam tengkoraknya.

    3. Aku lihat perempuan tergantung kedua kakinya dengan terikat tangannya sampai ke ubun-ubunnya, diulurkan ular dan kala jengking.

    4. Dan aku lihat perempuan yang memakan badannya sendiri, di bawahnya dinyalakan api neraka.

    5. Serta aku lihat perempuan yang bermuka hitam, memakan tali perutnya sendiri.

    6. Aku lihat perempuan yang telinganya pekak dan matanya buta, dimasukkan ke dalam peti yang dibuat dari api neraka, otaknya keluar dari lubang hidung, badannya berbau busuk karena penyakit sopak dan kusta.

    7. Aku lihat perempuan yang badannya seperti himar, beribu-ribu kesengsaraan dihadapinya.

    8. Aku lihat perempuan yang rupanya seperti (mengumpat, dll)

    Sedangkan api masuk melalui mulut dan keluar dari duburnya sementara malaikat memukulnya dengan pentung dari api neraka, Fatimah Az-Zahra kemudian menanyakan, "Mengapa mereka disiksa seperti itu?"

    Rasulullah menjawab, "Wahai putriku, Adapun mereka yang tergantung rambutnya hingga otaknya mendidih adalah wanita yang tidak menutup rambutnya sehingga terlihat oleh laki-laki yang bukan muhrimnya. 

    Perempuan yang digantung adalah isteri yang 'mengotori' tempat tidurnya.

    Perempuan yang tergantung kedua kakinya ialah perempuan yang tidak taat kepada suaminya, ia keluar rumah tanpa izin suaminya, dan perempuan yang tidak mau mandi suci dari haid dan nifas.

    Perempuan yang memakan badannya sendiri ialah karena ia berhias untuk lelaki yang bukan muhrimnya dan suka mengumpat orang lain.

    Perempuan yang memotong sendiri dengan gunting api neraka karena ia memperkenalkan dirinya kepada orang yang kepada orang lain bersolek dan berhias supaya kecantikannya dilihat laki-laki yang bukan muhrimnya.

    Perempuan yang diikat kedua kaki dan tangannya ke atas ubun-ubunnya diulurkan ular dan kalajengking padanya karena dia meninggalkan solat dan tidak mahu mandi junub.

    Perempuan yang kepalanya seperti babi dan badannya seperti himar ialah tukang umpat dan pendusta.

    Perempuan yang menyerupai anjing ialah perempuan yang suka memfitnah dan membenci suami.

    "Mendengar itu, Sayidina Ali dan Fatimah Az-Zahra pun turut menangis. Dan inilah peringatan kepada kaum perempuan.

    Wahai Sahabatku Kaum muslimah..
    Yuk Kita Semua Mulai Memperbaiki Diri..
    sebelum Semua Terlambat..
    Tutuplah Aurat Dengan Sempurna
    jagalah lisan Dan Akhlak kita..

    Sebelum Datangnya maut Merenggut nyawa kita, yang Bisa Menyelamatkan kita Kelak Dari Azab neraka Adalah Amalan Sholeh yg kita Kerjakan Semasa Hidup Didunia ini...

    Ya Allah,,,,,akhirilah hidup kami dengan husnul-khatimah (akhir yang baik),
    dan jangan Kau akhiri hidup kami dengan suu-ul-khatimah (akhir yang buruk)”..Aamiin yaa Allah yaa Rabbal'Aalamiin...

    Boleh Dishare Sahabatku...

    Rasulallah bersabda :"Barang siapa yang menyampaikan 1 (satu) ilmu saja dan ada orang yang mengamalkannya,maka walaupun yang menyampaikan sudah tiada (meninggal dunia), dia akan tetap memperoleh pahala." (HR. Al-Bukhari)

    Semoga yang membagikan terhindar dari azab atau siksaan.



