Selasa, 24 Mac 2020

Tak kiralah Covid-19 tuu konspirasi tangan ghaib dunia kaa. Ada sesuatu yang lebih utama dibalik kejadian. 10025


Bagaimana menghentikan Covid-19 dari terus menambah kes dan terus memakan korban di Malaysia? 

Berdamailah dengan takdir Allah سُبْحَانَهُ وَتَعَالَى‎‎ (Subḥānahu Wa Taʿālā).  Allah سُبْحَانَهُ وَتَعَالَى‎‎ (Subḥānahu Wa Taʿālā), ingatkan kita supaya segera kembali pada Nya. 

Ahli politik dan penyokongnya hentikanlah perselisihan, perbalahan, hentikanlah kata nesta, menggelar, mencarut. Allah سُبْحَانَهُ وَتَعَالَى‎‎ (Subḥānahu Wa Taʿālā), xnak hamba Nya jadi macam tuu. Tak kiralah apa darjat manusia Malaysia hari ini, tanpa tangguh kembalilah pada Nya. Di kubur Malaikat xtanya pun apa bangsa kamu. Keimanan dan ketakwaan jua jadi sandaran di alam sana. 

Ujian ketakwaan dan keimanan. 

Katalah sipolan tuu khianati kamu, kamu hakim? kamu adil? Kan itu semua kiriman Allah سُبْحَانَهُ وَتَعَالَى‎‎ (Subḥānahu Wa Taʿālā). Ada hikmah disebalik kejadian. Allah nak masing-masing bermuhasabah diri kerana DIA. Ada yang nak menongkah arus dengar TAKDIR Allah سُبْحَانَهُ وَتَعَالَى‎‎ (Subḥānahu Wa Taʿālā)? Maka berdamailah dengan takdir Nya. In Syaa Allah kita sama-sama Allah hebatkan di alam sana. 

Hentikanlah foward benda bukan-bukan tentang politik. Pertubuhan dan Parti kata perjuang ISLAM. Nama pun Pertubuhan dan Parti ISLAM. Jangkanya lagi hebat gerak geri, tutur kata yang selari dengan takdir Allah. Itu pentingnya depan ILMU itu ada ADAP. Bila beradab kata nesta, cercaan dan sebagainya tak kan terkeluar dari mulut kita yang juga HAK MILIK MUTLAK Allah سُبْحَانَهُ وَتَعَالَى‎‎ (Subḥānahu Wa Taʿālā). Kembalilah pada Nya. In Syaa Allah ada yang lebih baik Allah سُبْحَانَهُ وَتَعَالَى‎‎ (Subḥānahu Wa Taʿālā) sediakan dan persiapkan untuk hamba-hamba Nya yang mahu penyudah yang baik dan menjadi GOLONGAN YANG BERUNTUNG DI AKHIRAT KELAK. In Syaa Allah. 

Sesungguhnya Allah سُبْحَانَهُ وَتَعَالَى‎‎ (Subḥānahu Wa Taʿālā) Maha Bijaksana, Maha Adil, Maha Pengampun. Selama mana kita nak langgar takdir DIA? Kenapa Allah kirim pengkhianat di depan kamu? Allah nak tengok sejauh mana ketakwaan dan iman kita semua. Percayalah yang Amanah, yang Jujur, yang Baik... Allah سُبْحَانَهُ وَتَعَالَى‎‎ (Subḥānahu Wa Taʿālā) bagi ujian cukup-cukup sesuai dengan kemampuan masing-masing. 

Bila masing-masing tidak terbuai dengan bisik iblis yang sombong dan menderhakai Allah سُبْحَانَهُ وَتَعَالَى‎‎ (Subḥānahu Wa Taʿālā), In Syaa Allah dengan keajaiban kurnia Allah سُبْحَانَهُ وَتَعَالَى‎‎ (Subḥānahu Wa Taʿālā), Covid-19 di Malaysia akan termati tiba-tiba. 

Aamiin Yaa Allah.  


“Berjubah Ke Sana Sini,” Ebit Lew ‘Jaga Perut’ Polis Dan Tentera Buat Ramai Terharu
FAMILI CERIA
Selepas memberi sumbangan keperluan buat petugas perubatan di hospital, pendakwah terkenal Ustaz Ebit Lew sekali lagi ‘turun padang’ mengedarkan makanan pasukan beruniform yang sedang menjaga negara.

Menerusi laman Facebook, beliau berkongsi beberapa keping gambar ketika memberi sumbangan McDonald’s kepada anggota tentera, polis dan polis trafik yang menjalankan tugas tanpa mengambil kira hujan atau panas.

