Memaparkan catatan dengan label Al Quran dan Rasulullah Sallahualaihiwassalam - MengEsakan Allah Subhanahuwataalla. Papar semua catatan
Memaparkan catatan dengan label Al Quran dan Rasulullah Sallahualaihiwassalam - MengEsakan Allah Subhanahuwataalla. Papar semua catatan

Ahad, 22 Disember 2019

Surah Al-Ikhlas - Surah Al-Nas - Surah Al-Falaq. 9463.


Surah Al-Ikhlas - Surah Al-Nas - Surah Al-Falaq

Hikmah al-Quran: Beramal dengan Asma'ul Husna
Oleh Ahmad Shukri Yusoff

FIRMAN llah SWT: "Dan Allah mempunyai nama-nama yang baik (yang mulia) maka serulah (dan berdoalah) kepada-Nya dengan menyebut nama-nama itu, dan pulaukanlah orang yang berpaling daripada kebenaran dalam masa menggunakan nama-nama-Nya. Mereka akan mendapat balasan mengenai apa yang mereka telah kerjakan." (Surah Al A'raf, ayat 180)

Sheikh Muhammad Mutawali Sya'rawi dalam tafsirnya ketika mengulas ayat ini menyebut, Allah SWT mengingatkan kita supaya berdoa kepadaNya menggunakan Asma'ul Husna kerana Dia menginginkan makhlukNya sentiasa mengingatiNya.

Dan jika kita mempunyai hajat tertentu, adalah menjadi keperluan untuk menyebut Asma'ul Husna kerana Asma'ul Husna adalah sifat yang sampai kepada martabat nama-nama Allah. Orang yang memerhati dan memikirkan nama-nama ini akan merasai kesempurnaan, keagungan dan keindahan Allah SWT.

Rasulullah SAW bersabda: "Sesungguhnya Allah memiliki 99 nama. Barang siapa yang menghitungnya, pasti akan dimasukkan ke dalam syurga." (Riwayat Bukhari dan Muslim)

Pengabdian sebenar

Menghitung di sini bermaksud berdoa dengan nama-nama ini, memahami dan mengenali kesempurnaan Allah yang Maha Tinggi adalah pengabdian yang sebenar-benarnya kepada Allah SWT.

Islam datang untuk memperbetulkan kefahaman yang salah dalam memahami zat Maha Suci dan membersihkannya daripada pelbagai imaginasi orang jahil. Umat Islam diperintahkan meninggalkan orang yang menyimpang daripada kebenaran dalam menyebut nama-nama Allah.

Orang yang membaca nama-nama ini tidak boleh memahaminya dengan jelas melainkan apabila memahami hakikat alam semesta ciptaan Allah SWT, kehidupan di langit dan di bumi serta memahami kehidupan manusia dalam menuju ke destinasi terakhir iaitu alam akhirat.

Pengetahuan mengenai mengenali Allah SWT tidak akan sempurna jika dipisahkan daripada kerajaan-Nya yang Maha Besar dan tidak memahami kekuasaan-Nya yang Maha Sempurna. Allah memiliki segala-galanya, Dia yang merendahkan dan meninggikan seseorang, Dia juga yang memberi kemenangan dan memberi kekalahan, memuliakan serta menghinakan.

Firman Allah SWT: "Allah jugalah yang menjadikan langit terangkat tinggi dengan tiada bertiang seperti yang kamu melihatnya, kemudian Ia bersemayam di atas `Arasy dan Ia memudahkan matahari dan bulan (untuk faedah makhluk-Nya) tiap-tiap satu dari keduanya beredar untuk suatu masa yang telah ditetapkan. Allah jugalah yang mentadbirkan segala urusan Ia menerangkan tanda-tanda kekuasaan-Nya satu persatu, supaya kamu yakin kepada pertemuan Tuhan kamu (untuk menerima balasan)." (Surah ArRa'd, ayat 2)
Asma'ul Husna

Kenal Tuhan, fahami alam

Orang yang mengenali Allah SWT melalui Asma'ul Husna akan memahami bahawa alam ini sangat luas dan besar, tetapi mereka menginsafi pencipta-Nya jauh lebih Besar! Ulama mempunyai kupasan mereka yang tersendiri mengenai hadis yang menyebutkan 99 nama-nama Allah SWT.

Mereka menyatakan nama-nama yang berlawanan ini tidak boleh disebut secara terpisah lalu berhenti pada makna yang kita tidak senangi seperti addharru wa an-afi'un (yang memberi mudarat dan memberi manfaat), al-mu'izzu wal-muzillu (yang memuliakan dan yang menghinakan) dan alqobidu wal basitu (yang menahan dan melapangkan).

Nama-nama yang mempunyai makna berlawanan ini disebut supaya manusia mengetahui setiap kebaikan dan keburukan menimpanya tidak terlepas daripada ilmu dan ketetapan Allah SWT. Allah SWT berhak menguji akan kebaikan dan keburukan pada sesiapa saja yang dikehendakinya.

Diriwayatkan daripada Anas, terdapat seorang lelaki membacakan doa: "Ya Allah, saya memohon kepada-Mu bahawasanya segala pujian hanya milik-Mu, tiada Tuhan yang berhak disembah dengan sebenarnya kecuali Engkau Tuhan yang banyak memberi kurniaan, pencipta langit dan bumi, yang memiliki keagungan dan kemuliaan. Wahai Tuhan yang Maha Hidup dan Maha Berdiri dengan sendiri."