    Sumber:
    1 (www.facebook.com)
    2 (Aamiin Yaa Allah)
    My Dashboard. 
    IP
    s3v3n

    s3v3n

7 Rahasia Istri Yang Jarang Diberitahu Kepada Suami

16 Mar 2013
wanitaMuslim


1. Istri Hanya Mengharap CINTA suami.

Ketika Istri Berkurang Cintanya , maka Rasa Respect (Hormat) Pada suaminya juga akan berkurang.
Dan ketika suami melihat cinta istrinya berkurang, maka suami pun menjadi kurang bergairah dan perhatian pada istri.

(Hentikan Lingkaran “Setan” ini)

Tunjukkan Cinta Pada Istri Anda !

Itulah yang istri inginkan . Mencintainya meskipun istri banyak cacat / kekurangan dan kebiasaan buruk.
Dan Insya Allah, dia akan menghormati Anda meskipun kekurangan Anda dan kebiasaan buruk anda juga banyak.

2. Istri Juga BISA BOSAN.

Ini hal yang sama setiap hari.

Tidak hanya dia bosan tapi dia juga lelah.

Dia harus merawat anak-anak dan menjalankan rumah tangga dan kemudian memanjakan Anda.

Dan mari kita tidak melupakan wanita yang bekerja dan berkarier. Banyak wanita Muslim harus bekerja pekerjaan penuh waktu serta mengurus rumah tangganya “sendirian”

Jadi saudara-saudara, buat istri Anda merasa istimewa. Beri dia istirahat.

Bawa dia keluar berjalan-jalan.

Kejutkan dia dengan makan “surprise”. Membawa pulang oleh-oleh makanan favoritnya.

Hanya perlu sedikit kegembiraan buat istri dan ini akan memecahkan kehampaan dan bosannya istri.

3. Istri Juga Inginkan PUJIAN Suami

APRESIASI

Setiap Istri Ingin Dipuji Suaminya.

Istri Anda tidak harus membersihkan pakaian kotor Anda. Dan dia tidak harus memasak makanan Anda.
Tapi dia tidak.

Dia melakukan itu di atas semua hal-hal lain dalam hidupnya:

Bekerja atau pergi ke sekolah.

Merawat anak-anak.

Berjuang untuk menjadi Muslimah yang lebih baik.

Tampilkanpada istri Anda bahwa Anda menghargai dan bersyukur untuk hal-hal yang dia lakukan untuk menjaga Anda dan keluarga Anda.

Ucapan sederhana “terima kasih” adalah awal yang baik.

4. “Cemburu” Adalah Sifat Wanita Yang Manusiawi

Berhati-hatilah bagaimana Anda berbicara tentang wanita lain di sekitar istri Anda.

Jangan pernah membandingkan istri Anda dengan wanita lain.

Jangan bandingkan dirinya dengan beberapa bintang film wanita.

Jangan membandingkan dia dengan ibu Anda.

Jangan pernah membandingkan dia dengan mantan istri-Anda (atau istri lainnya!) Dia ingin tahu dan percaya bahwa dia adalah pusat pikiran Anda. Jadi Sebagai Suami Anda harus membuatnya merasa seperti itu.

Bahkan istri Nabi Shallallahu’Alaihi Wasallam merasa cemburu. Aisha (Radiyyalahuanhuma) bahkan cemburu pada Khadijah Radiyyallahu ‘Anhuma yang sudah wafat. Harapan dan rasa hormat Adalah hal jenis yang sama dari kecemburuan dari istri Anda.

5.Dia Ingin Anda untuk Membantunya Menjadi Muslimah Lebih Baik.

Betapa pentingnya laki-laki mengambil peran pemimpin dalam keluarga. Dan itulah masalah yang banyak terjadi dengan banyak pria Muslim hari ini.

Bukan saja mereka tidak menjadi pemimpin yang baik, mereka sedang dipimpin oleh istri-istri mereka (atau ibu, atau perempuan lain dalam hidup mereka).

Istrimu berkeinginan agar Anda menjadi pemimpinnya. Dan apa cara yang lebih baik untuk memimpin dirinya daripada harus menunjukkan padanya bagaimana menjadi seorang muslimah yang lebih baik?

