Memaparkan catatan dengan label Akhir sebuah impian. Papar semua catatan
Memaparkan catatan dengan label Akhir sebuah impian. Papar semua catatan

Selasa, 28 April 2020

Seindahnya. 10254



"Ya Tuhanku ampunilah aku, rahmatilah aku,
perbaikilah aku, angkatlah darjatku, berilah aku rezeki, pimpinlah aku, afiatkanlah aku dan ampunilah aku, seandainya hal itu membuat aku makin mencintai Mu Yaa Allah."
Anya Geraldine
Sumber:
KASKUS - 

Viral, Seorang Wanita Hamil Berjalan 40 Menit dari Singapura ke Johor Bahru Melintasi Jalanan Sepi 
Selasa, 28 April 2020 12:31
Viral, Seorang Wanita Hamil Berjalan 40 Menit dari Singapura ke Johor Bahru Melintasi Jalanan Sepi
SERAMBINEWS/facebook
Jessie berbagi bahwa perjalanannya dari Singapura ke Kompleks Bea Cukai, Imigrasi, dan Karantina Johor Bahru memakan waktu sekitar enam jam termasuk 40 menit berjalan kaki melintasi causeway atau sebuah jembatan Malaysia yang baru. Dan karena dia hamil, dia tidak bisa menggendong putranya tetapi harus membiarkannya berjalan di jalan sendiri. 

SERAMBINEWS.COM - Seorang wanita hamil bergegas kembali ke Johor Bahru dari Singapura untuk persalinan.
Tanpa transportasi, dia menyeret kopernya dan membawa seorang anak berusia 2 tahun melintasi sebuah jembatan yang panjang.
Wanita hamil itu bernama Liang Xiolin, ia kemudian membagikan foto di laman Facebooknya ‘Jessie New Siew Ling’, Senin (27/4/2020).
Wanita hamil tersebut memposting di media sosial selama proses perjalanannya melintasi jembatan. Postingannya pun menarik banyak netizen.
Dikutip dari Sin Chew Daily, seorang wanita hamil bernama Liang Xiaolin mengatakan bahwa izin kunjungan sosial putranya tidak lagi dapat diperpanjang dan bahwa bus Malaysia yang diatur untuk membawa orang Malaysia kembali dari Singapura hanya akan tiba paling awal pada 2 Mei.
Jadi, dia memutuskan untuk berjalan kembali ke Johor Bahru pada tanggal 27 April.
Jessie berbagi bahwa perjalanannya dari Singapura ke Kompleks Bea Cukai, Imigrasi, dan Karantina Johor Bahru memakan waktu sekitar enam jam termasuk 40 menit berjalan kaki melintasi causeway atau sebuah jembatan Malaysia yang baru.
Dan karena dia hamil, dia tidak bisa menggendong putranya tetapi harus membiarkannya berjalan di jalan sendiri.
“Saya mulai dari Singapura sekitar jam 8 pagi ini. Karena saya hamil, saya tidak bisa menggendong anak saya, dan anak itu terlalu muda untuk berjalan terlalu cepat,” katanya dikutip dari Sin Chew Daily.
“Kami berjalan sekitar 40 menit melintasi Causeway sebelum memasuki pos pemeriksaan Johor Bahru. Kemudian, setelah pemeriksaan oleh petugas kesehatan, kami dibawa ke sebuah hotel di Johor Bahru untuk diisolasi.”
Wanita hamil itu pun tiba dengan selamat di sebuah hotel terpencil di Johor Bahru, Malaysia untuk dikarantina.
Melalui akun Facebook-nya, Jessie membagikan postingan foto kamar hotel yang tampak kecil dan bersih.
Jessie, yang bekerja sebagai asisten guru pendidikan anak usia dini di Singapura, harus kembali ke Johor Bahru sendirian dengan putranya karena suaminya masih perlu bekerja.
Dia mengatakan bahwa dia telah mengajukan izin masuk dari Komisi Tinggi Malaysia di Singapura pada 23 April dan menerima balasan pada tanggal 25 dari pihak berwenang.
"Saya mendengar bahwa Komisi Tinggi Malaysia di Singapura saat ini hanya membuka 400 tempat bagi orang yang mengajukan permohonan untuk pulang ke rumah, jadi saya menyarankan agar sesama warga yang ingin pulang ke rumah harus membuat aplikasi melalui email tiga hari yang lalu," katanya.
Postingan yang di unggah akun Facebook Jessie New Siew Ling tengah viral di media sosial, telah disukai 1,6 ribu kali dan dibagikan lebih dari 125 kali oleh warganet.(Serambinews.com/Firdha Ustin)
Sumber: 
Viral, Seorang Wanita Hamil Berjalan 40 Menit dari Singapura ke Johor Bahru Melintasi Jalanan Sepi - Serambi Indonesia
Serambi Indonesia

