Umar Bin Khattab: Suatu Negeri akan Hancur Jika Para Pengkhianat Jadi Petinggi, dan Harta Dikuasai Orang-orang Fasik
Posted on
….Kepada para komandan pasukan, Umar Radiyallahu Anhu mengatakan: “..Perintahkan manusia agar pergi haji dan barangsiapa yang tidak mampu , maka hajikan dia dari harta Allah..”… (Dari disertasi DR. Jabirah bin Ahmad Al Haritsi, pada program S3 Ekonomoi Islam Fakultas Syariah dan Studi Keislaman Universitas Ummul Qura Makkah dengan predikat Summa Cumlaude)
~~~~~~~~~~
Umar bin Khatab Radiyallahu Anhu adalah Khalifah yang berhasil membangun dan meletakkan dasar-dasar ekonomi kokoh berdasarkan keimanan dan Tauhid kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala. Beliau adalah orang yang terakhir kali bisa makan dan beristirahat setelah yakin penduduk sudah terjamin kesejahteraannya. Beliau sangat zuhud terhadap keduniawiaan dan itu diberlakukannya pada keluarganya. Umar Radiyallahu anhu sangat terkenal dengan pengawasan terhadap rakyatnya dan ketegasannya terhadap orang-orang yang melakukan penyimpangan, khususnya apabila orang yang melakukan penyimpangan itu adalah orang yang bertanggung jawab terhadap pekerjaan umum seperti Gubernur, hakim, pemungut zakat.
Dalam masa sekarang ini dimana negara-negara di dunia terbagi menjadi negara kapitalis, negara sosialis dan lain-lain sesuai dasar sistem ekonomi yang diikuti oleh setiap negara. Ini menunjukkan begitu kuatnya hubungan antara politik dan ekonomi yang saling mempengaruhi secara timbal balik. Umar Radiyallahu anhu menjelasakan bahwa kerusakan sistem pemerintahan dan dikuasainya berbagai urusan oleh orang-orang yang fasik merupakan sebab kehancuran pilar-pilar umat; dimana beliau mengatakan,” Suatu negeri akan hancur meskipun dia makmur.” Mereka berkata,” Bagaimana suatu negeri hancur sedangkan dia makmur?” Ia menjawab ,” Jika orang-orang yang penghianat menjadi petinggi dan harta dikuasai oleh orang-orang yang fasik.”
Sesungguhnya ekonomi kontemporer mengakui sebab-sebab yang menghancurkan terhadap kerusakan ekonomi dan bahwasanya itu merupakan faktor yang sangat berpengaruh terhadap usaha pengembangan ekonomi khususnya di negara-negara berkembang). Oleh karena itu , Umar R.a berupaya keras dalam mewujudkan sistem pemerintahan yang baik. Bahkan seringkali beliau bertanya kepada sebahagian sahabatnya agar mereka mengemukakan pendapat mereka untuk mengetahui faktor-faktor kebaikan. Contohnya kepada Muadz bin Jabal ,” Apakah pilar perkara ini ya Muadz?‘ Ia berkata,”Islam, karena dia adalah fitrah; ikhlas , karena dia adalah substansi agama, dan ketaatan karena dia adalah perlindungan.
Dari fikih Ekonomi Umar r.a. semasa pemerintahannya ,ada beberapa point yang menyebutkan kriteria sistem pemerintahan yang baik yaitu:
- Pemerintah melaksanakan tugasnya nya yang terpenting yaitu menjaga agama dengan cara menetapkan hukum-hukumnya dan berjihad melawan musuh, menjaga harta kaum muslimin yaitu dengan mengumpulkan dan membagikannya sesuai syariah, menegakkan keadilan dengan merealisasikan kemanan dan ketentraman , berupaya mewujudkan kesejahteraan ummat dengan memperhatikan orang-orang yang membutuhkan.
- Melibatkan ummat dengan cara musyawarah ataupun memberikan andil ummat kepada pengawasan terhadap jalannya pemerintah dengan cara menasehati dan meluruskannnya.
- Ada hak ummat menuntut pemerintah jika pemerintah mengabaikan pelaksanaan apa yang menjadi hak-hak ummat. Dalam hal ini Umar sangat peduli untuk mengetahui pendapat umum dan ia bertanya kepada Malik , sahabat dekatnya di rumah seraya mengatakan ,” wahai Malik , bagaimana keadaaan manusia?” ia menjawab ” Manusia dalam keadaan baik .”. Lalu Umar bertanya lagi “Apakah kamu mendengar sesuatu ?” Malik menjawab ” Aku tidak mendengar melainkan kebaikan”. Pertanyaan ini berulang sampai tiga kali. Maka Malik berkata padanya pada hari ketiga, “Apa yang kamu khawatirkan dari manusia?” Umar menjawab, ” Bagaimana kamu ini Malik! Aku khawatir jika Umar mengabaikan sebagian hak kaum muslimin lalu mereka datang kepadanya dengan bendera dan menanyakan hak mereka ?” Dan diantara nasehat Umar kepada para gubernurnya adalah ” Janganlah kamu memukul kaum muslimin, karena dengan itu kamu menistakan mereka. Dan janganlah kamu menghalangi hak mereka, karena dengan itu kamu menjadikan mereka untuk mendurhakai kamu..”
- Adanya Kestabilan yang tidak mengakibatkan kepada pergolakan dan kegoncangan. Kestabilan politik disini adalah dengan mengharamkan seorang muslim mendurhakai pemimpinnya.
- Pengembangan ekonomi ini menuntut adanya sistem manajemen yang memudahkan lajunya roda pengembangan dan menghilangkan rintangan dari jalannya, dimana sebagian bentuk manajemen dan sistem pengawasan yang terdapat dalam fikih ekonomi Umar r.a adalah sbb :
b. Pengawasan harta
c. Pengawasan kerja dan pengaturannya
d. Perlindungan lingkungan
Menurut Fiqih ekonomi tersebut, bahwasanya ada korelasi antara pengembangan ekonomi dalam kacamata Islam dengan terwujudnya suatu lingkungan yang islami dalam segala aspek kehidupan. Dan dari dua diantara lima pilar-pilar pengembanganan ekonomi ( sebagaimana dikemukakan dalam disertasi Dr Jaribah bin Ahmad dari tesisnya yang membahas mengenai itu) adalah
1. Kesalehan ummat
Sesungguhnya kesalahehan ummat adalah dengan mengimani Islam sebagai akidah dan syariah dan pengaplikasiannya dalam segala aspek kehidupan.
Ketika seorang muslim meyakini bahwa dia sebagai Khalifah di bumi, ini akan mendorongnya melakukan pengembangan ekonomi karena ini merupakan hak dan sarana ummat. Dan jika ini dilakukakannya sepenuh hati karena Allah (ikhlas) maka akan menjadi ibadahnya dihadapan Allah Ta’ala.
Disisi lain , ketaatan dan kemaksiatan juga berdampak dalam kehidupan ekonomi umat, dimana ketaatan akan menjadi sebab diperolehnya keberkahan dalamn segala sesuatu, sedangkan kemaksiatan berakibat tercerabutnya keberkahan dari segala sesuatu . Allah berfirman dalam QS al A’Raf : 96
{وَلَوْ أَنَّ أَهْلَ الْقُرَى آمَنُوا وَاتَّقَوْا لَفَتَحْنَا عَلَيْهِمْ بَرَكَاتٍ مِنَ السَّمَاءِ وَالْأَرْضِ وَلَكِنْ كَذَّبُوا فَأَخَذْنَاهُمْ بِمَا كَانُوا يَكْسِبُونَ} [الأعراف: 96]
” jikalau sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertakwa, pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi, tetapi mereka mendustakan( ayat-ayat Kami) itu, maka Kami siksa mereka disebabkan perbuatannya..”
Umar Radiyallahu anhu mengegaskan dalam pernyataannya ;”… Sesungguhnya dunia adalah kesenangan yang menawan, maka barang siapa mengambilnya dengan cara yang benar, dia akan mendapatkan keberkahan di dalamnya, dan barang siapa mengambilnya dengan cara tidak benar maka dia seperti orang yang makan dan tidak pernah kenyang.
2. Kebaikan sistem
Pemerintah adalah perangkat politik dan apa yang muncul darinya terkait sistem pemerintah. Sebab dengan kebaikan perangkat politik, konsistensi pemahaman politik bagi individu dan kebaikan hubungan antara rakyat dan pemerintah, maka akan meletakkan laju pesatnya pengembangan ekonomi pada jalan yang semestinya.
Contoh sikap Umar sebagai pejabat negara dapat dilihat dari perkataaan antara lain tehadap para gubernurnya ” Sesungguhnya aku tidak menguasakan kepadamu atas urusan arah, harga diri serta harta kaum muslimin, namun aku mengutus kamu untuk menegakkan shalat, membagi fai’ mereka dan menetapkan hukum dengan Adil.
Kepada para komandan pasukan Umar Radiyallahu Anhu mengatakan :“..Perintahkan manusia agar pergi haji dan barangsiapa yang tidak mampu , maka hajikan dia dari harta Allah..”
Perkataan Umar, ” Sungguh aku sangat berupaya agar tidak melihat kebutuhan manusia melainkan aku penuhinya, selama sebagian kita terdapat keleluasaan atas sebagaian yang lain. Tapi jika demikian itu tidak dapat dilakukan, maka kita memberi contoh dalam kehidupan kita sehingga kita sama dalam kecukupan”
Dalam fikih ekonomi Umar radiyallahu anhu kita dapatkan bahwasanya politik ekonomi dijalankan oleh pemerintah merupakan tolok ukur terpenting tentang baik atau tidaknya sistem pemerintah, sekaligus merupakan karekteristik sistem pemerintah itu. Sebagai bukti hal itu bahwa Umar Radiyallahu anhu mengatakan“‘ demi Allah.., aku tidak mengerti apakah aku khalifah atau seorang raja. Jika aku Raja maka demikian itu adalah perkara besar!” Maka seorang berkata,” Wahai Amirul Mukminin, sesungguhnya diantara keduanya terdapat perbedaan.” Ia berkata,” Apakah itu ? Ia menjawab, ‘Khalifah tidak mengambil melainkan dengan cara yang benar dan tidak meletakkannya melainkan dalam kebenaran dan Anda alhamdulillah seperti demikian itu.. Sedangkan raja adalah menindas manusia, lalu dia mengambil dari ini dan memberi yang ini.” Maka Umar pun diam. (Lr) eramuslim.com, Kamis, 3 Jumadil Akhir 1441 H / 30 Januari 2020
(nahimunkar.org)

Nahimunkar | Umar Bin Khattab: Suatu Negeri akan Hancur Jika Para Pengkhianat Jadi Petinggi, dan Harta Dikuasai Orang-orang Fasik
Muncul Virus Baru di China Selain Corona, #Hantavirus Bisa Membunuh dalam Hitungan Jam
Posted on by Nahimunkar.org
Belum usai China pulih dari hantaman Virus Corona COVID-19, muncul virus baru yang lebih mematikan. Ya, daya membunuh virus baru yang dijuluki Hantavirus ini ternyata lebih cepat, hanya dalam hitungan jam.
Dalam laporan yang dikeluarkan Global Times, Rabu 25 Maret 2020, seorang pria asal Provinsi Yunnan China meninggal setelah terpapar Hantavirus saat naik bus menuju Provinsi Shandong. Akibatnya, seluruh penumpang lainnya menjalani tes.
Apa itu Hantavirus?
Menurut Pusat Pengendalian Penyakit, virus yang satu ini menyebar lewat tikus dan lebih mematikan dari Virus Corona COVID-19. Orang yang terinfeksi akan mati dalam hitungan jam saja. “Hantaviruses yang di Amerika dikenal dengan ‘Dunia Baru’ Hantavirus dan virus ini dapat menyebabkan Hantavirus pulmonary syndrome (HPS). Hantavirus yang lain dikenal dengan ‘Dunia Lama’ Hantavirus yang kebanyakan di Eropa dan Asia. Virus yang ini menyebabkan Hemorrhagic fever dengan renal syndrome (HRFS),” tulis CDC di situs resminya.
Kemunculan Hantavirus ini membuat panik karena bersamaan dengan mewabahnya Virus Corona COVID-19 yang telah menginfeksi sebanyak 400 ribu orang lebih dan telah membunuh puluhan ribu orang di seluruh penjuru dunia. Yang sedikit melegakan, meski daya membunuhnya lebih dasyat dari Virus Corona COVID-19 namun virus ini tak menular dari satu manusia ke manusia. Berbeda dengan COVID-19 yang dapat menular sehingga saat ini telah menyebar.(viva)
Gelora News
25 Maret 2020
(nahimunkar.org)
Sumber:

Nahimunkar | Muncul Virus Baru di China Selain Corona, #Hantavirus Bisa Membunuh dalam Hitungan Jam
- 350 Kosakata Bahasa Arab Sehari-Hari dan Artinya…
- Bahasa Arab Nama-Nama Profesi Terlengkap
- Inaa Lillaahi wa innaa ilaihi raaji’uun, Mas Amir…
- Umar Bin Khattab: Suatu Negeri akan Hancur Jika Para…
- MMD vs MMD, Warganet: “Mending loe nga usah…
- Ramai Tagar #AnjingPeking, Julukan Untuk Buzzer yang…
- Dakwah Nabi Muhammad Shallallahu ‘alihi wa Sallam…
- Makalah Hadits Shahih, Hasan dan Dhaif serta Contohnya
- Jenazah Pendeta Perempuan Positif Corona di Batam…
- Tanda Kiamat yang Dijelaskan Melalui 14 Hadits Shohih
Mendadak Heboh Hantavirus di Tengah Virus Corona COVID-19, Apa Itu?
Rabu, 25 Maret 2020 11:27 Reporter : Mutia Anggraini
ilustrasi penyakit mematikan. www.abc.net.au
Merdeka.com - Penyebaran virus corona covid-19 yang merajalela di seluruh dunia memberikan rasa was was tersendiri bagi masyarakat. Berbagai tindakan dilakukan agar virus corona covid-19 ini dapat ditekan penularannya.
Belum usai dilanda kepanikan dan kegentingan oleh virus corona covid-19, publik dikejutkan kembali dengan munculnya Hantavirus di China. Informasi mengenai kemunculan Hantavirus ini dengan cepat tersebar melalui media sosia,l setelah publik dikejutkan dengan kasus kematian seorang pria di China oleh Hantavirus.
Sehingga Hantavirus tersebut menjadi suatu hal yang menimbulkan kekhawatiran tersendiri bagi sebagian orang. Lantas, apa sebenarnya Hantavirus tersebut?
Sejarah
United Nation melalui World Health Organization merilis sejarah waktu kemunculan kasus Hantavirus yang ada di seluruh dunia. Jadi, sebenarnya Hantavirus bukanlah merupakan variasi virus baru seperti informasi yang beredar di kalangan publik tersebut.
Dikutip dari WHO, kemunculan Hantavirus pertama kali pada tahun 2000 di Panama. Tidak hanya muncul sekali, Hantavirus kembali muncul pada tahun 2012 pada bulan September di Yosemite National Park, Amerika Serikat. Tujuh tahun kemudian, virus tersebut kembali menjangkit pada tanggal 4 Januari di Panama dan tanggal 23 Januari 2019 di Argentina.
Definisi
Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Eropa menyatakan, bahwa Hantavirus merupakan virus yang dibawa oleh hewan pengerat yang dapat menyebabkan gejala penyakit klinis pada manusia dengan berbagai tingkat keparahan yang berbeda-beda.
Penularan Hantavirus ke manusia terjadi melalui inhalasi urin, kotoran, ataupun air liur dari hewan pengerat yang terinfeksi. Melalui media tersebut, Hantavirus dapat dengan mudah masuk ke dalam tubuh manusia apabila terjadi kontak langsung.
Penyebab
Kasus Hantavirus di Eropa disinyalir ditularkan oleh tikus berleher kuning (Apodemus flavicollis) yang hanya dapat ditemukan di wilayah tenggara seperti Republik Ceko dan Jerman. Berbeda, di Benua Amerika justru merilis 4 hewan pengerat yang dapat menularkan Hantavirus yakni tikus cotton rat (Sigmodon hispidus), tikus cokelat berperut putih (Peromyscus maniculatus), tikus beras (Oryzomys palutris), dan tikus berkaki putih (Peromyscus leucopus)
Gejala
Hantavirus ini menyebabkan beberapa gangguan kesehatan apabila tertular ke tubuh manusia. Beberapa gejala gangguan kesehatan tersebut meliputi kelainan paru-paru dan ginjal.
Gejala akan terasa dalam kurun waktu 1 hingga 8 minggu setelah terjadi kontak langsung dengan hewan pengerat yang terinfeksi. Gejala awal yang terasa adalah demam, kram otot pada bagian paha, punggung, dan pundak.
Setelah terjadi gejala awal, maka yang terjadi selanjutnya adalah sakit kepala berlebih, lemas, dan gangguan yang terasa di sekitar dada. Namun, tidak semua pasien terinfeksi dapat merasakan gejala ini.
Gejala akhir yang dirasakan akibat infeksi Hantavirus dapat dirasakan pada 10 hari setelah gejala awal. Gejala ini ditandai dengan batuk dan sesak nafas.
Kelainan tersebut muncul dengan gejala awal seperti demam berdarah, pusing, dan gangguan buang air kecil. Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Eropa, Hantavirus dapat menyebabkan kematian kurang dari 0,5 persen.
Pengobatan dan Pencegahan
Tidak ada pengobatan khusus yang dapat dilakukan untuk infeksi Hantavirus sejauh ini. Meminimalkan atau menghilangkan kontak langsung dengan hewan pengerat adalah cara pencegahan terbaik yang dapat dilakukan.
Secara tidak langsung, sebagian besar pengobatan untuk pasien Hantavirus ini bersifat simptomatik. Simptomatik dapat diartikan bahwa pengobatan dilakukan untuk mengobati gejala-gejala yang muncul akibat dari infeksi Hantavirus.
Pengobatan tersebut dilakukan untuk mempertahankan keseimbangan cairan dalam tubuh dan meningkatkan daya tahan tubuh. Menggunakan Ribavirin adalah salah satu pengobatan yang pernah dilakukan pada pasien Hantavirus di Eropa. Namun, di sisi lain vaksin untuk Hantavirus hingga sat ini belum ditemukan.
[mta]
Sumber:

Mendadak Heboh Hantavirus di Tengah Virus Corona COVID-19, Apa Itu? | merdeka.com
Tribunnews.com - 6 hours ago
Tribunnews.com - 6 hours ago
Islam
Muhammad Abduh Tuasikal, MSc, Rumaysho.Com - 6 hours ago
sukarja, Check Porsi Haji App. - 8 hours ago
Covid-19 [Malaysia]
Rifqi Ilman, MYNEWSHUB - 6 hours ago
Rifqi Ilman, MYNEWSHUB - 6 hours ago
Rifqi Ilman, MYNEWSHUB - 7 hours ago
Rifqi Ilman, MYNEWSHUB - 7 hours ago
Rifqi Ilman, MYNEWSHUB - 14 hours ago
Executive Editor, Minda Rakyat - 6 hours ago
Executive Editor, Minda Rakyat - 6 hours ago
Executive Editor, Minda Rakyat - 6 hours ago
Executive Editor, Minda Rakyat - 6 hours ago
Tribunnews.com - 6 hours ago
ADMIN ISMAWEB, Portal Islam dan Melayu | ISMAWeb - in the future
ADMIN ISMAWEB, Portal Islam dan Melayu | ISMAWeb - in the future
tyrazalhe, Portal Islam dan Melayu | ISMAWeb - 24 minutes ago
Klasik/ Tradisi
editor@merdeka.com (Editor), Merdeka.com - 7 hours ago
Covid-19 - [Global]
Adam Prawira, SINDOnews | Berita Terkini dan Terpercaya | RSS - 6 hours ago
Rifqi Ilman, MYNEWSHUB - 7 hours ago
Tribunnews.com - 6 hours ago
Tribunnews.com - 6 hours ago
BBC News Indonesia - Berita - 6 hours ago
editor@merdeka.com (Editor), Merdeka.com - 6 hours ago
editor@merdeka.com (Editor), Merdeka.com - 7 hours ago
editor@merdeka.com (Editor), Merdeka.com - 7 hours ago
Nahimunkar.org, Nahimunkar - 7 hours ago
editor@merdeka.com (Editor), Merdeka.com - 7 hours ago
Nahimunkar.org, Nahimunkar - 7 hours ago
editor@merdeka.com (Editor), Merdeka.com - 7 hours ago
editor@merdeka.com (Editor), Merdeka.com - 7 hours ago
editor@merdeka.com (Editor), Merdeka.com - 7 hours ago
Nahimunkar.org, Nahimunkar - 7 hours ago
Nahimunkar.org, Nahimunkar - 8 hours ago
Nahimunkar.org, Nahimunkar - 9 hours ago
editor@merdeka.com (Editor), Merdeka.com - 7 hours ago
editor@merdeka.com (Editor), Merdeka.com - 7 hours ago
editor@merdeka.com (Editor), Merdeka.com - 7 hours ago
editor@merdeka.com (Editor), Merdeka.com - 7 hours ago
editor@merdeka.com (Editor), Merdeka.com - 7 hours ago
editor@merdeka.com (Editor), Merdeka.com - 7 hours ago
editor@merdeka.com (Editor), Merdeka.com - 7 hours ago
editor@merdeka.com (Editor), Merdeka.com - 8 hours ago
editor@merdeka.com (Editor), Merdeka.com - 8 hours ago
editor@merdeka.com (Editor), Merdeka.com - 8 hours ago
editor@merdeka.com (Editor), Merdeka.com - 8 hours ago
editor@merdeka.com (Editor), Merdeka.com - 8 hours ago
editor@merdeka.com (Editor), Merdeka.com - 8 hours ago
editor@merdeka.com (Editor), Merdeka.com - 8 hours ago
editor@merdeka.com (Editor), Merdeka.com - 8 hours ago
editor@merdeka.com (Editor), Merdeka.com - 8 hours ago
editor@merdeka.com (Editor), Merdeka.com - 8 hours ago
Politik Malaysia
noreply@blogger.com (Tukar Tiub), Tukar Tiub - 6 hours ago
kerengga, KERENGGA - 5 hours ago
noreply@blogger.com (Tukar Tiub), Tukar Tiub - 7 hours ago
Daftar Isi Al-Quran dan Terjemahan - Silakan Klik untuk membacanya:
- Surat Al Fatihah (Pembukaan)
- Surat Al Baqarah (Sapi Betina)
- Surat Ali 'Imran (Keluarga 'Imran)
- Surat An Nisa' (Wanita)
- Surat Al Ma'idah (Hidangan)
- Surat Al An'am (Binatang Ternak)
- Surat Al A'raf (Tempat Tertinggi)
- Surat Al Anfal (Rampasan Perang)
- Surat At Taubah (Pengampunan)
- Surat Yunus (Nabi Yunus A.S.)
- Surat Hud (Nabi Huud A.S.)
- Surat Yusuf (Nabi Yusuf A.S.)
- Surat Ar Ra'd (Guruh)
- Surat Ibrahim (Nabi Ibrahim A.S.)
- Surat Al Hijr (Daerah Pegunungan)
- Surat An Nahl (Lebah)
- Surat Al Israa' (Memperjalankan Di Malam Hari)
- Surat Al Kahfi (Gua)
- Surat Maryam (Maryam)
- Surat Thaha (Thaahaa)
- Surat Al Anbiya' (Kisah Para Nabi)
- Surat Al Hajj (Ibadah Haji)
- Surat Al Mu'minun (Orang Mukmin)
- Surat An Nur (Cahaya)
- Surat Al Furqaan (Pembeda)
- Surat Asy Syu'ara' (Penyair)
- Surat An Naml (Semut)
- Surat Al Qashash (Cerita)
- Surat Al 'Ankabuut (Laba-Laba)
- Surat Ar Ruum (Bangsa Rumawi)
- Surat Luqman (Luqman)
- Surat As Sajdah ((Sujud)
- Surat Al Ahzab (Golongan Yang Bersekutu)
- Surat Saba' (Kaum Saba')