Menurut Ebit, beliau meluahkan rasa kasihan melihat kesungguhan badan beruniform dalam menjaga seluruh jalan utama di sekitar negara selain berhadapan dengan manusia yang tidak mengikut arahan.

“Ada yang penat letih. Saya ke 12 tempat roadblock. Ada beberapa tempat kata. Allahu sedapnya ustaz. Jika hari-hari bestnya ustaz.

“Mereka tersenyum dan ramai ajak selfie. Selalu tengok ustaz. Biasa bulat sikit kan. Suka dengar ceramah ustaz. Kurus yer ustaz,” katanya.

Selain menyumbang makanan, beliau juga meluangkan masa memberi kata-kata semangat buat semua petugas agar terus berdedikasi dalam memikul tanggungjawab bersama.

Siapa nak bantu?
Ebit LewEbit
Sumber:
“Berjubah Ke Sana Sini,” Ebit Lew ‘Jaga Perut’ P0lis Dan Tentera Buat Ramai Terharu - dePalmaSP

Pilot Lion Air Meninggal Diduga Positif Virus Corona, Punya Riwayat Terbang dari Malaysia
Selasa, 24 Maret 2020 10:48 WIB 
BOEING/Paul C Gordon Pesawat Lion Air 
TRIBUNNEWS.COM - Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan meminta pihak maskapai menyerahkan riwayat pilot yang diduga meninggal akibat menderita virus corona. “Kita minta ke maskapai untuk menyerahkan history (riwayat) pilot ini terbang ke mana saja, co-pilot-nya siapa, krunya siapa agar untuk melakukan tes swab dan isolasi mandiri,” kata Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub Novie Riyanto seperti dikutip dari Antara, Selasa (24/3/2020).

Menurut dia, hal tersebut sesuai dengan Protokol Kementerian Kesehatan, yakni orang yang kontak dengan positif corona harus dilacak dan dikarantina. Novie membenarkan, pilot yang bersangkutan, yakni Captain Sutopo Putro merupakan pilot maskapai nasional, namun dia enggan menyebutkan nama maskapai tersebut. 


“Kemenhub tidak berwenang untuk menyampaikan nama maskapai ini,” katanya. Secara terpisah, Corporate Communications Strategic Lion Air Group Danang Mandala Prihantoro membenarkan bahwa Pilot Captain Sutopo Putro merupakan pilot maskapai swasta nasional itu, namun dia enggan menyebutkan penyebab meninggalnya yakni diduga terinfeksi virus corona.


“Yang berhak menyatakan hanya tim medis,” ujar Danang. Sutopo Putro dinyatakan meninggal dunia kurang lebih pukul 17.50 waktu setempat (Waktu Indonesia Barat, GMT+ 07) pada Minggu (22/3/2020) oleh dokter (tim medis). Jenazah sudah diserahterimakan kepada pihak keluarga dan telah dimakamkan pada hari yang sama.

Pilot punya riwayat terbang dari Malaysia

Pilot Lion Air dengan nama Sutopo Putro yang baru selesai melakukan penerbangan dari Malaysia meninggal dunia.

Direktur Utama Rumah Sakit Eka Hospital Tangerang, James Carlos menjelaskan, sebelum meninggal dunia, Sutopo sempat dirawat dengan gejala sesak napas. "Pada hari Sabtu, 21 Maret 2020 seorang pria datang ke Intalasi Gawat Darurat Eka Hospital BSD sekitar pukul 04.00 WIB dalam kondisi batuk, demam, sesak napas, dengan riwayat perjalanan ke Malaysia kira-kira satu minggu sebelum masuk rumah sakit," kata James dalam keterangan tertulis, Senin (23/3/2020).

Pasien yang tak lain merupakan Sutopo Putro tersebut, lanjut James, langsung ditangani oleh tim dokter yang bertugas saat itu dan dicurigai merupakan gejala infeksi virus Corona. "Dilakukan pemeriksaan oleh dokter spesialis paru dan serangkaian pemeriksaan penunjang lainnya dengan kecurigaan mengarah pada infeksi virus COVID-19," kata James.

Keesokan harinya, Minggu, sekitar pukul 13.00 WIB, kondisi pasien memburuk dan dokter segera memberikan respona cepat berupa prosedur resusitasi jantung paru. "Pukul 16.30 WIB pasien kembali mengalami perburukan dan dilakukan tindakan resusitasi kembali, namun akhirnya pasien meninggal dunia pada pukul 17.44 WIB," kata dia.