Tapi Anda tidak bisa menunjukkan padanya bagaimana menjadi lebih baik jika Anda sendiri tidak baik. Oleh karena itu, Anda harus meng-upgrade Iman Anda. Anda harus memperbaiki diri sendiri dan kemudian membagi padanya dengan cara lembut dan penuh kasih sayang.

6. Dia tidak Suka menjadi “BAWEL/NGOMEL”, tapi Anda Sering Membuat Istri SULIT.
Ini adalah mitos umum bahwa wanita suka merengek pada suami mereka. Itu tidak sepenuhnya benar.
Ya, ada beberapa orang (pria dan wanita) yang Anda tidak pernah bisa menyenangkan. Tidak peduli apa yang Anda lakukan, mereka akan selalu menemukan kesalahan dalam sesuatu.

Mari kita diingatkan hadits berikut:

Dikisahkan oleh Ibn ‘Abbas: Nabi berkata: “Aku sedang menunjukkan neraka dan bahwa mayoritas penghuni adalah perempuan yang tidak tahu berterima kasih.” Itu bertanya, “Apakah mereka mengingkari Allah?” (Atau apakah mereka tidak bersyukur kepada Allah ?) Nabi menjawab, “Mereka tidak berterima kasih kepada suami mereka dan tidak berterima kasih atas nikmat dan (perbuatan baik amal) yang dilakukan kepada mereka. Jika Suami selalu baik (baik hati) ke salah satu dari mereka (istri-istri) dan kemudian dia melihat sesuatu dalam diri Anda (tidak sesuai dengan keinginan nya), dia akan berkata, ‘Aku tidak pernah menerima yang baik dari Anda sebagai suami. ” (Sahih Bukhari)

Jadi, ya saudara sebagai suami harus berhati-hati tentang hal-hal yang tidak menyenangkan istri anda.
Tapi sangat sering, Anda, membuat sulit baginya untuk menahan lidah Anda.

Mungkin Anda selalu mencari-cari kesalahan dan dia mencari hal-hal dalam karakter Anda untuk mendapatkan jawaban atas kesalahannya itu.

Sekali lagi, mari meng-upgrade diri sendiri dan memberikan alasan yang baik untuk tidak mengeluh dan mengomel padanya.

7. Lebih dari Segalanya, Istri Menginginkan Kebahagiaan Bersama Suami dan Anak-anak.
Wanita menikah karena mereka ingin kehidupan keluarga yang bahagia dan mereka percaya anda sebagai pria akan memberikannya kepada mereka.

Di luar tugas agamanya, itulah hal yang paling penting dalam kehidupan seorang wanita Muslim. Membuat keharmonisan dan kebahagiaan keluarga Muslim yang stabil.

Dan lucunya adalah sangat mudah bagi Anda untuk memberikan itu padanya tapi anda tidak pernah menyadarinya.

Berhenti bertingkah seperti orang brengsek. Menjadi suami yang baik baginya. Jadilah baik. Tunjukkan padanya Anda mencintainya.

Jangan mengancamnya dengan perceraian atau mengambil istri kedua. Ya, Anda memiliki hak untuk melakukan keduanya. Tetapi menggunakan mereka sebagai ancaman adalah tidak pantas dan ini akan merusak pernikahan Anda.

Percaya kepada Allah, hati-hati dengan trik Setan, dan bersabar dengan dia. Karena tugas setan adalan menghancurkan pernikahan Anda.

Lihat? Itu tidak terlalu sulit, khan sekarang ?

Insya Allah….


5211. Cara tidak menghalalkan hukum.

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ  , الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ , الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ ,  مَالِكِ يَوْمِ الدِّينِ , إِيَّاكَ نَعْبُدُ وَإِيَّاكَ نَسْتَعِينُ , اهْدِنَا الصِّرَاطَ المُسْتَقِيمَ  , صِرَاطَ الَّذِينَ أَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ , غَيْرِ المَغْضُوبِ عَلَيْهِمْ وَلاَ الضَّالِّينَ.

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُه

Assalamualaikum warohmatullahi wabarakatuh.

الحمد لله رب العالمين، والصلاة والسلام على أشرف المرسلين، وعلى آله وصحبه أجمعين
  • Membuat perkara salah untuk mengajar pesalah, langkah itu diperkirakan tidak menjadikannya sebagai cara yang betul. Cara tidak menghalalkan hukum.