Nabi SAW bertanya kepada sahabat: "Apakah kamu tahu dengan apa dia berdoa? Sahabat menjawab: Allah dan Rasul-Nya lebih mengetahui. Baginda bersabda: Demi zat jiwaku yang berada di tangan-Nya, sesungguhnya dia telah memohon kepada Allah SWT dengan menyebut nama-Nya yang Maha Agung yang apabila seseorang berdoa dengan menyebutnya pasti dimakbulkan dan apabila dipohon, pasti akan ditunai oleh-Nya."

Nama Allah SWT yang Maha Agung yang diucapkan seorang hamba lahir dari hati ikhlas adalah doa yang penuh dengan pengharapan dan semangat bersungguh-sungguh memuji kebesaran Allah SWT dengan nama dan sifat-sifat-Nya.

Pendahuluan beberapa perintah

Sheikh Muhammad Al-Ghazali menyebut, pada awal surah Al-Hadid, terdapat kira-kira 25 nama dan satu sifat Allah SWT. Keseluruhan nama itu, seakan-akan sebagai pendahuluan bagi beberapa perintah disebutkan seperti perintah iman, menafkahkan harta di jalan Allah, berjihad dan berhijrah.

Firman-Nya: "Berimanlah kamu kepada Allah dan Rasul-Nya dan belanjakanlah (pada jalan kebajikan) sebahagian dari harta benda (pemberian Allah) yang dijadikannya kamu menguasainya sebagai wakil. Maka orang yang beriman di antara kamu serta mereka membelanjakan (sebahagian dari harta itu pada jalan Allah); mereka tetap beroleh pahala yang besar." (Surah al-Hadid, ayat 7)

Beramal dengan Asma'ul Husna dengan cara menzahirkannya dalam bentuk akhlak dan kelakuan pada setiap masa. Siapakah yang lebih berhak untuk diimani, tentulah Dia Tuhan yang Maha Awal, yang Maha Akhir, yang Maha Zahir dan Maha Batin.

Asma'ul Husna tidak boleh dipisahkan daripada kehidupan seharian. Ia bukan sekadar kalimat yang digunakan untuk berdoa semata-mata, tetapi hendaklah difahami, dihayati dan diamalkan bagi membentuk peribadi yang sentiasa dekat dengan Maha Pencipta.

Sumber:

99 Asmaul Husna Beserta Artinya dan...
20 Sifat - Sifat Allah Dan 99 Asmaul Husna
Allah Tak Pernah Jauh Darimu
15 Manfaat Membaca Asmaul Husna dan...
7 Amalan Penghapus Doza Zina
8 Ayat Al Qur’an yang Mengajarkan...
20 Manfaat Asmaul Husna Nama - Nama...
17 Dosa Wanita Yang Paling Dibenci Allah
Ayat - ayat Al-Quran Tentang Amanah
20 Sifat Sifat Allah dan Artinya Lengkap

*************

Ayat–ayat Tentang Asmaul Husna


Asmaul husna merupakan nama – nama yang sempurna milik Allah SWT. Dimana nama – nama tersebut merupakan sifat-sifat Allah SWT dan sangat indah. Kemudian, di dalam Al – Quran sendiri, terdapat beberapa dalil Al-Quran yang membicarakan tentang Asmaul Husna ini. apa saja ayat – ayat Al-Quran yang berkaitan dengan Asmaul Husna? Simak selengkapnya disini.

Adapun firman – firman Allah SWT terkait Asmaul husna antara lain sebagai berikut: 

1.  Surat al-A’raf ayat 180


وَلِلَّهِ الْأَسْمَاءُ الْحُسْنَىٰ فَادْعُوهُ بِهَا ۖ وَذَرُوا الَّذِينَ يُلْحِدُونَ فِي أَسْمَائِهِ ۚ سَيُجْزَوْنَ مَا كَانُوا يَعْمَلُونَ

Hanya milik Allah asmaa-ul husna, maka bermohonlah kepada-Nya dengan menyebut asmaa-ul husna itu dan tinggalkanlah orang-orang yang menyimpang dari kebenaran dalam (menyebut) nama-nama-Nya. Nanti mereka akan mendapat balasan terhadap apa yang telah mereka kerjakan.

Baca juga tentang Ayat Tentang Pacaran Dalam Islam , Ayat Tentang Pergaulan Dalam Islam , Ayat Al Qur’an Tentang Motivasi , Ayat Al Qur’an Tentang Rindu , dan Ayat Al Quran Tentang Melupakan Seseorang

2. Surat Al-Isra ayat 110


قُلِ ادْعُوا اللَّهَ أَوِ ادْعُوا الرَّحْمَٰنَ ۖ أَيًّا مَا تَدْعُوا فَلَهُ الْأَسْمَاءُ الْحُسْنَىٰ ۚ وَلَا تَجْهَرْ بِصَلَاتِكَ وَلَا تُخَافِتْ بِهَا وَابْتَغِ بَيْنَ ذَٰلِكَ سَبِيلًا

Katakanlah: “Serulah Allah atau serulah Ar-Rahman. Dengan nama yang mana saja kamu seru, Dia mempunyai al asmaaul husna (nama-nama yang terbaik) dan janganlah kamu mengeraskan suaramu dalam shalatmu dan janganlah pula merendahkannya dan carilah jalan tengah di antara kedua itu.” 