MP boleh hilang kerusi jika gagal hadir sidang 18 Mei


Setiausaha Penganjur Kebangsaan DAP, Anthony Loke memberi amaran bahawa ahli parlimen boleh kehilangan kerusi masing-masing sekiranya mereka tidak menghadiri persidangan Dewan Rakyat pada 18 Mei ini.

Oleh itu, ketua whip parlimen DAP itu berkata, beliau menjangkakan semua wakil rakyat akan hadir.

"Pertama, saya ingin ingatkan kepada semua ahli parlimen, terutama dari DAP dan Pakatan Harapan, bahawa mereka mesti hadir sidang Parlimen.

"Bukan hanya Parlimen mesti bersidang setiap enam bulan, tetapi ahli parlimen juga mesti hadir secara fizikal setiap enam bulan.

"Jika mereka tidak hadir sidang ini, kerusi mereka mungkin diisytihar kosong dan mungkin ada pilihan raya kecil," katanya dalam rancangan bual bicara dalam talian dengan ahli parlimen Bukit Mertajam, Steven Sim Chee Keong.

Beliau secara berseloroh mengingatkan Sim, yang merupakan ahli parlimen Bukit Mertajam, supaya menghadiri sidang Parlimen itu atau akan berdepan pilihan raya kecil di kawasannya.

Persidangan 18 Mei ini diadakan untuk mengelakkan tempoh enam bulan berlalu tanpa sebarang mesyuarat, tetapi hanya akan berlangsung selama satu hari susulan penularan pandemik Covid-19.

Dewan Rakyat dijadualkan bersidang pada 9 Mac lalu tetapi ini ditunda oleh kerajaan baru Perikatan Nasional (PN).

Di bawah perlembagaan persekutuan, Yang di-Pertuan Agong diperuntukkan untuk menetapkan persidangan Parlimen dalam tempoh masa enam bulan di antara persidangan yang lalu dalam penggal terakhir dan tarikh mesyuarat pertama dalam persidangan penggal akan datang.

Mesyuarat terakhir adalah pada 5 Disember tahun lalu.

Begitu juga, perlembagaan persekutuan menghendaki setiap ahli parlimen menghadiri Parlimen sekurang-kurangnya sekali setiap enam bulan, kecuali jika diberi kebenaran untuk tidak berbuat demikian.

Perkara 52 (1) perlembagaan persekutuan menyatakan: "Jika seseorang ahli mana-mana satu Majlis Parlimen tidak hadir pada tiap-tiap sidang Majlis Parlimen selama tempoh enam bulan tanpa kebenaran Majlis Parlimen itu, maka Majlis Parlimen itu boleh mengisytiharkan bahawa kerusinya kosong.”