    “Dalam Fikah Islam, orang yang safih (bodoh atau kurang cerdik), pengurusan harta tidak boleh diserahkan kepada golongan seperti itu walaupun harta tersebut miliknya. Apakah mereka dalam kategori ini boleh diserahkan urusan negara yang membabit rakyat. Patutkah golongan Sufaha (kata banyak untuk Safih iaitu bodoh ataupun kurang cerdik) diserahkan kepada mereka jawatan penting seperti menteri dan seumpamanya.”

    Sumber: (www.facebook.com)
    My Dashboard. 
    IP
    s3v3n

    s3v3n

Test

5210. Empat jenis perempuan ahli Neraka.

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ  , الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ , الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ ,  مَالِكِ يَوْمِ الدِّينِ , إِيَّاكَ نَعْبُدُ وَإِيَّاكَ نَسْتَعِينُ , اهْدِنَا الصِّرَاطَ المُسْتَقِيمَ  , صِرَاطَ الَّذِينَ أَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ , غَيْرِ المَغْضُوبِ عَلَيْهِمْ وَلاَ الضَّالِّينَ.

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُه

Assalamualaikum warohmatullahi wabarakatuh.

الحمد لله رب العالمين، والصلاة والسلام على أشرف المرسلين، وعلى آله وصحبه أجمعين
  • Bismillahirrohmanirrohim.
    Assalamualaikum warahamatullahi wabarakatuh.

    INILAH 4 JENIS PEREMPUAN YANG AKAN MANJADI PENGHUNI NERAKA!!
    Saturday, March 14, 2015

    Suatu perkara yang pasti bahawa Syurga dan Neraka adalah dua tempat balasan yang Allah ciptakan. Syurga diciptakanNya sebagai tempat tinggal yang abadi bagi kaum Muslimin dan Muslimat dan Neraka sebagai tempat tinggal bagi kaum Musyrikin, Musyrikat dan pelaku dosa yang Allah telah melarang darinya. Setiap Muslim yang mengerti keadaan Syurga dan Neraka tentunya sangat berharap untuk dapat menjadi penghuni Syurga dan terhindar jauh dari Neraka, inilah fitrah.

    Sebagai manusia, kita tidak akan terlepas dari melakukan kesilapan dalam kehidupan kita sama ada secara kita sedar ataupun secara tidak sedar. Dan sebaik-baik manusia ialah manusia yang segera berubah untuk memperbaiki kesilapan diri. Berikut adalah 4 jenis perempuan yang akan menjadi penghuni neraka.

    1. Perempuan yang jahat mulutnya dan perbuatan atas suaminya.

    Terlalu banyak komplen. Ada sahaja yang tidak kena.
    “Abang ni pun satu, beli ikan kecil-kecil sangat. Belilah yang besar sikit. Susah nak siang.” komplen Lisa pada Zack. Esoknya..

    “Abang ni, beli ikan besar sangat, gelilah nak makan.” Komplen Lisa lagi. Ada sahaja yang tidak kena pada Zack, suaminya.

    Suka memburuk-burukkan suami dibelakang suami sama ada kepada ibu bapa, sedara mara atau kawan2nya.

    Curang pada suami.

    Ketika suami tiada di rumah kerana pergi kursus, balik kampung, maka si isteri mengambil peluang dengan membawa lelaki lain masuk ke dalam rumahnya. Si isteri membuat perkara haram atau bergayut atau berchatting dgn lelaki lain.

    Menyakitkan hati suami dengan mengungkit segala kekurangan suami setiap hari.

    “Sedarlah diri awak tu, kos perkahwinan pun saya yang keluarkan. Nak harapkan awak dan keluarga awak, tak merasalah hidup senang seperti sekarang ni tau.” sehingga suaminya tidak terkata apa-apa.

    2. Perempuan yang membuat suaminya barang yang tidak mampu (memperbodohkan suami, memaksa suami membuat perkara yang di luar kemampuan suami).