3. Surat Thahaa ayat 8


اللَّهُ لَا إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ ۖ لَهُ الْأَسْمَاءُ الْحُسْنَىٰ

Dialah Allah, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia. Dia mempunyai al asmaaul husna (nama-nama yang baik),

Baca juga tentang Ayat – ayat Al – Quran Tentang Hak Anak , Ayat Al-Quran Tentang Melakukan Perjalanan , Ayat Al-Quran Tentang Cinta Sejati , Ayat Tentang Jodoh Dalam Islam , dan Ayat Tentang Kematian Dalam Islam

4. Surat Al-Hasyr ayat 24 


هُوَ اللَّهُ الْخَالِقُ الْبَارِئُ الْمُصَوِّرُ ۖ لَهُ الْأَسْمَاءُ الْحُسْنَىٰ ۚ يُسَبِّحُ لَهُ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ ۖ وَهُوَ الْعَزِيزُ الْحَكِيمُ 

Dialah Allah Yang Menciptakan, Yang Mengadakan, Yang Membentuk Rupa, Yang Mempunyai Asmaaul Husna. Bertasbih kepada-Nya apa yang di langit dan bumi. Dan Dialah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.

5. Surat Az-Zumar  Ayat 62 


اللَّهُ خَالِقُ كُلِّ شَيْءٍ ۖ وَهُوَ عَلَىٰ كُلِّ شَيْءٍ وَكِيلٌ 

Allah menciptakan segala sesuatu dan Dia memelihara segala sesuatu.

Baca juga tentang Ayat – ayat Al-Quran Tentang Kerja Keras , Ayat – Ayat Al – Quran Tentang Senja , Ayat – Ayat Al Quran Tentang Persahabatan , dan Ayat – Ayat Al Quran Tentang Poligami

6. Surat Az-Zariyat Ayat 58


إِنَّ اللَّهَ هُوَ الرَّزَّاقُ ذُو الْقُوَّةِ الْمَتِينُ

Sesungguhnya Allah Dialah Maha Pemberi rezeki Yang mempunyai Kekuatan lagi Sangat Kokoh.

7. Surat Al-an’am ayat 82


الَّذِينَ آمَنُوا وَلَمْ يَلْبِسُوا إِيمَانَهُمْ بِظُلْمٍ أُولَٰئِكَ لَهُمُ الْأَمْنُ وَهُمْ مُهْتَدُونَ

Orang-orang yang beriman dan tidak mencampuradukkan iman mereka dengan kezaliman (syirik), mereka itulah yang mendapat keamanan dan mereka itu adalah orang-orang yang mendapat petunjuk.

Baca juga tentang Ayat Alquran Tentang Cinta Kepada Wanita , Ayat Alquran Tentang Cinta Kepada Lawan Jenis ,  Ayat Al-Quran Tentang Tanggung Jawab , Dalil Tentang Senyum Dalam Islam , dan Hukum Mengambil Keuntungan Dari Membaca Al-Quran

Demikian surat surat yang berkaian dengan Asmaul Husna milik Allah SWT. Semoga dengan mengetahui surat – surat ini dapat menambah keimanan kita kepada Allah SWT. Aamiiin ya Rabbal A’lamiin.

Sumber:
https://dalamislam.com/landasan-agama/al-quran/ayat-ayat-tentang-asmaul-husna


13 AYAT – AYAT AL-QURAN TENTANG ILMU
15 PENYEBAB TIMBULNYA FIRQAH DALAM ISLAM YANG WAJIB DIHINDARI




Sabtu, 16 Mac 2019

Indahnya Al Quran. 9253.



Saturday, 17 March 2012 

Surat Al-Kawthar (The Abundance) - سورة الكوثر

بسم الله الرحمن الرحيم
108:1 


Inna aAAtaynakaalkawthar
Sesungguhnya Kami telah mengurniakan kepadamu (wahai Muhammad) kebaikan yang banyak (di dunia dan di akhirat) 

108:2 
Fasalli lirabbika wanhar
Oleh itu, kerjakanlah sembahyang kerana Tuhanmu semata-mata, dan sembelihlah korban (sebagai bersyukur).  

108:3  
Inna shani-aka huwa al-abtar
Sesungguhnya orang yang bencikan engkau, Dia lah yang terputus (dari mendapat sebarang perkara yang diingininya)   
Surah ini adalah surah yang paling pendek. Ia hanya mengandungi 3 ayat yang diturunkan di Makkah. Al-Kausar bermaksud sebuah sungai yang mengalir di syurga. Kolam sungai ini diperbuat daripada batu permata yang indah dan cantik. Rasa air sungai ini lebih manis daripada madu. Warnanya pula lebih putih daripada susu dan lebih wangi daripada kasturi.

Surah ini disifatkan sebagai penghibur hati Nabi Muhammad SAW kerana diturunkan ketika baginda bersedih atas kewafatan dua orang yang sangat dikasihinya iaitu anak lelaki baginda Ibrahim dan bapa saudara baginda Abu Talib.

Pelbagai khasiat terkandung di dalam surah ini yang boleh kita amalkan sebagai penawar :

Membaca surah ini ketika hujan turun sambil berdoa, mudah-mudahan Allah memakbulkan doa kita.

Jika kehausan dan ketiadaan air,bacalah surah ini dan gosokkan tangan di leher,InsyaAllah hilang dahaga.

Jika sering mengalami sakit mata,umpamanya mata berair,gatal-gatal ataupun bengkak,sapukan air mawar yang telah dibaca surah ini sebanyak 10 kali pada mata,insyaAllah sembuh.

Jika rumah dipercayai terkena sihir,bacakan surah ini sebanyak 10 kali,mudah-mudahan Allah memberi ilham kepada kita di mana letaknya sihir itu.

Jika dibaca 1000 kali,insyaAllah rezeki akan bertambah.

Jika rajin membaca surah ini,hati akan menjadi lembut dan khusyuk ketika menunaikan solat.

Sekiranya seseorang teraniaya sehingga dimasukkan ke penjara,bacalah ayat ini sebanyak 71 kali,InsyaAllah pertolongan Allah akan datang kepadanya disebabkan dia tidak bersalah tetapi telah dizalimi.

Sesuatu yang baik akan datang apabila kita mengamalkannya selalu. Justeru amalkanlah membaca surah ini atau surah-surah lain secara kerap agar apa yang diinginkan dalam hidup akan tercapai dan akan mendapat kebahagiaan dan kerahmatan di dunia mahupun di akhirat. Teringat kata-kata seorang ustaz bahawa bukan sesuatu ayat atau zikir yang dapat memberikan segalanya, tetapi semua itu berlaku dengan kehendak dan kekuasaan Allah. Kesimpulannya supaya kita tidak mengiktikadkan sesuatu itu sebagai berkuasa padahal segala kekuasaan adalah milik Allah AzzaWajalla.

Ya Allah sesungguhnya dunia kini penuh dengan fitnah dan tipu daya. Manusia saling hidup untuk merosakkan manusia lain, menfitnah antara satu sama lain, menzalimi sesama manusia, inikah tandanya dunia sudah benar-benar hampir kiamat?

Yang bhatil ditegakkan, yang hak dipermainkan dan diperlekehkan. Selamatkanlah kami dalam iman, matikanlah kami di dalam iman dan tempatkanlah kami bersama orang yang beriman. Amin Yarrabbal 'Alamin

Setiap surah punya khasiat yang tersendiri..tinggal diri kita sahaja yang perlu mengamalkannya..


Shahadah

Pelajar Disuruh Melukis Rasulullah, Gambarannya Amat Menyentuh Hati & Membuatkan Anda Terpegun..
Video pendek dari Mokhtar Awards ini berkisar tentang kisah seorang pelajar Perancis yang diarah melukis Rasulullah SAW di dalam kelas selepas berlakunya serangan Charlie Hebdo pada January 2015 dan gambaran pelajar tersebut membuatkan gurunya terpegun.

 “…the teacher did not let me speak when I wanted to explain to her. I can’t blame her. She’s probably never learnt to love someone she hasn’t seen. But me, I love you without seeing you…”

Jom Lihat Video Di Bawah:
Pelajar Disuruh Melukis Rasulullah, Gambarannya Amat Menyentuh Hati & Membuatkan Anda Terpegun.. - Sehinggit Media News

SURAH AL MULK
•••••••••••••••••••••••


Surah Al Mulk adalah surah keamanan dan keselamatan, kerana ia menyelamatkan pembaca-pembacanya dari siksa kubur. Sejarah telah membuktikan seperti yang berlaku di zaman Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam. Ibnu Abbas menceritakan:

"Pernah suatu ketika setengah para sahabat berkhemah di atas kubur. Mereka sebenarnya tidak menyangka tempat itu adalah kubur. Setelah beberapa ketika berada di dalam khemah, mereka tiba-tiba terdengar suara orang membaca Surah Al Mulk dari mula hinggalah akhirnya. Suara itu datangnya dari dalam tanah. Tahulah mereka, sebenarnya mereka sedang berkhemah di atas kubur. Kemudian hal itu diadukan kepada Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam lalu baginda bersabda yang bermaksud: "Surah Al Mulk adalah surah pelepasan kerana ia menghindar pembacanya dari azab neraka."

Meskipun begitu, Surah Al Mulk juga mempunyai kelebihan-kelebihan yang lain. Di sini penulis bentangkan sebahagian daripadanya sahaja.

Di antaranya:

1. Abu Hurairah meriwayatkan hadis, katanya yang bermaksud: "Sesungguhnya di dalam Al-Quran itu, ada satu surah yang mengandungi 30 ayat, ia mensyafaat bagi lelaki yang membacanya. Maka selagi mana lelaki itu membacanya, selagi itu pula ia meminta ampun unutuknya. Surah itu ialah surah Al Mulk."

2. Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam bersabda yang bermaksud: "Surah Al Mulk itu memelihara dan menghindarkan pembacanya dari azab kubur."

3. Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam bersabda yang bermaksud: "Aku sungguh gembira, sekiranya orang mukmin sentiasa membaca surah Al Mulk sehingga seolah-olah surah itu tertulis di dalam hatinya."

4. Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam bersabda yang bermaksud: "Barangsiapa membaca surah Al Mulk setiap malam, diselamatkannya dari azab kubur."

5. Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam bersabda yang bermaksud: "Sesiapa membaca surah Al Mulk pada mana-mana malam, nescaya datang ke dalam kuburnya surah itu sebagai pengganti untuk bersoal jawab dengan Munkar Nakir.."

6. Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam bersabda yang bermaksud: "Sesungguhnya di dalam Al-Quran ada satu surah yang terkandung 30 ayat. Surah itu ialah surah Al Mulk. Ia akan datang kepada pembacanya untuk membantu bersoal jawab dalam kubur sehinggalah mereka selamat masuk ke dalam Syurga."

7. Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam bersabda yang bermaksud: "Sebahagian surah-surah yang terdapat di dalam Al-Quran ada satu surah yang mengandungi 30 ayat. Surah itu surah Al Mulk. Ia memberi syafaat kepada orang yang membacanya dengan mengeluarkannya dari Neraka dan memasukkannya ke dalam Syurga."

8. Ulama berkata: "Sesungguhnya Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam tidak akan beradu melainkan setelah membaca surah As Sajadah dan surah Al Mulk."

9. Ulama berkata: "Sesungguhnya surah Al Mulk itu melepaskan pengamal-pengamalnya dari kena azab. Ia akan bersoal jawab pada hari kiamat di hadapan tuhan kerana menuntut kelepasan mereka yang mengamalkannya dari azab api Neraka."

10. Saiyidina 'Ali berkata: "Barangsiapa mengamalkan surah Al Mulk, nescaya dibawa ia pada hari kiamat di atas sayap malaikat serta wajahnya yang cantik seperti nabi Yusuf."

11. Ulama berkata: "Sesungguhnya surah Yasin dan surah Al Mulk terkandung di dalamnya beberapa rahsia dan kelebihan. Barangsiapa mengamalkannya nescaya ia mendapat rahsia-rahsia dan kelebihan-kelebihan itu serta dikasihi oleh semua manusia dan juga menjadi hebat pada pandangan makhluk."

12. Saiyidina 'Abdullah bin Abbas berkata: "Barangsiapa membaca surah Al Mulk sehingga menjadi amalan wiridnya, nescaya ia mendapat bantuan dan pertolongan dari Allah Subhanahu wa Ta'ala di dalam kuburnya. Bila azab hendak datang ke pihak kepala, terdengar satu seruan: "Tidak boleh engkau datang ke pihak kepala ini kerana ada surah Al Mulk."

Begitulah keadaanya bila azab itu pergi ke pihak kaki dan perutnya. Kerana semuanya mengandungi surah Al Mulk."



SURAH AL-HUR AYAT 1 HINGGA 5


Alif Lam Ra, Surah ini adalah sebagian dari ayat ayat Kitab yg sempurna yaitu ayat ayat Al Qur'an yg memberi penjelasan. Orang kafir itu kdg kdg nanti di akhirat menginginkan,  sekiranya mereka dahulu di dunia menjdi org muslim. Biarkan mereka di dunia ini mkn dan bersenang senang dan dilalaikan olih angan angan kosong mereka, kelak mereka akan mengetahui akibat perbuatannya. Dan Kami tidak membinasakan suatu negeri, melainkan sudah ada ketentuan yg ditetapkan baginya. Tiada suatu umat pun yg dpt mendahului ajalnya, dan tidak pula dpt meminta penundaan nya. AYAT PERTAMA SEHINGGA KE LIMA, SURAH KE 15 AL-HUR.

Also Read:
SURAH AL-HUR AYAT 1 HINGGA 5 ~ #JMBELOG

KETAHUILAH ANTARA 9 KHASIAT SURAH AL-IKHLAS YANG MENAKJUBKAN

SURAH Al-Ikhlas, sepertimana surah-surah al-Quran yang lain juga memiliki banyak rahsia yang terkandung di dalamnya. Dinamakan surah Al Ikhlas, kerana dia menyelamatkan orang yang membacanya dari kesusahan dunia akhirat, dari kesusahan sakaratul maut, dari kesusahan kegelapan malam dan dari segala kesusahan risiko di hari kiamat.
Ternyata ada waktu tertentu yang dianjurkan membaca surat Al-Ikhlas. Berikut sembilan waktu yang dianjurkan untuk mengamalkan surat Al-Ikhlas:

Pertama: waktu pagi dan subuh

Pada malam hujan lagi gelap gelita kami keluar mencari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam untuk solat bersama kami, lalu kami bertemunya. Beliau bersabda, 

“Apakah kamu telah solat?” Namun sedikitpun aku tidak berkata-kata. Beliau bersabda, “Katakanlah“. Namun sedikit pun aku tidak berkata-kata. Beliau bersabda, “Katakanlah“. Namun sedikit pun aku tidak berkata-kata. Kemudian beliau bersabda, “Katakanlah“. Hingga aku berkata, “Wahai Rasulullah, apa yang harus aku katakan?” 

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Katakanlah (bacalah surah) QUL HUWALLAHU AHAD DAN QUL A’UDZU BIRABBINNAAS DAN QUL A’UDZU BIRABBIL FALAQ ketika subuh dan pagi sebanyak tiga kali, maka dengan ayat-ayat ini akn mencukupkanmu (menjagamu) dari segala keburukan.” (HR. Abu Daud no. 5082 dan An Nasai no. 5428. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini hasan)

Kedua: sebelum tidur

“Nabi shallallahu ’alaihi wa sallam ketika berada di tempat tidur di setiap malam, beliau menadahkan kedua tapak tangannya lalu kedua tapak tangan tersebut ditiup dan dibacakan ’Qul huwallahu ahad’ (surah Al Ikhlas), ’Qul a’udzu birobbil falaq’ (surah Al Falaq) dan ’Qul a’udzu birobbin naas’ (surah An Naas). Kemudian beliau mengusapkan kedua tapak tangan tadi pada anggota tubuh yang mampu dijangkau dimulai dari kepala, wajah, dan tubuh bahagian depan. Beliau melakukan yang demikian sebanyak tiga kali.” (HR. Bukhari no. 5017)

Ketiga: ketika ingin meruqyah (membaca do’a dan wirid untuk penyembuhan ketika sakit)

Dari ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha, dia berkata, “Apabila Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam hendak tidur, beliau akan meniupkan ke tapak tangannya sambil membaca QUL HUWALLAHU AHAD (surah Al Ikhlas) dan Mu’awidzatain (Surah An Naas dan Al Falaq), kemudian beliau mengusapkan ke wajahnya dan seluruh tubuhnya.

Aisyah berkata, “Ketika beliau sakit, beliau menyuruhku melakukan hal itu (sama seperti ketika beliau hendak tidur,).”

Keempat: Wirid sesudah Solat (sesudah salam)

“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam memerintahkan padaku untuk membaca mu’awwidzaat  di akhir solat (sesudah salam).” (HR. An Nasai no. 1336 dan Abu Daud no. 1523. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih). Yang dimaksud mu’awwidzaat adalah Surah Al Ikhlas, Al Falaq dan An Naas sebagaimana dikatakan oleh Ibnu Hajar Al Asqolani. (Fathul Bari, 9/62)

Kelima: dibaca ketika mengerjakan solat sunnah fajar (qobliyah subuh)

“Sebaik-baik Surah yang dibaca ketika dua raka’at qobliyah shubuh adalah Qul huwallahu ahad (Surah Al Ikhlas) dan Qul yaa ayyuhal kaafirun (Surah Al Kafirun).” (HR. Ibnu Khuzaimah 4/273.

Syaikh Al Albani mengatakan dalam Silsilah Ash Shohihah bahawa hadits ini shahih. Lihat As Silsilah Ash Shohihah no. 646). Hal ini juga dikuatkan dengan hadits Ibnu Mas’ud yang akan disebutkan pada point berikut.

Keenam: dibaca ketika mengerjakan solat sunnah ba’diyah maghrib

“Aku tidak dapat mengira kerana sangat sering aku mendengar bacaan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam membaca Surah pada solat dua raka’at ba’diyah maghrib dan pada solat dua raka’at qobliyah subuh iaitu Qul yaa ayyuhal kafirun (Surah Al Kafirun) dan qul huwallahu ahad (Surah Al Ikhlas).” (HR. Tirmidzi no. 431. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini hasan shahih)

Ketujuh: dibaca ketika mengerjakan solat witir tiga raka’at

“Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam membaca pada raka’at pertama: Sabbihisma robbikal a’la (Surah Al A’laa), pada raka’at kedua: Qul yaa ayyuhal kafiruun (Surah Al Kafirun), dan pada raka’at ketiga: Qul huwallahu ahad (Surah Al Ikhlas) dan mu’awwidzatain (Surah Al Falaq dan An Naas).” (HR. An Nasai no. 1699, Tirmidzi no. 463, Ahmad 6/227).

Kelapan: dibaca ketika mengerjakan solat Maghrib (solat wajib) pada malam jumaat

“Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa ketika solat maghrib pada malam Jumaat membaca Qul yaa ayyuhal kafirun’ dan ‘Qul ‘ huwallahu ahad’. ” (Syaikh Al Albani dalam Takhrij Misykatul Mashobih (812) mengatakan bahwa sanad hadits ini shahih)

Kesembilan: ketika solat dua rak’at di belakang makam Ibrahim setelah tawaf

“Lantas Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam menjadikan makam Ibrahim antara dirinya dan Ka’bah, lalu beliau melaksanakan solat dua rakaat. Dalam dua rakaat tersebut, beliau membaca Qulhuwallahu ahad (Surah Al Ikhlas) dan Qul yaa-ayyuhal kaafirun (Surah Al Kafirun). Dalam riwayat yang lain dikatakan, beliau membaca Qul yaa-ayyuhal kaafirun (Surah Al Kafirun) dan Qulhuwallahu ahad (Surah Al Ikhlas).” (Disebutkan oleh Syaikh Al Albani dalam Hajjatun Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, hal. 56)


sumber : binusrah
KETAHUILAH ANTARA 9 KHASIAT SURAH AL-IKHLAS YANG MENAKJUBKAN - Tarbiyah Islam

SURAH IBRAHIM AYAT 9


Allah berfirman. Apakah belum sampai kpdmu berita org org sebelum kamu iaitu kaum Nuh, 'Ad, Samud, dan org org setelah mereka. Tiada yg mengetahui mereka selain Allah. Rasul rasul telah dtg kpd mereka membawa bukti bukti yg nyata, namun mereka menutupkan tgnnya ke mulutnya kerana kebencian, dan berkata, "Sesungguhnya kami tidak percaya akan bukti bahawa kamu diutus kpd kami, dan kami benar benar dlm keraguan yg menggelisahkan terhadap apa yg kamu serukan kpd kami. "  AYAT 9 SURAH KE 14 IBRAHIM.
SURAH IBRAHIM AYAT 9 ~ #JMBELOG

Ngaji Quran | Surah al Fatihah

Surah inipun dinamai patihatul-kitab bererti pembukaan kitab,kerana kitab al-Qur'an dimulai atau dibuka dengan surah ini.Dia (al-Fatihah) yang mulai ditulis di dalam Mushhaf,dan dia yang mulai dibaca ketika tilawatil Qur'an , meskipun bukan dia surah yang mula-mula diturunkan kepada Nabi Muhammad s.a.w.

Nama Surat al- Fatihah ini memang telah mashur sejak permulaan nubuwwat.
Ngaji Quran | Surah al Fatihah
Adapun tempat dia diturunkan,pendapat yang lebih kuat ialah yang menyatakan bahawa surah ini diturunkan di Mekkah. Al-Wahidi menulis di dalam kitabnya Asbabun-Nuzul dan as-Tsa'labi di dalam tafsirnya riwayat dari Ali bin Abu Thalib,dia berkata bahawa kitab ini diturunkan di Mekah,dari dalam suatu perbendaharaan di bawah 'Arsy .
Menurut suatu riwayat lagi dari Abu Syaibah di dalam al-Mushan­naf dan Abu Nu'aim dan al-Baihaqi di dalam Dalailun- Nubuwwah, dan as-Tsa'labi dan al-Wahidi dari hadits Amer bin Syurahail , bahawa setelah Rasulullah s.a.w mengeluhkan pengalamannya di dalam gua (Satu bukit Jabal Nur yang memiliki gua.Gua itu adalah Gua Hira) itu setelah menerima wahyu pertama,kepada Khadijah, lalu beliau dibawa oleh Khadijah kepada Waraqah, maka beliau ceritakan kepadanya,bahawa apabila dia telah memencil seorang diri didengarnya suara dari belakangnya: "Ya Muhammad, ya Muhammad, ya Muhamad ! Mendengar suara itu akupun lari." Maka berkatalah Waraqah: "Jangan engkau berbuat begitu; tetapi jika engkau dengar suara itu,tetap tenanglah engkau, sehingga dapat engkau dengar apa lanjutan perkataannya itu".
Selanjutnya Rasulullah s.a.w berkata:

"Maka datang lagi dia dan terdengar lagi suara itu : "Ya Muhammad ! Katakanlah : Bismillahir-Rahmanir-Rahim, Alhamdulillahi-Rabbil­`Alamin, sehingga sampai kepada Waladh-Dhaalin". 

Demikian Hadits itu.

Abu Nu'aim di dalam ad-Dalaail meriwayatkan pula tentang seorang laki-laki dari Bani Salamah, dia berkata : 

"Tatkala pemuda ­pemuda Bani Salamah masuk Islam , dan Islam pula anak dari Amer Jumawwah, berkatalah isteri Amer itu kepadanya : "Sukakah engkau mendengarkan dari ayah engkau sesuatu yang telah diriwayatkan dari padanya ? "Anak itu lalu bertanya kepada ayahnya apakah agaknya riwayat tersebut lalu dibacanya : "Alhamdulillahi Rabbil `Alamin" (sampai ke akhir).

Yang memanggil Rasulullah s.a.w itu adalah Malaikat Jibril a.s.Sedangkan Waraqah adalah seorang yang alim faham tentang ahli kitab dan mengenai ciri-ciri (malaikat yang menyampaikan wahyu) malaikat Jibril a.s.

Sedang kejadian itu ialah di Mekah.

Ibnu al-Anbari pun meriwayatkan bahawa dia menerirna riwayat dari Ubadah bin as-Shamit bahawa surah Fatihatul-Kitab ini memang diturunkan di Mekah. Sungguhpun demikian ada juga satu riwayat yang diterima oleh perawi-perawinya dari Mujahid , bahawa beliau ini berpendapat bahawa surah ini diturunkan di Madinah .

Tetapi, entah kerana sengaja hendak mengumpulkan di antara dua pendapat, ada pula segolongan yang menyatakan bahawa Surah diturunkan dua kali, pertama di Mekkah, kemudian diturunkan sekali lagi di Madinah.

Tetapi menjadi lebih kuatlah pendapat golongan yang terbesar tadi bila kita ingat bahawa solat lima waktu mulai di fardhukan ialah sejak di Mekah , sedang solat itu dianggap tidak sah kalau tidak membaca al-Fatihah menurut Hadits :

 "Tidaklah (sah) solat bagi siapa yang tidak membaca Fatihatul Kitab." (Hadits ini dirawikan oleh al-Jama'ah, daripada Ubadah bin as Shamit).
Dia termasuk satu Surah yang mula-mula turun. Meskipun Iqra' sebagai lima ayat permulaan dari Surah al-`Alaq yang terlebih dahulu turun, kemudian itu pangkal surah Ya Ayyuhal Muddatstsir, Kemudian itu pangkal surah Ya Ayyuhal Muzzammil, namun turunnya ayat-ayat itu terpotong-potong. Tidak satu surah lengkap. Maka al-Fatihah sebagai surahyang terdiri dari tujuh ayat, ialah Surah lengkap yang mula-mula sekali turun di Mekah.

Di dalam surah 15 (al-Hijr), ayat 87 ada disebut "Tujuh yang diulang-ulang (Sab'an minal matsaani). Menurut Ibnu Katsir yang dimaksud ialah surah al -Fatihah ini juga, sebab al-Fatihah dengan ketujuh ayatnya inilah yang diulang-ulangi tiap-tiap rakaat solat, baik yang fardhu ataupun yang sunnat. Oleh sebab itu maka Sab'ul Matsaani , adalah nama Surah ini juga.