- Surat Fathir (Pencipta)
- Surat Yaasiin
- Surat Ash Shaffat (Yang Bershaf-Shaf)
- Surat Shaad
- Surat Az Zumar (Rombongan-Rombongan)
- Surat Al Mu'min (Orang Yang Beriman)
- Surat Fushshilat (Yang Dijelaskan)
- Surat Asy Syuura (Musyawarah)
- Surat Az Zukhruf (Perhiasan)
- Surat Ad Dukhaan (Kabut)
- Surat Al Jaatsiyah (Yang Berlutut)
- Surat Al Ahqaaf (Bukit Pasir)
- Surat Muhammad (Nabi Muhammad SAW)
- Surat Al Fath (Kemenangan)
- Surat Al Hujuraat (Kamar-Kamar)
- Surat Qaaf
- Surat Adz Dzaariyaat (Angin Yang Menerbangkan)
- Surat Ath Thuur (Bukit)
- Surat An Najm (Bintang)
- Surat Al Qamar (Bulan)
- Surat Ar Rahmaan (Yang Maha Pemurah)
- Surat Al Waaqi'ah (Hari Kiamat)
- Surat Al Hadid (Besi)
- Surat Al Mujadilah (Wanita Yang Mengajukan Gugatan)
- Surat Al Hasyr (Pengusiran)
- Surat Al Mumtahanah (Wanita Yang Diuji)
- Surat Ash Shaff (Barisan)
- Surat Al Jumu'ah (Hari Jum'at)
- Surat Al-Munafiqun (Orang-Orang Munafik)
- Surat At Taghabun (Hari Ditampakkan Kesalahan-Kesalahan)
- Surat Ath Thalaaq (Talak)
- Surat At Tahrim (Mengharamkan)
- Surat Al Mulk (Kerajaan)
- Surat Al Qalam (Pena)
- Surat Al Haqqah (Kiamat)
- Surat Al Ma'arij (Tempat-Tempat Naik)
- Surat Nuh (Nabi Nuh A.S)
- Surat Al Jin (Jin)
- Surat Al Muzzammil (Orang Yang Berselimut)
- Surat Al Muddatstsir (Orang Yang Berselimut)
- Surat Al Qiyamah (Hari Kiamat)
- Surat Al Insaan (Manusia)
- Surat Al Mursalat (Malaikat-Malaikat Yang Diutus)
- Surat An Naba´ (Berita Besar)
- Surat An Naazi´ (Malaikat-Malaikat Yang Mencabut)
- Surat 'Abasa (Bermuka Masam)
- Surat At Takwir (Menggulung)
- Surat Al Infithar (Terbelah)
- Surat Al Muthaffifiin (Orang-Orang Yang Curang)
- Surat Al Insyiqaaq (Terbelah)
- Surat Al Buruuj (Gugusan Bintang)
- Surat Ath Thaariq (Yang Datang Di Malam Hari)
- Surat Al A´Laa (Yang Paling Tinggi)
- Surat Al Ghaasyiyah (Hari Kiamat)
- Surat Al Fajr (Fajar)
- Surat Al Balad (Negeri)
- Surat Asy Syams (Matahari)
- Surat Al Lail (Malam)
- Surat Adh Dhuhaa (Waktu Dhuha)
- Surat Alam Nasyrah /Al Insyirah (Bukankah Kami Telah Melapangkan)
- Surat At Tiin (Buah Tin)
- Surat Al 'Alaq (Segumpal Darah)
- Surat Al Qadr (Kemuliaan)
- Surat Al Bayyinah (Bukti Yang Nyata)
- Surat Al Zalzalah (Goncangan)
- Surat Al 'Adiyat (Kuda Perang Yang Berlari Kencang)
- Surat Al Qari'ah (Hari Kiamat)
- Surat At Takatsur (Bermegah-Megahan)
- Surat Al 'Ashr (Masa)
- Surat Al Humazah (Pengumpat)
- Surat Al Fiil (Gajah)
- Surat Quraisy (Suku Quraisy)
- Surat Al Ma'un (Barang-Barang Yang Berguna)
- Surat Al Kautsar (Nikmat Yang Banyak)
- Surat Al Kafirun (Orang-Orang Kafir)
- Surat An Nashr (Pertolongan)
- Surat Al Lahab (Gejolak Api)
- Surat Al Ikhlas (Memurnikan Keesaan Allah)
- Surat Al Falaq (Waktu Subuh)
- Surat An Naas (Manusia)










Tiada ulasan:
Catat Ulasan