    Menggunakan ilmu hitam agar suami patuh dan ikut segala kemahuan isteri.

    “Itulah engkau, kalau dari dahulu, kau dengar cakap aku, beri suami kau makan nasi kangkang, sudah tentu sekarang ni kau tidak dimadukan.”

    Memaksa suami untuk membeli sesuatu di luar kemampuannya atau suaminya mampu tapi suami minta tangguhkan dulu sebab ada perkara lain yg lebih perlu.

    Abang, saya tak tahu, raya nanti saya nak kereta.

    Abang mana mampu yang. Yang tahukan, hutang kereta yang ada ni pun belum habis pembayarannya.
    Itu saya tak tahu. Yang saya tahu, saya nak kereta, saya nak kereta.”

    3. Perempuan yang tidak mahu menutup aurat. Yang memakai perhiasan untuk tujuan bermegah-megah.

    Amboi, cantiknya isteri abang. Bila bergaya nak keluar rumah, mengalahkan artis nak ambil award.”

    Mestilah, bila orang tanya, isteri siapa yang cantik, bergaya, rambut ikal mayang tu..ha..abang juga yang akan dapat namakan.

    Iya tak ya juga. Bangga abang ada isteri cantik macam kamu ni.” 

    4. Perempuan yang tiada cita-cita melainkan makan, minum dan tidur.

    Di suruh solat, tak nak. Di suruh berpuasa, tak nak. Di suruh belajar membaca Quran tak nak. Di suruh bertudung, tak nak. Apatah lagi hendak menutup aurat. Hidupnya hanya untuk bergembira dan berseronok. Hari-harinya di habiskan dengan berseronok, makan, minum dan tidur.

    Mengenai hal ini, Rasulullah bersabda yang bermaksud :

    “Aku melihat ke dalam Syurga maka aku melihat kebanyakan penghuninya adalah fuqara’ (orang-orang fakir) dan aku melihat ke dalam Neraka maka aku menyaksikan kebanyakan penghuninya adalah wanita.” (Hadis Riwayat Al- Bukhari dan Muslim)

    Hadis ini menjelaskan kepada kita apa yang disaksikan oleh Rasulullah tentang penghuni Syurga yang majoritinya adalah fuqara (para fakir miskin) dan Neraka yang majoriti penghuninya adalah wanita. Tetapi hadis ini tidak menjelaskan sebab-sebab yang menyebabkan mereka dimasukkan ke dalam Neraka dan menjadi majoriti penghuninya, namun demikian sebab-sebab tersebut disebutkan dalam hadis lainnya.

    Di dalam kisah solat gerhana matahari, Rasulullah dan para sahabatnya melakukan solat gerhana padanya dengan solat yang panjang , Rasulullah s.a.w melihat Syurga dan Neraka. Ketika beginda melihat Neraka Baginda bersabda kepada para sahabatnya:

    “ … dan aku melihat Neraka maka tidak pernah aku melihat pemandangan seperti ini sama sekali, aku melihat kebanyakan penghuninya adalah kaum wanita. Para sahabat pun bertanya : “Mengapa (demikian) wahai Rasulullah?” Baginda menjawab : “Kerana kekufuran mereka.” Kemudian ditanya lagi : “Apakah mereka kufur kepada Allah?” Baginda menjawab : “Mereka kufur terhadap suami-suami mereka, kufur terhadap kebaikan-kebaikannya. Kalaulah engkau berbuat baik kepada salah seorang di antara mereka selama waktu yang panjang kemudian dia melihat sesuatu pada dirimu (yang tidak dia sukai) nescaya dia akan berkata : ‘Aku tidak pernah melihat sedikitpun kebaikan pada dirimu.’ ” (Hadis Riwayat Imam Al-Bukhari)

    Dalam hadis yang lain, Rasulullah menjelaskan tentang wanita penghuni Neraka, baginda bersabda :

    “ … dan wanita-wanita yang berpakaian tetapi hakikatnya mereka telanjang, melenggak-lenggokkan kepala mereka kerana sombong dan berpaling dari ketaatan kepada Allah dan suaminya, kepala mereka seakan-akan seperti bunggul unta. Mereka tidak masuk Syurga dan tidak mendapatkan wanginya Syurga padahal wanginya boleh didapati dari jarak perjalanan sekian dan sekian.” (Hadis Riwayat Muslim dan Ahmad)

    Dari Imran bin Husain dia berkata, Rasulullah bersabda yang bermaksud :

    “Sesungguhnya penduduk Syurga yang paling sedikit adalah wanita.”

    (Hadis Riwayat Muslim dan Ahmad)

    Imam Qurthubi (rahimahu ‘Llah) menjelaskan maksud hadis di atas dengan pernyataannya :

    “Penyebab sedikitnya kaum wanita yang masuk Syurga adalah hawa nafsu yang mendominasi pada diri mereka, kecondongan mereka kepada kesenangan-kesenangan dunia, dan berpaling dari akhirat kerana kurangnya akal mereka dan mudahnya mereka untuk tertipu dengan kesenangan-kesenangan dunia yang menyebabkan mereka lemah untuk beramal. Kemudian mereka juga sebab yang paling kuat untuk memalingkan kaum lelaki dari akhirat disebabkan adanya hawa nafsu dalam diri mereka, kebanyakan dari mereka memalingkan diri-diri mereka dan selain mereka dari akhirat, cepat tertipu jika diajak kepada penyelewengan terhadap agama dan sulit menerima jika diajak kepada akhirat.”

    (Jahannam Ahwaluha wa Ahluha halaman 29-30 dan At Tazkirah halaman 369)

    Jika kita perhatikan keterangan dan hadith di atas dengan insaf, nescaya kita akan dapati beberapa sebab yang menjerumuskan kaum wanita ke dalam Neraka bahkan menjadi majoriti penghuniya dan yang menyebabkan mereka menjadi golongan minoriti dari penghuni Syurga.

    1. Kufur Terhadap Suami dan Kebaikan-Kebaikannya :

    Rasulullah menjelaskan hal ini pada sabda baginda di atas tadi. Kekufuran seumpama ini terlalu banyak kita dapati di tengah-tengah keluarga kaum muslimin, iaitu seorang isteri yang mengingkari kebaikan-kebaikan suaminya selama sekian waktu yang panjang hanya dengan sikap suami yang tidak sesuai dengan kehendak isteri sebagaimana kata pepatah,’panas setahun dihapus oleh hujan sehari’. Padahal yang harus dilakukan oleh seorang isteri ialah bersyukur terhadap apa yang diberikan suaminya, janganlah ia mengkufuri kebaikan-kebaikan suami kerana Allah tidak akan melihat isteri seumpama ini sebagaimana dijelaskan Rasulullah:

    “Allah tidak akan melihat kepada wanita yang tidak mensyukuri apa yang ada pada suaminya dan tidak merasa cukup dengannya.” (Hadis Riwayat Nasaie)

    Hadis di atas adalah peringatan keras bagi kaum wanita muslimah yang menginginkan keredhaan Allah dan SyurgaNya. Maka tidak layaklah bagi wanita yang mengharapkan akhirat untuk mengkufuri kebaikan-kebaikan suaminya dan nikmat-nikmat yang diberikannya atau meminta dan banyak mengadukan hal-hal kekurangan yang tidak sepatutnya untuk diperbesar-besarkan.

    Jika sedemikian keadaannya, maka sangat tidak sesuai sekali jika wanita yang kufur terhadap suaminya serta kebaikan-kebaikannya dikatakan Rasulullah sebagai majoriti kaum yang masuk ke dalam Neraka walaupun mereka tidak kekal didalamnya.

    Cukup sekiranya isteri-isteri Rasulullah dan para sohabiyah sebagai suri tauladan bagi isteri-isteri kaum muslimin dalam mensyukuri kebaikan-kebaikan yang diberikan suaminya kepadanya. 




    Sumber: (http://www.sportmusang.com/2015/03/inilah-4-jenis-perempuan-yang-akan.html)
    My Dashboard. 
    IP
    s3v3n

    s3v3n

Test