Di dalam surah 3 (Ali-Imran) ayat 7, ada disebut Ummul Kitab, ibu dari kitab. Menurut Imam Bukhari di dalam permulaan tafsirnya, yang dinamai dengan nama Ummul Kitab itu ialah al- Fatihah ini, sebab dia yang mula ditulis dalam sekalian Mushaf dan dia yang mulai dibaca di dalam solat. Cuma Ibnu Sirin yang kurang sesuai dengan penamaan demikian. Dia lebih sesuai jika dinamai Fatihatul Kitab saja. Sebab di dalam surah 13 (ar-Ra'ad) ayat 39 terang dikatakan bahawa Ummul  Kitab yang sebenarnya ada di sisi Allah.

Tetapi beberapa Ulama lagi tidak keberatan menamainya juga Ummul Qur'an, ertinya ibu dari seluruh isi al-Qur'an,kerana ada sebuah Hadits yang dirawikan oleh Imam Ahmad rahimahullah dari Abu Hurairah r.a, bahawa Rasulullah s.a.w bersabda : 

"Dia adalah ibu al-Qur'an , dan dia adalah Fatihatul kitab dan dia adalah tujuh yang diulang-ulang."

Penulis Tafsiral-Kasysyaaf menyebutkan lagi namanya yang lain, iaitu al Kanz(Perbendaharaan), al- Wafiyah (yang melengkapi), al Hamd (puji-pujian) dan surah as-Shalah (solat). Dan menurut riwayat as-Tsaalabi dari Sufyan bin Uyaynah, Surah inipun bernama al- Waqiyah (Pemelihara dari kesesatan), Sebab dia mencukupi Surah-­surah yang lain, sedang Surah-surah yang lain tidak mencukupi kalau belum bertali dengan dia. Tadi dia beri nama Perbendaharaan,kerana menurut riwayat All bin Abu Thalib tadi, dia diturunkan dari Perbendaharaan di bawah Arsy.

Dia bernama Melengkapi, sebab seluruh Syariat lengkapnya tersimpul dalamnya. Dia bernama Puji pujian, sebab dipangkali dengan puji kepada Allah. Dan dia bernama Surah solat, kerana tidak sah solat kalau al-fatihah tidak dibaca.

Bilamana kita kelak telah sampai kapada penafsiran isinya, dapatlah kita fahami bahawa segala nama itu memang sesuai dengan al-fatihah. Apatah lagi pokok ajaran Islam yang sejati, yang menjadi ibu dari segala pelajaran, iaitu Tauhid, telah menjadi isi dari ayat-ayatnya itu pertama sampai akhir.

Tidak ada puji, apapun macamnya puji untuk yang lain, hanya untuk Allah semata-mata. Dan di dalam ayat itu telah tersebut Tuhan sebagai Robbi, atau Robbun, yang bererti Pemelihara, Pengasuh, Pendidik dan Penyubur. Diikuti oleh ayat yang menyebut dua nama Allah, iaitu Ar-Rahman, Yang Maha Murah dan Ar-Rahim Yang Maha Penyayang, nampaklah betapa pertalian Khaliq dengan MakhlukNya, yang kelak di dalam al-Qur'an akan diuraikan berulang-ulang. Kemudian pokok ajaran utama dari al Quran ialah tentang hari   pembalasan, Hari Kiamat, Hari Berbangkit, dari ilal syurga dan neraka; semuanya ini telah tersimpul dalam ayat " Maliki yaumiddin" yang mempunyai hari pembalasan.

Sebagai kesempatan ibadah kepada Allah, dan tidak ada ibadat buat yang lain, iaitu isi yang sejati dari Tauhid, maka datanglah ayat: " Iyyaka na'budu wa iyyaka nasta'in". Hanya engkau yang kami sembah dan hanya kepada Engkaulah tempat kami memohon pertolongan.

Untuk mencapai redha Allah, maka Tuhan menunjukkan garis jalanNya yang harus ditempuh, lalu Allah mengutus Rasul-rasulNya membawa Syariat dan memimpin kepada manusia bagaimana menempuh jalan itu; Isi Al-Qur'an yang ini tersimpul dalam ayat "Ihdinas Shirothol Mustaqim".

Kemudian itu al-Qur' an berisi khabar yang menggembirakan bagi orang yang taat dan patuh, kebahagiaan di dunia dan syurga di akhirat yang di dalam istilah agama disebut wa'ad, ini telah terkandung di dalam ayat "Shirotholladzina an `amta `alaihim ", jalan yang telah Engkau beri nikmat atasnya. Kemudian al-Qur'an pun memberikan ancaman seksa dan azab bagi orang yang lengah dan lalai, kufur dan durhaka, yang disebut wa'id. Maka tersimpul pulalah kata al-Qur'an ini pada hujung surah tentang orang yang maghdhub, kena murka Tuhan, dan orang yang dhoollin, orang yang sesat. Demikian pula al-Qur'an menceritakan keadaan umat-umat yang telah terdahulu, yang telah binasa dan hancur kerana dimurkai Tuhan, dan diceritakan juga kaum yang sesat dari jalan yang benar; itupun telah tersimpul di dalam kedua kalimat maghdhubi dan dhoollin itu.

Menilik yang demikian itu dapatlah kita pahami apa sebab maka al-Fatihah itu disebut Ummul Kitab atau Fatihatul-kitab, yang pada pembukaan telah disimpul isi dari 114 surah yang mengandung 6.236 ayat itu.

Rujukan:Tafsir Azhar
Ngaji Quran | Surah al Fatihah - wannursyarifah