Sumber:
at 4/28/2020 02:30:00 PTG 
KERENGGA: MP boleh hilang kerusi jika gagal hadir sidang 18 Mei

Bumi Dijangka Dihampiri Asteroid Pada Jarak Selamat Pada 29 April Ini- Planetarium Negara
Posted on 

Sebuah asteroid berukuran antara 1.8 kilometer hingga 4.1 kilometer dijangka akan menghampiri Bumi pada 29 April ini. Maklumat itu telah dikongsikan Planetarium Negara di laman Facebook mereka pada petang tadi. 
Asteroid
“Asteroid 1998 OR2 hampiri bumi pada 29 April 2020. Asteroid bersaiz antara 1.8 hingga 4.1 kilometer itu akan menghampiri Bumi pada jarak yang selamat, 6.3 juta kilometer iaitu lebih daripada 16 kali jarak Bumi ke Bulan,” tulis laman itu. Berdasarkan laporan Live Science pula, asteroid ini dikatakan cukup besar untuk mengancam peradaban manusia. Namun, tiada apa yang perlu dibimbangkan kerana ia tidak akan melanggar Bumi disebabkan asteroid berkenaan melintas pada jarak yang jauh dari Bumi.

Tambah portal itu, Pentadbiran Aeronautik dan Angkasa Kebangsaan (NASA) telah mengesan banyak asteroid yang menghampiri Bumi namun meramalkan ia tidak membawa mudarat kepada Bumi pada masa hadapan.
Sumber: Planetarium Negara, Live Science
Sumber: 
Bumi Dijangka Dihampiri Asteroid Pada Jarak Selamat Pada 29 April Ini- Planetarium Negara | Suara Viral Malaysia

200 Jamaah Tabligh India Siap Sumbangkan Plasma Darah
Serambi Indonesia - Sebanyak 200 anggota Jamaah Tabligh India yang telah pulih dari infeksi Covid-telah berjanji menyumbangkan plasma darah.

Ini Resep Menu Sahur Mudah Diolah, Berikut Bahan Hingga Cara Masaknya
Serambi Indonesia - Untuk tumis bayam balado, dimasak menggunakan bayam, tauge, tomat hingga gula merah.

VIDEO - Suasana Keramaian Pusat Kota Lhokseumawe di Bulan Ramadhan
Serambi Indonesia - Seperti yang terpantau pada Senin (27/4/2020), Petugas berjibaku mengatur lalu lintas, agar tidak menimbulkan kemacetan.

Begini Niat Shalat Tarawih dan Doa Kamilin Seusai Shalat Sunat Itu 
Lengkap Bersama Artinya
Serambi Indonesia - Berikut niat shalat Tarawih dikutip Tribunnews dari artikel Tata Cara Shalat Tarawih di rumah berjamaah dan sendiri-sendiri.

Surat Al-Kafirun dan Terjemahan

رَبَّنَا ظَلَمْنَا أَنْفُسَنَا وَإِنْ لَّمْ تَغْفِرْلَنَا وَتَرْحَمْنَا لَنَكُوْنَنَّ مِنَ الْخَاسِرِيْنَ

رَبَّنَا ءَاتِنَا فِى الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِى اْلآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ

وَصَلَّى الله ُعَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى ءَالِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ

وَالْحَمْدُ ِللهِ رَبِّ الْعَالَمين

Daftar Isi Al-Quran dan Terjemahan - Silakan Klik untuk membacanya:
  1. Surat Al Fatihah (Pembukaan)
  2. Surat Al Baqarah (Sapi Betina)
  3. Surat Ali 'Imran (Keluarga 'Imran)
  4. Surat An Nisa' (Wanita)
  5. Surat Al Ma'idah (Hidangan)
  6. Surat Al An'am (Binatang Ternak)
  7. Surat Al A'raf  (Tempat Tertinggi)
  8. Surat Al Anfal (Rampasan Perang)
  9. Surat At Taubah (Pengampunan)
  10. Surat Yunus (Nabi Yunus A.S.)
  11. Surat Hud (Nabi Huud A.S.)
  12. Surat Yusuf (Nabi Yusuf A.S.)
  13. Surat Ar Ra'd (Guruh)
  14. Surat Ibrahim (Nabi Ibrahim A.S.)
  15. Surat Al Hijr (Daerah Pegunungan)
  16. Surat An Nahl (Lebah)
  17. Surat Al Israa' (Memperjalankan Di Malam Hari)
  18. Surat Al Kahfi (Gua)
  19. Surat Maryam (Maryam)
  20. Surat Thaha (Thaahaa)
  21. Surat Al Anbiya' (Kisah Para Nabi)
  22. Surat Al Hajj (Ibadah Haji)
  23. Surat Al Mu'minun (Orang Mukmin)
  24. Surat An Nur (Cahaya)
  25. Surat Al Furqaan (Pembeda)
  26. Surat Asy Syu'ara' (Penyair)
  27. Surat An Naml (Semut)
  28. Surat Al Qashash (Cerita)
  29. Surat Al 'Ankabuut (Laba-Laba)
  30. Surat Ar Ruum (Bangsa Rumawi)
  31. Surat Luqman (Luqman)
  32. Surat As Sajdah ((Sujud)
  33. Surat Al Ahzab (Golongan Yang Bersekutu)
  34. Surat Saba' (Kaum Saba')
  35. Surat Fathir (Pencipta)
  36. Surat Yaasiin
  37. Surat Ash Shaffat (Yang Bershaf-Shaf)
  38. Surat Shaad
  39. Surat Az Zumar (Rombongan-Rombongan)
  40. Surat Al Mu'min (Orang Yang Beriman)
  41. Surat Fushshilat (Yang Dijelaskan)
  42. Surat Asy Syuura (Musyawarah)
  43. Surat Az Zukhruf (Perhiasan)
  44. Surat Ad Dukhaan (Kabut)
  45. Surat Al Jaatsiyah (Yang Berlutut)
  46. Surat Al Ahqaaf (Bukit Pasir)
  47. Surat Muhammad (Nabi Muhammad SAW)
  48. Surat Al Fath (Kemenangan)
  49. Surat Al Hujuraat (Kamar-Kamar)
  50. Surat Qaaf
  51. Surat Adz Dzaariyaat (Angin Yang Menerbangkan)
  52. Surat Ath Thuur (Bukit)
  53. Surat An Najm (Bintang)
  54. Surat Al Qamar (Bulan)
  55. Surat Ar Rahmaan (Yang Maha Pemurah)
  56. Surat Al Waaqi'ah (Hari Kiamat)
  57. Surat Al Hadid (Besi)
  58. Surat Al Mujadilah (Wanita Yang Mengajukan Gugatan)
  59. Surat Al Hasyr (Pengusiran)
  60. Surat Al Mumtahanah (Wanita Yang Diuji)
  61. Surat Ash Shaff (Barisan)
  62. Surat Al Jumu'ah (Hari Jum'at)
  63. Surat Al-Munafiqun (Orang-Orang Munafik)
  64. Surat At Taghabun (Hari Ditampakkan Kesalahan-Kesalahan)
  65. Surat Ath Thalaaq (Talak)
  66. Surat At Tahrim (Mengharamkan)
  67. Surat Al Mulk (Kerajaan)
  68. Surat Al Qalam (Pena)
  69. Surat Al Haqqah (Kiamat)
  70. Surat Al Ma'arij (Tempat-Tempat Naik)
  71. Surat Nuh (Nabi Nuh A.S)
  72. Surat Al Jin (Jin)
  73. Surat Al Muzzammil (Orang Yang Berselimut)
  74. Surat Al Muddatstsir (Orang Yang Berselimut)
  75. Surat Al Qiyamah (Hari Kiamat)
  76. Surat Al Insaan (Manusia)
  77. Surat Al Mursalat (Malaikat-Malaikat Yang Diutus)
  78. Surat An Naba´ (Berita Besar)
  79. Surat An Naazi´ (Malaikat-Malaikat Yang Mencabut)
  80. Surat 'Abasa (Bermuka Masam)
  81. Surat At Takwir (Menggulung)
  82. Surat Al Infithar (Terbelah)
  83. Surat Al Muthaffifiin (Orang-Orang Yang Curang)
  84. Surat Al Insyiqaaq (Terbelah)
  85. Surat Al Buruuj (Gugusan Bintang)
  86. Surat Ath Thaariq (Yang Datang Di Malam Hari)
  87. Surat Al A´Laa (Yang Paling Tinggi)
  88. Surat Al Ghaasyiyah (Hari Kiamat)
  89. Surat Al Fajr (Fajar)
  90. Surat Al Balad (Negeri)
  91. Surat Asy Syams (Matahari)
  92. Surat Al Lail (Malam)
  93. Surat Adh Dhuhaa (Waktu Dhuha)
  94. Surat Alam Nasyrah /Al Insyirah (Bukankah Kami Telah Melapangkan)
  95. Surat At Tiin (Buah Tin)
  96. Surat Al 'Alaq (Segumpal Darah)
  97. Surat Al Qadr (Kemuliaan)
  98. Surat Al Bayyinah (Bukti Yang Nyata)
  99. Surat Al Zalzalah (Goncangan)
  100. Surat Al 'Adiyat (Kuda Perang Yang Berlari Kencang)
  101. Surat Al Qari'ah (Hari Kiamat)
  102. Surat At Takatsur (Bermegah-Megahan)
  103. Surat Al 'Ashr (Masa)
  104. Surat Al Humazah (Pengumpat)
  105. Surat Al Fiil (Gajah)
  106. Surat Quraisy (Suku Quraisy)
  107. Surat Al Ma'un (Barang-Barang Yang Berguna)
  108. Surat Al Kautsar (Nikmat Yang Banyak)
  109. Surat Al Kafirun (Orang-Orang Kafir)
  110. Surat An Nashr (Pertolongan)
  111. Surat Al Lahab (Gejolak Api)
  112. Surat Al Ikhlas (Memurnikan Keesaan Allah)
  113. Surat Al Falaq (Waktu Subuh)
  114. Surat An Naas (Manusia)
....................................


Isnin, 5 November 2018

Pemikir terkehadapan. 8590.


Gaya pemikir...

Thursday, February 08, 2018 
Islam Tiada Kasta, Ulama Tak Suci Seperti Paderi -Presiden PAS
PETALING JAYA: PAS tidak berhasrat melaksanakan sistem kasta agama di negara ini kerana Islam melarang kasta yang menyaksikan golongan ulama tidak suci dan perlu bertaubat jika melakukan dosa.

Datuk Seri Abdul Hadi Awang dipetik portal rasmi PAS, Harakahdaily sebagai berkata, Islam sudah menghapuskan kasta, tidak seperti agama lain yang mengamalkan kasta dengan menganggap paderi suci.

Presiden PAS itu berkata, Islam menentang diktator dan teokrasi yang menjadikan agamawan sebagai pemimpin mutlak, tetapi agama itu mengawasi demokrasi.

“Demokrasi itu hak rakyat. Tapi rakyat jangan dibeli. Rakyat jangan dipengaruhi. Kalau majoriti rakyat yang jahil dipengaruhi, demokrasi dah jadi tak betul. Islam menguasai demokrasi,” katanya dipetik Harakahdaily.

Hadi turut menafikan beliau pernah mencadangkan penubuhan 2 Kabinet yang diasingkan kepada Islam dan bukan Islam, jika PAS berjaya menguasai Putrajaya.

Beliau berkata, apa yang dikatakannya ialah pembahagian tugas yang biasanya berlaku dalam kerajaan.

“Dua kabinet itu tak betul. Bukan 2 kabinet. Pembahagian tugas. Biasalah dalam kerajaan, ada menteri, timbalan menteri, perdana menteri, menteri tugas-tugas Khas.

“Ada menteri yang dia pantau kementerian-kementerian. Itu biasakan pembahagian? Bukan 2 kabinet, itu dia tak faham, tak faham ulasan saya, tak faham.”

Ahli Parlimen Marang itu berkata, Kabinet yang dimaksudkannya terdiri daripada mereka yang mengamalkan ideologi negara dan sebaliknya.

“Dalam negara moden hanya mereka yang menganut idealogi negara sahaja boleh jadi menteri Kabinet. Kalau Demokrat, semua Demokrat. Republikan, semua Republikan. Barisan Nasional, semua Barisan Nasional.

“Kalau kita kerajaan teknokrat, orang kanan yang lain boleh jadi menteri, dia ada kepakaran.

“Itu kena faham. Bukan makna 2 (Kabinet), itu tak, ulasan itu tak kena.”

Ahad lalu, ada portal berita melaporkan Hadi mencadangkan penubuhan 2 Kabinet, iaitu pemimpin Islam berperanan membuat keputusan mengenai dasar negara, manakala bukan Islam pula bertanggungjawab melaksanakan dasar kerajaan (TKO) 

Lihat sebelum ini... 
E-Buku IH-118: Siri Politik Islam Masakini -Presiden PAS
http://www.ibnuhasyim.com/2018/02/islam-tiada-kasta-ulama-tak-suci.html

Monday, November 05, 2018
ICERD Gugat Negara! PH Angkuh Belakangkan Raja.. 
KEPUTUSAN PH untuk meratifikasi ICERD adalah sikap unilateral; tanpa merundingkannya dengan pelbagai pihak terutama Raja-raja Melayu. Juga dengan golongan rakyat terbesar sebagai pemegang taruh utama hal ini sebelum pelaksanaan yang bakal menyentuh sensitiviti survival Islam dan Melayu di tanah air ini.

Ia jelas membelakangkan Raja-raja Melayu selaku Ketua Agama Islam di peringkat negeri dan Persekutuan. Ratifikasi ICERD diusahakan secepatnya tanpa rundingan, persetujuan mahu pun perkenan Raja-raja Melayu atau Majlis Raja-raja. Sedangkan isu ini cukup kritikal dan memberi impak ke atas survival negara bangsa Malaysia.

Ketiadaan usaha untuk merundingkan isu ratifikasi ini secara meluas dengan rakyat, sebaliknya tergesa-gesa dalam suku pertama 2019; jelas bercanggah dengan prinsip dilaungkan PH. Walhal kononnya selama ini PH memperjuangkan prinsip keterangkuman (inclusivity), ketelusan(transparency) dan demokrasi.

Ini menunjukkan PH begitu angkuh membelakangkan prinsip dan juga penghormatan kepada institusi beraja yang merupakan tiang seri negara kita.

Persoalan juga, dalam keadaan begitu banyak janji Manifesto PH yang belum dan gagal ditunaikan, mengapa terburu-buru untuk menandatangani ICERD secepat ini?

Menerusi ratifikasi ICERD, pelbagai persetujuan telah dimeterai dalam konstruk ‘ala-kontrak sosial’ antara Raja-raja Melayu, kaum Melayu, anak negeri Sabah dan Sarawak, serta kaum bukan Melayu akan kembali dirungkai dan diperdebatkan.

Sedangkan ia telah sedia tersemat dan termaktub dalam Perlembagaan Persekutuan.

ICERD jelas sekali membuka ‘kotak pandora’ apabila bakal memberi ruang kepada pihak yang kuat berusaha sejak sekian lama mahu mengubah landskap politik negara ditunjangi Melayu, Islam dan Beraja. Antaranya, Perkara 153 yang menyentuh kedudukan istimewa Melayu dan anak negeri Bumiputera Sabah dan Sarawak akan segera dicabar.

Sandaran bahawa negara-negara Arab yang tidak demokratik dan monarki sekalipun turut meratifikasi ICERD, menjelaskan lagi betapa sempit dan cetek pemikiran pemimpin PH. Hujah dangkal begini menunjukkan penuturnya tidak faham komposisi demografi kaum yang cukup berbeza antara negara Arab dengan Malaysia.

Malaysia masih berada dalam keadaan di mana kerajaan perlu untuk mengimbangi antara kepentingan umat Melayu Islam dengan bukan Melayu. Jika selama ini kita berjaya mengekalkan keamanan dan kestabilan politik akomodatif menerusi acuan sendiri, maka mengapa perlu tunduk kepada telunjuk tali barut dengan meratifikasi ICERD?

Suara penentangan terhadap keghairahan PH ini juga sedang dinyatakan begitu banyak pihak. Antaranya juga adalah bekas Ketua Hakim Negara Tun Abdul Hamid Mohamad yang amat dihormati. Beliau telah memberi amaran keras kepada Kerajaan PH berhubung hakikat dan implikasi terhadap keputusan meratifikasinya.

Sehubungan dengan itu, kami mendesak Kerajaan PH menghentikan segera usaha ini kerana ia bakal menggugat perpaduan, keharmonian, keselamatan dan keamanan negara. PH perlu sedar, sikap degil mereka hanya akan mengundang bantahan keras rakyat atas cinta mereka mempertahankan negara ini.

“Islam Memimpin”
“Terus Mara”
YB USTAZ HISHAMUDDIN ABDUL KARIM
Ketua Penerangan
Dewan Pemuda PAS Malaysia
*ICERD - International Convention on the Elimination of All Forms of Racial Discrimination - HARAKAHDAILY 4/11/2018

Biodata Dr. Muhammed Abdul Khalid, Penasihat Ekonomi PM 
25/08/2018
 Dr Muhammed Abdul Khalid kini dilantik sebagai penasihat ekonomi kepada Perdana Menteri. 

Anak kelahiran Pulau Pinang ini merupakan pakar ekonomi yang berpengalaman selama lebih 20 tahun di dalam sektor ekonomi dan kewangan. 

Seorang yang mahir berbahasa Inggeris dan Perancis yang mula mendapat perhatian apabila beliau tampil menjadi seorang daripada tiga panel jemputan stesen TV RTM serta wawancara TV3 Oktober lalu yang membincangkan hal-hal berkaitan ekonomi. 

Kelulusan
  • Ijazah Sarjana Kedoktoran (PhD) (magna cum laude) daripada Institut d’études Politiques de Paris, (SciencesPo Paris), Perancis, 2010.
  • Ijazah Sarjana Ekonomi daripada Universiti Malaya
  • Ijazah Sarjana Muda Sains daripada Universiti Southern California, Los Angeles 
Pengalaman Kerjaya
Beliau pernah berkhidmat sebagai; 
  • Pengarah Urusan dan Pakar Ekonomi DM Analytics Malaysia, Januari 2017 – Sekarang
  • Ketua Sekretariat Majlis Penasihat Kerajaan – Sekarang
  • Pengarah Penyelidikan di Institut Penyelidikan Khazanah (KRI), Mac 2014 – November 2016
  • Ketua Ekonomi di Suruhanjaya Sekuriti Malaysia, April 2012 – Mac 2014
  • Penganalisa Kanan di Institut Kajian Strategik dan Antarabangsa Malaysia (ISIS) Malaysia, 2011-2012
  • Penasihat Teknikal Kanan Program Pembangunan Pertubuhan Bangsa-Bangsa Bersatu (UNDP) Malaysia
  • Ketua Sekretariat, Majlis Penasihat Kerajaan atau Council of Eminent Persons (CEP)
  • Perunding Bank Dunia, Program Pembangunan Pertubuhan Bangsa-Bangsa Bersatu (UNDP), Tabung Kanak-kanak Pertubuhan Bangsa-Bangsa Bersatu (UNICEF)
  • Suruhanjaya Ekonomi dan Sosial Pertubuhan Bangsa Bangsa Bersatu untuk Asia dan Pasifik (UNESCAP) 
Penyelidik Dan Pengarang
  • Penyelidik dan pengarang buku ‘The Colour of Inequality: Ethnicity, Class, Income and Wealth in Malaysia’ (Versi Terjemahan Bahasa Melayu – Antara Dua Darjat)
  • Antara pengarang yang bertanggungjawab mengeluarkan laporan sulung UNDP yang bertajuk Malaysia Human development Report 2013 – Designing an iNclusive Future
Pernah menghasilkan tesis :
  • Discrimination of high degrees: race and graduate hiring in Malaysia di Journal of Asia Pacific Economic – Diterbitkan dalam Journal Of Asia Pacific Economic, 2016
  • Household wealth in Malaysia: Composition and inequality among ethnic groups’ – Diterbitkan dalam Jurnal Ekonomi Malaysia, 2011

Perlantikan beliau sebagai penasihat ekonomi PM berkuat kuasa pada 27 Ogos 2018.

http://www.ekeleh.com/biodata-dr-muhammed-abdul-khalid/
https://www.youtube.com/watch?v=qzz2ZaihhfU
https://www.youtube.com/watch?v=sFqVIlQiLOY
https://www.youtube.com/watch?v=UDBzNj8QNKw
https://www.youtube.com/watch?v=IfPRMSucZCI
https://www.youtube.com/watch?v=70DMMGMTils
Nazri Bersetuju Dengan Khairy, Kita Sama-sama Tanggung Jawab Najib 04/11/2018
Setiausaha Agung Barisan Nasional, Datuk Seri Nazri Aziz bersetuju kekalahan gabungan itu dalam Pilihan Raya Umum ke-14 yang lalu kerana skandal 1Malaysia Development Berhad (1MDB).

“Saya bersetuju dengan YB Khairy (Khairy Jamaluddin). Skandal itu berlaku dan Kabinet hanya mengetahui semua keputusan selepas isu itu meletup di media,” katanya seperti dilaporkan The Star yang dipetik Malaysia Gazette.

Nazri diminta mengulas kenyataan Khairy yang menafikan dakwaan bahawa Barisan Nasional kalah dalam Pilihan Raya Umum ke-14 kerana penipuan.

Beliau yang merupakan Ahli Parlimen Padang Rengas juga berkata, anggota Kabinet sebelum ini dimaklumkan bahawa isu 1MDB boleh diselesaikan.

“Oleh sebab itu kami mempertahankannya. Kami juga tidak mengetahui sehingga masalah itu keluar dalam berita dan menjadi lebih besar di khalayak.

“Kami kehilangan bukan kerana rakyat menolak kami, tetapi kerana 1MDB,” katanya.

Dalam pada itu Datuk Seri Najib menyatakan di Facebook, Khairy dan Nazri tidak hadir mendengar penjelasannya di acara sembang santai saya bersama rakan-rakan FB semalam. Najib juga berkata mengambil tanggungjawab kekalahan BN dengan melepaskan semua jawatan dan mengajak semua mengambil tanggungjawab terhadap kekalahan ini.

“Saya tak mahu terjerumus ke dalam permainan menuding jari ini. Tetapi saya percaya setiap seorang daripada kita bertanggungjawab terhadap kekalahan ini.

Saya ambil tanggungjawab itu dan melepaskan semua jawatan serta tidak bertanding dalam apa apa jawatan parti atau dilantik bagi apa apa jawatan,” kata Najib.


Nazri Bersetuju Dengan Khairy, Kita Sama-sama Tanggung Jawab Najib - EkEleh!
http://www.ekeleh.com/nazri-bersetuju-dengan-khairy-kita-sama-sama-tanggung-jawab-najib/