LIHAT JUGA:


Editor: Sinta Agustina
Sumber: 
Pilot Lion Air Meninggal Diduga Positif Virus Corona, Punya Riwayat Terbang dari Malaysia - Tribunnews.com
Keunikan Masjid Layur Semarang
Tahukah anda kematian di jalan raya Malaysia ialah 20 orang setiap hari... lebih teruk drp Covid-19


 
Mei hingga Jun 2019 yang lalu merekodkan 207 kematian. Bermakna dalam tempoh itu sekitar 17 nyawa terkorban setiap hari. Ketua Komunikasi Korporat Polis Diraja Malaysia (PDRM), Urusetia Ketua Polis Negara, Datuk Asmawati Ahmad berkata, mengikut laporan statistik Jabatan Siasatan dan Penguatkuasaan Trafik (JSPT) sebanyak 19,515 kemalangan (bukan kemalangan maut) dicatatkan di seluruh negara.

Purata kes maut jalan raya kini sekitar 7,000 hingga 8,000 orang setahun. Bermakna dianggarkan 20 orang maut setiap hari di jalan raya negara ini, manakala lebih 25,000 orang cedera setiap tahun. Kadar kematian jalan raya di Malaysia di tempat ketiga tertinggi dunia mengatasi India dan China. Malaysia merekodkan kadar kematian jalan raya tinggi iaitu 23 orang setiap 100,000 penduduk berbanding Indonesia 15 kes dan Filipina 11 kes.

Sekarang kemalangan maut hanya sekitar 1-2 kes sehari sahaja. Kerana rakyat tak pandu kereta laju. Kurang perjalanan. Roadblock ada banyak. Askar turun dilapangan. Bila berfikir kenapa rakyat risau covid-19 daripada jalanraya? Itu menunjukkan kepentingan tentang keselamatan di jalan raya kena dipertingkatkan lagi.

MR :  Denggi pun sama.... 
Untuk dapatkan berita daripada kami secara terus, sila subscribe via telegram https://t.me/mindarakyat dan untuk forum sila ke https://t.me/mindarakyatt

Sumber:
Minda Rakyat
Tahukah anda kematian di jalan raya Malaysia ialah 20 orang setiap hari... lebih teruk drp Covid-19 - Minda Rakyat

Daftar Isi Al-Quran dan Terjemahan - Silakan Klik untuk membacanya:

  1. Surat Al Fatihah (Pembukaan)
  2. Surat Al Baqarah (Sapi Betina)
  3. Surat Ali 'Imran (Keluarga 'Imran)
  4. Surat An Nisa' (Wanita)
  5. Surat Al Ma'idah (Hidangan)
  6. Surat Al An'am (Binatang Ternak)
  7. Surat Al A'raf  (Tempat Tertinggi)
  8. Surat Al Anfal (Rampasan Perang)
  9. Surat At Taubah (Pengampunan)
  10. Surat Yunus (Nabi Yunus A.S.)
  11. Surat Hud (Nabi Huud A.S.)
  12. Surat Yusuf (Nabi Yusuf A.S.)
  13. Surat Ar Ra'd (Guruh)
  14. Surat Ibrahim (Nabi Ibrahim A.S.)
  15. Surat Al Hijr (Daerah Pegunungan)
  16. Surat An Nahl (Lebah)
  17. Surat Al Israa' (Memperjalankan Di Malam Hari)
  18. Surat Al Kahfi (Gua)
  19. Surat Maryam (Maryam)
  20. Surat Thaha (Thaahaa)
  21. Surat Al Anbiya' (Kisah Para Nabi)
  22. Surat Al Hajj (Ibadah Haji)
  23. Surat Al Mu'minun (Orang Mukmin)
  24. Surat An Nur (Cahaya)
  25. Surat Al Furqaan (Pembeda)
  26. Surat Asy Syu'ara' (Penyair)
  27. Surat An Naml (Semut)
  28. Surat Al Qashash (Cerita)
  29. Surat Al 'Ankabuut (Laba-Laba)
  30. Surat Ar Ruum (Bangsa Rumawi)
  31. Surat Luqman (Luqman)
  32. Surat As Sajdah ((Sujud)
  33. Surat Al Ahzab (Golongan Yang Bersekutu)
  34. Surat Saba' (Kaum Saba')
  35. Surat Fathir (Pencipta)
  36. Surat Yaasiin
  37. Surat Ash Shaffat (Yang Bershaf-Shaf)
  38. Surat Shaad
  39. Surat Az Zumar (Rombongan-Rombongan)
  40. Surat Al Mu'min (Orang Yang Beriman)
  41. Surat Fushshilat (Yang Dijelaskan)
  42. Surat Asy Syuura (Musyawarah)
  43. Surat Az Zukhruf (Perhiasan)
  44. Surat Ad Dukhaan (Kabut)
  45. Surat Al Jaatsiyah (Yang Berlutut)
  46. Surat Al Ahqaaf (Bukit Pasir)
  47. Surat Muhammad (Nabi Muhammad SAW)
  48. Surat Al Fath (Kemenangan)
  49. Surat Al Hujuraat (Kamar-Kamar)
  50. Surat Qaaf
  51. Surat Adz Dzaariyaat (Angin Yang Menerbangkan)
  52. Surat Ath Thuur (Bukit)
  53. Surat An Najm (Bintang)
  54. Surat Al Qamar (Bulan)
  55. Surat Ar Rahmaan (Yang Maha Pemurah)
  56. Surat Al Waaqi'ah (Hari Kiamat)
  57. Surat Al Hadid (Besi)
  58. Surat Al Mujadilah (Wanita Yang Mengajukan Gugatan)
  59. Surat Al Hasyr (Pengusiran)
  60. Surat Al Mumtahanah (Wanita Yang Diuji)
  61. Surat Ash Shaff (Barisan)
  62. Surat Al Jumu'ah (Hari Jum'at)
  63. Surat Al-Munafiqun (Orang-Orang Munafik)
  64. Surat At Taghabun (Hari Ditampakkan Kesalahan-Kesalahan)
  65. Surat Ath Thalaaq (Talak)
  66. Surat At Tahrim (Mengharamkan)
  67. Surat Al Mulk (Kerajaan)
  68. Surat Al Qalam (Pena)
  69. Surat Al Haqqah (Kiamat)
  70. Surat Al Ma'arij (Tempat-Tempat Naik)
  71. Surat Nuh (Nabi Nuh A.S)
  72. Surat Al Jin (Jin)
  73. Surat Al Muzzammil (Orang Yang Berselimut)
  74. Surat Al Muddatstsir (Orang Yang Berselimut)
  75. Surat Al Qiyamah (Hari Kiamat)
  76. Surat Al Insaan (Manusia)
  77. Surat Al Mursalat (Malaikat-Malaikat Yang Diutus)
  78. Surat An Naba´ (Berita Besar)
  79. Surat An Naazi´ (Malaikat-Malaikat Yang Mencabut)
  80. Surat 'Abasa (Bermuka Masam)
  81. Surat At Takwir (Menggulung)
  82. Surat Al Infithar (Terbelah)
  83. Surat Al Muthaffifiin (Orang-Orang Yang Curang)
  84. Surat Al Insyiqaaq (Terbelah)
  85. Surat Al Buruuj (Gugusan Bintang)
  86. Surat Ath Thaariq (Yang Datang Di Malam Hari)
  87. Surat Al A´Laa (Yang Paling Tinggi)
  88. Surat Al Ghaasyiyah (Hari Kiamat)
  89. Surat Al Fajr (Fajar)
  90. Surat Al Balad (Negeri)
  91. Surat Asy Syams (Matahari)
  92. Surat Al Lail (Malam)
  93. Surat Adh Dhuhaa (Waktu Dhuha)
  94. Surat Alam Nasyrah /Al Insyirah (Bukankah Kami Telah Melapangkan)
  95. Surat At Tiin (Buah Tin)
  96. Surat Al 'Alaq (Segumpal Darah)
  97. Surat Al Qadr (Kemuliaan)
  98. Surat Al Bayyinah (Bukti Yang Nyata)
  99. Surat Al Zalzalah (Goncangan)
  100. Surat Al 'Adiyat (Kuda Perang Yang Berlari Kencang)
  101. Surat Al Qari'ah (Hari Kiamat)
  102. Surat At Takatsur (Bermegah-Megahan)
  103. Surat Al 'Ashr (Masa)
  104. Surat Al Humazah (Pengumpat)
  105. Surat Al Fiil (Gajah)
  106. Surat Quraisy (Suku Quraisy)
  107. Surat Al Ma'un (Barang-Barang Yang Berguna)
  108. Surat Al Kautsar (Nikmat Yang Banyak)
  109. Surat Al Kafirun (Orang-Orang Kafir)
  110. Surat An Nashr (Pertolongan)
  111. Surat Al Lahab (Gejolak Api)
  112. Surat Al Ikhlas (Memurnikan Keesaan Allah)
  113. Surat Al Falaq (Waktu Subuh)
  114. Surat An Naas (Manusia)
... 


Tiada ulasan: