Semakin menjadi-jadi Islam Malaysia dikhianati kafir laknatullah. Berkat doa sentiasa, Allah lindungi kita Umat Islam, dari termakan terminum benda-benda yang haram disisi Allah. Allah tempat kita memohon pertolongan dan perlindungan. Aamiin Ya Robbalalaamiin.
Former Malaysia DPM Zahid Hamidi Arrested By Anti-Graft Agency
(CNA) – Malaysia’s former deputy prime minister Ahmad Zahid Hamidi was arrested by the country’s anti-graft agency on Thursday (Oct 18).
He faces several charges linked to the alleged misappropriation of funds from a welfare foundation that he chairs.
Dr Ahmad Zahid is also the president of the United Malays National Organisation (UMNO). He has been called in to the Malaysian Anti-Corruption Commission (MACC) several times for questioning.
In a statement, MACC saidDr Ahmad Zahid was arrested at 3.15pm at the agency’s headquarters in Putrajaya.
It added that he faces several charges under the Malaysian Anti-Corruption Commission Act 2009 and the Anti-Money Laundering, Anti-Terrorism Financing and Proceeds of Unlawful Activities Act 2001.
He will be charged on Friday at 8am at the Kuala Lumpur Sessions Court.
Foto: Sebanyak 6.000 lembar adonan roti canai dan 360 lembar adonan chapati disita. (Foto: Bernama)
Malaysia Sita 6.000 Adonan Roti Canai Berlogo Halal Ilegal
Kamis, 18 Oktober 2018 13:52
KIBLAT.NET, Kuala Lumpur – Pihak berwenang Malaysia telah menyita 6.000 potong adonan roti canai dan 360 lembar adonan roti chapati karena menyertakan logo halal tidak resmi. Demikian kata Menteri Perdagangan dan Konsumen Departemen Urusan Selangor, Rabu (17/10/2018).
“Delapan pekerja asing sedang membuat adonan ketika otoritas keagamaan Islam menggerebek perusahaan itu di Setia Alam pada hari Senin,” kata pejabat penegak hukum kementerian, Azman Adam.
Adonan roti canai dikemas ke dalam 60 kotak, sementara adonan chapati dikemas dalam 12 kotak. Kotak-kotak itu diberi label dengan logo halal ilegal.
“Investigasi awal menemukan pemilik perusahaan dengan sengaja menunjukkan logo halal di kotak-kotak ketika mereka tidak mengajukan permohonan dari Departemen Pengembangan Islam Malaysia,” kata Azman.
“Adonan itu dihargai RM3.063 (Rp11,2 juta),” tambahnya.
Penggerebekan dilakukan setelah pihak berwenang menerima keluhan dari masyarakat terhadap perusahaan tak dikenal, yang telah beroperasi selama sembilan bulan.
Sertifikasi Halal di Malaysia
Jabatan Kemajuan Islam Malaysia (JAKIM) sebagai pihak yang mengeluarkan sertifikasi produk halal. Seperti yang dilakukan Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan, dan Kosmetik Majelis Ulama Indonesia (LPPOM MUI),
Proses pengajuan sertifikasi halal melalui sistem e-Halal. Direktur JAKIM Datuk Othman Mustapha, mengatakan pemilik perusahaan harus melaporkan seluruh bahan yang digunakan, siapa pemasok bahan tersebut, dan apakah si pemasok sudah memperoleh sertifikat halal.
“Kami sangat berhati-hati dengan masalah ini. Jika kami meragukan bahannya, kami akan mengambil sampel dan mengirimkannya ke Departemen Kimia untuk diaudit,” kata Mustapha seperti dikutip Detik.com dari Bernama.
Selain itu, audit juga dilaksanakan di pabrik pengolahan untuk memastikan aspek halal dipatuhi. “Bahan akan dicek apakah sudah dilaporkan, di antaranya melalui faktur pembelian. Proses produksi juga ditekankan, termasuk alur pengolahan, peralatan, serta kebersihan lingkungan dan pekerja,” ujar Mustapha.
JAKIM telah mewajibkan perusahaan multinasional menerapkan sistem jaminan halal atau menunjuk auditor internal untuk mengawasi proses produksi. Auditor harus memastikan prosesnya sesuai dengan persyaratan halal.
“Baru-baru ini kami sepakat bahwa perusahaan harus melakukan pengawasan sendiri dengan mengirimkan sampel bahan ke laboratorium terakreditasi,” kata Mustapha.
Setelah sertifikat halal keluar, inspeksi mendadak (sidak) dilakukan di pabrik minimal setahun sekali. Untuk perusahaan di sektor tinggi risiko seperti produk berbahan daging, lemak, dan rumah potong hewan serta perusahaan tanpa sistem jaminan halal atau auditor internal, sidak akan dilaksanakan beberapa kali setahun.
Jika ada keluhan dari masyarakat, JAKIM bersama lembaga berwenang seperti Kementerian Perdagangan Dalam Negeri, Koperasi, dan Konsumerisme, Kementerian Kesehatan, Departemen Kesehatan Hewan, Bea Cukai, dan badan setempat akan menggelar sidak.
Menurut Mustapha, pelanggaran kecil akan diberi peringatan. Namun jika pelanggarannya besar, sertifikasi halal bisa ditarik.
Surah Al Kahfi (No fail-43525016_611604945904197_7671572998163267584_n).mp4
DAP Has Been Fighting BN Even Before BN Was Formed
By MT Webmaster On Oct 18, 2018
Finance Twitter says DAP has ben fighting the evil Barisan Nasional for 61 years even before Barisan Nasional was formed 45 years ago in 1973
Among the four component parties of the new Pakatan Harapan government, it appearsonly DAPis extremely concerned about the risk of becoming a devil itself. After 61 years of fighting the evil Barisan Nasional (BN) government, the Democratic Action Party (DAP) realises that its May 9th victory at overthrowing the corrupt BN regime hadn’t come easy. (Finance Twitter)
Did You Earn Those Titles? Kadir Jasin Asks Pakatan’s New ‘Datuks’
By MT Webmaster On Oct 18, 2018
(MMO) – Pakatan Harapan (PH) leaders should hold themselves to a higher standard by making sure any state award carrying honorary titles they accept is based on merit, the media and communications adviser to the Prime Minister’s Office said.
Datuk A. Kadir Jasin reminded the leaders that they rose to power in a “New Malaysia” and should therefore strive to distinguish themselves from those in the former Barisan Nasional government they replaced.
“I agree with DAP’s stance of discouraging its leaders from taking on titles, and instead focus on fulfilling the rakyat’s trust,” he said in his latest blog entry, wading into the “Datukship” controversy following a public chiding expressed by DAP secretary-general Lim Guan Eng Sunday against his party members who recently accepted state awards.
The veteran journalist said if PH leaders considered themselves “better than BN leaders”, they should make more effort to prove it to the public who would assess them based on their dedication and service.
He added that accepting awards without a service record would give the impression that they are no different from the former BN ministers whom he described as “obsessed with titles, positions and wealth”.
“The question is, were they given the titles because of their position or because of their great deeds to society, state and country?
“If they were awarded for their services, what are those services since becoming ministers? Forgive me for saying so but it remains unclear as to what they have done to merit such titles,” he said.
Kadir acknowledged that there are PH leaders with a track record of public service while they were in the Opposition, but noted that they were in the minority.
“Social media interactions have clearly shown that the majority of the rakyat disagree and even expressed disgust at the awarding of the titles.
“We are rearranging our priorities and political behaviour. Our movements are being watched by all parties,” he said.
Kadir also noted that PH leaders may come under criticism from supporters but urged them to stick to their principles.
“To me it is not a question of protest against the supremacy of the Malay Rulers or anything, but an issue of policy. In fact all PH parties should emphasise service to the rakyat and form a more egalitarian environment, and not extend the practices of feudalism, class, and caste.
“I hope in the New Malaysia we can rectify the honour and nobility of the nation’s institutions so that each of them will be in the places allotted to them by the Constitution. Remember that we do not stand upon the Constitution but are instead bound by it,” he said.
Last Saturday, several ministers and state assemblymen received the Darjah Mulia Seri Melaka carrying the ‘Datuk’ title in conjunction with Governor of Melaka Tun Dr Mohd Khalil Yaakob’s 80th birthday celebration.
Jangan berdatuk tetapi kaki songlap, rakus, sombong, sign lucah, bongkak, kleptokrasi sedunia. - macam satu parti yg kalah teruk PRU ke 14 9 Mei 2018.
Ahmad Zahid Tolak Ikat Jamin – Isteri
By MT Webmaster On Oct 18, 2018
(Bernama) – Presiden UMNO, Datuk Seri Ahmad Zahid Hamidi menolak cadangan peguamnya bagi membuat permohonan kebenaran untuk diikat jamin supaya tidak ditahan di lokap Suruhanjaya Pencegahan Rasuah Malaysia (SPRM) hari ini.
Perkara itu dimaklumkan isterinya, Datin Seri Hamidah Khamis ketika ditemui pemberita di pekarangan bangunan SPRM.
“Peguam nak bagi dia keluar tetapi dia tak nak. Dia (Ahmad Zahid) akan di sini sampai esok pagi dan dari sini (Ibu Pejabat SPRM) pergi ke mahkamah (Kuala Lumpur),” katanya.
Ditanya mengenai perasaannya, Hamidah berkata: “Saya ok”. “Dulu, masa dia (Ketua) Pemuda UMNO, dia ditahan 10 hari (di bawah ISA),.. jangan bimbang, doakan untuknya,” kata Hamidah.
SPRM hari ini memaklumkan penahanan Ahmad Zahid berhubung kes salah guna kuasa, pecah amanah dan pengubahan wang haram melibatkan dana sebuah yayasan.
Ahmad Zahid akan menghadapi beberapa pertuduhan di bawah Akta Suruhanjaya Pencegahan Rasuah Malaysia (SPRM) 2009 dan Akta Pencegahan Pengubahan Wang Haram, Pencegahan Pembiayaan Keganasan dan Hasil Daripada Aktiviti Haram (AMLATFPUAA) 2001.
Bekas Timbalan Perdana Menteri itu akan dibawa ke Mahkamah Sesyen Kuala Lumpur esok pada 8 pagi untuk menghadapi pertuduhan tersebut.
Paras air Tasik Galilee semakin teruk merosot semenjak Israel menguasai sumber air di tasik ini.. Antara punca2 kepada kemerosotan ini mengikut sumber dari akhbar yahudi Jerusalem post adalah disebabkan kegiatan tindakan rakus Israel melengcongkan anak2 sungai yg mengalir ke Sg. Jordan, Israel mengawal air yg mengalir dari tasik ini semenjak lebih kurg. 30 tahun dulu dan mengepam sumber air dari tasik ini bagi tujuan pengairan di kawasan2 lain di Israel,.. serta bagi memenuhi keperluan penduduk Yahudi yang akan berkunjung ke situ pada setiap hari Sabtu yang merupakan hari yang penting dalam masyarakat Yahudi.. Akibat dari tindakan rakus ini.. Tasik Galilee dah semakin susut dgn teruk yg tidak pernah berlaku dlm sejarah [berlaku dizaman kita tidak berlaku di zaman ibubapa kita] dan dijangka akan menjadi semakin susut menjelang musim panas ini..
DI MANA TASIK GALILEE?
Kalau kita tengok pada gambar Tasik Galilee ini terletak dalam wilayah Israel hari ini. Tasik yang mempunyai air tawar terendah di dunia ini seluas lebih kurang 53 kilometer dan sedalam lebih daripada 200 meter. Nama Tiberias diambil daripada nama seorang Kaisar Rom bernama Tiberias. Selain itu kota Tiberias juga dikenali dengan nama Galilee/Galileadan banyak nama lain. Majoriti penduduknya ialah orang-orang Yahudi.
Kota dan tasik ini menjadi destinasi pelancongan di Israel dan pada setiap hari Sabtu (hari cuti bagi agama Yahudi) ia akan dipenuhi dengan kaum Yahudi untuk mereka berekreasi. Banyak hotel mewah, kedai dan restoran di sini.
Surah Al Kahfi (No fail-43525016_611604945904197_7671572998163267584_n).mp4
DAJJAL DAN TASIK GALILEE
Tasik Galilee/Tiberias ada disentuh dalam sebuah Hadis popular yang mengisahkan pengembaraan seorang sahabat bernama Tamim ad-Dari.
Menurut Sahih Muslim, Tamim ad-Dari pernah belayar bersama-sama 30 orang. Setelah sebulan berada di lautan (kemudiannya digambarkan oleh Rasulullah sebagai satu kawasan di Laut Syam atau pun Laut Yaman), mereka tiba ke sebuah pulau. Di pulau itu mereka bertemu dengan satu makhluk yang banyak bulunya (bigfoot?) dan boleh berkata-kata hinggakan mereka tidak dapat menentukan bahagian depan dan belakang makhluk itu.
Selepas berdialog beberapa ketika, makhluk itu membawa mereka ke sebuah gua. Di sana mereka ketemu seorang manusia (kemudiannya dimaklumi sebagai Dajjal) yang besar tubuh badannya dalam keadaan dirantai tangan dan kakinya (pasung). Kemudian manusia itu bersoal jawab dengan rombongan Tamim ad-Dari tentang beberapa hal. Salah satu daripada persoalannya ialah:
Manusia itu berkata, “Ceritakan kepadaku tentang Tasik Tibriyyah.” Mereka menjawab, “Apa yang engkau hendak tahu tentangnya?” Dia berkata, “Apakah tasik itu masih berair?” Mereka menjawab “Ya.” Katanya lagi, “Sesungguhnya air tasik itu hampir kering.”….. [Ringkasan daripada Sahih Muslim]
Dari hadis Sahih ini dapat menjelaskan pada kita bahwa Dajjal itu adalah individu (manusia) bukanlah sesuatu bangsa, satu ideologi atau mitos agama semata2 dan telah dicomfirmkan sendiri oleh Nabi kita didalam hadis tersebut..
Disini terdapat 2 teori yang dijelaskan mengenai fizikal Dajjal semasa dipasung seperti yang diperkatakan dalam hadis ini, iaitu makhluk yang berbadan besar. Menurut buku yang saya baca dalam “Membongkar Misteri Dajjal”
(1) beliau mengatakan Dajjal ini umurnya dipanjangkan oleh Allah dan ia lahir sewaktu di zaman Nabi Sulaiman lagi yang mana manusia di zaman itu berbadan(fizikalnya) lebih besar.
(2) Teori seterusnya Dajjal itu hasil dari cantuman [campuran] manusia dan jin, maka kebolehannya utk merubah rupabentuk Dajjal itu tidak mustahil dan merupakan fitnah Dajjal kepada semua manusia yg akan menganggap dia adalah raksasa atau makhluk berbadan besar..Wallahu Alam
KEMUNCULAN YAKJUJ MAKJUJ
Cerita pengeringan Tasik Tiberias ini disebut juga dalam hadis tentang Yakjuj Makjuj, namun Yakjuj Makjuj datang selepas kemunculan Al-Mahdi dan Nabi Isa as. “…Mereka (Yakjuj Makjuj) melalui Tasik Tibriah yang mana barisan pertamanya menghabiskan kesemua air yang ada di tasik tersebut…”
Dari ringkasan hadis di atas.. menerangkan tentang Yakjuj Makjuj dari barisan pertama [golongan induk] yg akan menghabiskan kesemua air di tasik itu, kemudian dtg pula barisan Yakjuj Makjuj yg seterusnya mengatakan dulu disini ada air.. Ini menunjukan fakta Yakjuj Makjuj ini sudah lama bebas dan tembok yg menghalangnya sudah lama runtuh.. bangsa Yahudi Zionis yang ada kat Israel skrg adalah barisan pertama yg akan mengeringkan Tasik Galilee nih dgn asbab2 seperti yg saya ceritakan di atas..
YAHUDI ZIONIS yang memerintah Israel sekarang ini bukan dari keturunan Bani Isreal [NABI ISHAQ]. Mereka menipu seluruh penduduk dunia dengan mengaku sebagai Bani Israel padahal mereka ialah bangsa Khazars yang ganas dan bengis dari selatan Russia, induk Yakjuj dan Makjuj yang telah dilepaskan dari tembok Zulkarnain seperti yang dijanjikan di dalam al Quran.. Misteri ini kian terbongkar..
Fakta lain yang menyokong dakwaan tembok Yakjuj & Makjuj telah lama terbuka ialah berdasarkan keterangan Allah swt di bawah:
“…Maka mereka… tidak dapat menebuknya…”; al-Kahfi:97
Ayat menyatakan mereka tidak dapat “menebuk” tembok tersebut. Beribu-ribu tahun Allah swt memelihara tembok tersebut, dan tiada satu makhluk pun di seluruh alam ini mampu “menebuk” tembok kecuali dengan keizinan Allah swt, iaitu apabila Allah swt mengizinkan Yakjuj dan Makjuj dilepaskan.
Sebaliknya telah disebutkan dalam Sahih Al-Bukhari dan Sahih Muslim bahwa Nabi saw bersabda:
“Telah mulai terbuka hari ini dari dinding Yakjuj dan Makjuj sebesar (lubang) ini.” Rasulullah membuat lingkaran dengan dua jarinya, ibu jari dan jari telunjuk. (HR. Al-Bukhari dari Zainab bintu Jahsyin radhiyallahu ‘anha).
Apakah maksud hadis apabila dibaca bersama ayat 97 Surah Al-Kahfi yang menyatakan Yakjuj & Makjuj “tidak dapat menebuknya”? Ini membuktikan Allah swt telah melepaskan mereka kerana fakta tembok berlubang membuktikan mereka telah berjaya menebuk tembok. Tembok tidak akan berlubang jika tidak boleh ditebuk!!
Untuk penerangan alternatif lebih munasabah ialah berdasarkan tafsiran melalui buku An Islamic View of Gog and Magog in the Modern World dan rujukan dan pemahaman tambahan boleh diperolehi daripada buku Sūrah al-Kahf and the Modern Age dari tulisan Maulana Imran Hosein
MUNCULNYA DAJJAL DARI KHURASAN
Saya percaya bandar Dubai di tanah Arab di sana merupakan tempat di mana Al-Masih bakal muncul.., di situlah segala-galanya berkumpul. Sama seperti kes mengenai Tasik Galilee, iaitu satu tempat diberi banyak nama oleh banyak kaum dan bahasa, namun tempat itu kekal tempat yang sama,.. begitu juga tempat yang bernama Khurasan.
Teori Dajjal telah muncul dari Khurasan adalah berdasarkan dari hadith Nabi yang berbunyi;
“Dajjal akan keluar dari negeri sebelah timur yang bernama Khurasan.” (Riwayat Tirmizi dan Hakim)
Untuk mengukuhkan lagi fakta berkaitan daerah Khurasan ini, saya cuba bertanyakan beberapa soalan kepada seorang penulis buku “Membongkar Misteri Dajjal”
Penulis buku itu menjelaskan kepada saya dan mengiyakan pandangan bahawa Dubai juga berada dalam daerah Khurasan.. Baca hadis biasa dan masyhur tentang akhir zaman dalam hadis 40 kitab Imam Nawawi, pada topik hadis Iman, Islam dan Ehsan.. Berikut adalah petikan akhir hadis tersebut..
Beritahukan aku tentang hari kiamat (bilakah kejadiannya)”. Beliau bersabda: “Yang ditanya tidak lebih tahu dari yang bertanya “. Dia berkata: “Beritahukan aku tentang tanda-tandanya“, beliau bersabda: “Jika seorang hamba melahirkan tuannya dan jika engkau melihat seorang bertelanjang kaki dan dada, miskin dan penggembala domba, (kemudian) berlomba-lomba meninggikan bangunannya…”
Menurut pendapat beliau hadis ini (lokasi Dubai) adalah menepati hadis ini. Bukankah kaum yang tinggal di jarizah Arab termasuk di Dubai pada asalnya hanyalah pengembala kambing di gurun-gurun panas. Kini Dubai bangga dengan al Burj dan bangunan tinggi terus dibina dan kini Riyadh mahu menandingi al Burj. Semua ini menepati kalam nabi dari hadis di atas.
Nabi Muhammad saw melabelkan Khurasan sebagai tempat di mana Al-Masih Dajjal sanggup menunjukkan mukanya… Tidakkah kita terfikir,.. mana mungkin ada tempat yang namanya seakan Khurasan akan mudah dikesan oleh mana-mana manusia, kalau begitu kanak-kanak juga mampu mengesan di mana Khurasan yang dimaksudkan… Ingin saya berkongsikan, terdapat 1 berhala besar sedang dibangunkan dekat2 dengan Dubai, dan yang membangunkan itu “sedang kena” dengan 1 fakta hadis sahih tentang tanda sebelum kemunculan Al-Masih.
Salam peringatan dari Nabi S.A.W telah direkodkan sejak 1400 Hijrah dalam banyak hadis2 sahih dan ianya benar2 terjadi pada zaman kita. Hadis itu berkenaan dengan sekumpulan wanita di akhir zaman akan menari2 di depan berhala besar dan tinggi, sedangkan Islam pernah sampai ke situ… saya lampirkan juga hadis itu dibawah, walaupun saya berniat utk membiarkan kamu sendiri mencari dan menemukan hadis itu.. kerana perkara yang kita cari sendiri lazimnya pasti kekal di minda kita, berbanding perkara-perkara yang kita dapat dengan mudah…mengikut kefahaman saya..
Kitab : KITAB BERBAGAI FITNAH (CUBAAN) DAN TANDA TANDA HARI KIAMAT
Bab : Bab Tidak akan berlaku Kiamat Sehingga Bani Daus Menyembah Berhala Zal Khalasah
5173 Hadis Abu Hurairah r.a katanya:
Rasulullah s.a.w bersabda: Tidak akan berlaku Kiamat sehinggalah perempuan-perempuan tua Bani Daus memukul gendang sambil mengelilingi (untuk menyembah) Zal-Khalasah iaitu berhala yang disembah oleh Bani Daus pada zaman Jahiliyah di Tabalah.
Berdasarkan Sahih Muslim, terdapat sebuah kisah sahabat Rasulullah SAW bernama Tamim Ad-Dari yang berlayar bersama kumpulannya sebelum tersesat dan terdampar di sebuah pulau.
Sebaik tiba di pulau asing itu, Tamim dan sahabatnya terjumpa sebuah gua. Sebaik memasuki gua tersebut, mereka bertemu sejenis makhluk gergasi yang sedang dirantai kaki dan tangannya.
Tamim dan para sahabatnya lantas bersoal jawab dengan makhluk gergasi tersebut yang masih terbaring. Makhluk gergasi itu bertanya Tamim adakah Tasik Tiberia masih dipenuhi air?
Jawab Tamim dan sahabatnya, “Ya, masih dipenuhi air.”
Lantas makhluk itu menjawab, “Tidak lama lagi airnya akan kering.”
Pada akhir soal jawab itu, makhluk gergasi itu memperkenalkan dirinya kepada Tamim, “Akulah Dajjal!”
Dajjal memberitahu dia akan keluar dari gua persembunyian setelah tiba masanya kelak apabila tasik itu kering kontang.
Ya, Tasik Tiberia yang dinyatakan dalam kisah ini sebenarnya merujuk kepada Tasik Galilee berdekatan Bukit Golan, yang terletak dalam wilayah Israel.
Keluasan tasik itu terbentang sehingga 166 kilometer manakala kedalamannya pula mencecah sehingga 42 meter. Pada paras 209 meter di bawah paras laut, ia merupakan tasik air tawar terbesar di Timur Tengah dan merupakan kawasan terendah di muka bumi ini.
Kerana keistimewaan itulah, sejak zaman berzaman, tasik ini sering menjadi rebutan. Akhirnya, usaha kaum Yahudi sejak sekian lama untuk merebut tasik ini dari genggaman orang Islam, berjaya.
Sebenarnya, kisah keringnya air tasik ini sudah dinyatakan sejak sekian dahulu. Dan kini, fenomena itu sudah mula berlaku. Malah, kisah pengeringan Tasik Galilee juga ada disebut dalam hadis yang mengaitkan tentang Yakjuj dan Makjuj.
Saat akan tiba keringnya Tasik Galilee, petanda bermulalah era Dajjal laknatullah. Ketika itu juga bermakna disusuli dengan kedatangan Nabi Isa dan Imam Mahadi sebagai penyelamat akhir zaman.
Kita tidak perlu bertelagah dalam soal ini. Saatnya pasti akan tiba. Cuma, perhatikan saja paras air Tasik Galilee dari masa ke semasa.
Sejak tahun 2000, paras airnya turun dengan pantas. Malah terdapat beberapa kawasan yang satu ketika dahulu dipenuhi air, kini telah mula kering kontang dan ditumbuhi rumput dan semak samun.
Sewaktu airnya kering sehingga ke dasarnya, sudah pasti perkhabaran besar seperti yang disebut Allah dan Rasulullah tentang ketibaan Dajjal pasti akan berlaku.
Sabda Rasulullah SAW, “Wahai manusia, sesungguhnya tidak ada fitnah yang lebih besar di muka bumi ini sejak penciptaan Adam yang melebihi fitnah Dajjal. Dan bahawasanya, tidak ada satu Nabi pun yang diutus oleh Allah tidak mengingatkan umatnya tentang fitnah Dajjal, sedangkan aku Nabi yang paling akhir. Ingatlah, tidak dapat diragukan lagi Dajjal itu pasti akan datang di kalangan kamu.” (Hadis riwayat Ibnu Majah dan Ibnu Khuzaimah).
Jadi, adakah kita hanya sekadar merenung paras air di tasik ini yang kian pantas tahap pengeringannya? Atau, kita hendaklah beribadat sebanyak-banyaknya sebelum tibanya Dajjal dan kemusnahan hari Kiamat!
Hari Jumaat minggu lepas seperti biasa dekat ofis aku ada ceramah agama. Tajuk ceramah kali ni memang menarik -"Armagedon/Dajjal/Imam Mahdi/Peristiwa Akhir Zaman Menurut Al Quran danSains".Penceramah jemputan kali ni adalah YBhg. Ustaz Dr Jamnul Bin Azhar Murkan. Cara penyampaian ustaz ni memang best sebab kelakar & yang penting tak buat aku mengantuk...hehehee...
Tapi apa kaitan Tasik Galilee dengan tajuk ceramah yang aku hadiri ni...???
Sebenarnya Tasik Galilee ni terletak di Wilayah Israel. Tasik ini juga dikenali sebagai Tasik Tiberia (Ta Ba Ra Ya). Menurut ustaz, sekiranya paras air di tasik ini mengering maka Dajjal @ Al Masih akan muncul. Paras air di tasik ini semakin merosot berikutan kerakusan bangsa Yahudi mengepam & menyalirkan sumber air dari tasik ini ke wilayah-wilayah Israel yang lain. Menurut ustaz lagi, sekarang paras air tersebut hanya tinggal sebanyak 20% sahaja lagi (kalau tidak silap pendengaran aku lah). Maknanya sekiranya paras air tasik ini terus menerus mengering maka, dalam 7 ke 10 tahun lagi Dajjal @ Al Masih akan muncul.
Cerita tentang Tasik Galilee @ Tiberia ini bukanlah mitos atau cerita dongeng tetapi disokong oleh Hadis Sahih Muslim. Cerita tentang pengeringan Tasik Tiberia ini juga ada disebut di dalam hadis tentang Yakjuj & Makjuj iaitu selepas kemunculan Imam Al Mahdi & Nabi Isa A.S. Maksudnya semakin hampirlah hari kiamat.
Jadi, apakah persediaan kita?
1. Solat malam @ Tahajjud sekurang-kurangnya 2 rakaat setiap malam.
2. Banyakkan membaca Al-Quran.
3. Hafal 10 ayat pertama Surah Al-Kahfi atau 10 ayat terakhir atau membaca sepuluh ayat pertama dan sepuluh ayat terakhir dari surah Al-Kahfi
“Barangsiapa yang menghafal sepuluh ayat pertama dari surah Al- Kahfi terjaga dari fitnah Dajjal.”(HR. Muslim, Abu Dawud, Nasai, Tirmidzi)
“Barangsiapa yang membaca sepuluh ayat terakhir dari surah Al-Kahfi akan terjaga dari fitnah Dajjal.”(HR Imam Ahmad)
4. Baca doa selepas Tahiyyat Akhir seperti berikut:- kewajipan untuk berlindung dari fitnah Dajjal merupakan perkara yang amat penting buat kita. Kerana dalam sebegitu banyak hadis2 kita telah di diberi beberapa ‘amaran’ oleh Rasulullah s.a.w tentang bahayanya Dajjal.
Sebab itu dalam sebuah hadis Rasulullah s.a.w bersabda:
“Bila seseorang selesai membaca Tasyahhud (akhir), hendaklah ia memohon perlindungan kepada Allah empat perkara, iaitu: ‘ Ya Allah, aku berlindung kepada Mu dari siksa neraka jahannam, dari siksa kubur, dari fitnah hidup dan mati, dan dari fitnah Dajjal’. [Selanjutnya, hendaklah ia berdoa memohon kebaikan utk dirinya sesuai kepentingannya]”[Hadith riwayat Muslim, Abu 'Awanah, Nasa'i dan Ibnu Jarud dalam Al-Muntaqa (27)]
5. Simpan Emas banyak-banyak, kerana sistem duit kertas tidak akan bernilai dan sistem kapitalis akan hancur tidak lama lagi...
Sabda Rasullah S.A.W-"Akan tiba suatu zaman dimana tiada apa yang tinggal & boleh digunakan oleh umat manusia, maka simpanlah Dinar & Dirham"
P/S: Untuk pengetahuanyou all,kali ni dah masuk kali ke-3 akupost entryni tapi tak berjaya tak tahu kenapa...Alhamdullillah, berjaya juga akhirnya...
Revolusi di Syria saat ini adalah petanda saat-saat hampirnya kedatangan Dajjal, turunnya Nabi Isa dan Imam Mahdi. Dikhabarkan kepada mereka bahawa Nabi Isa a.s. akan turun di menara putih Masjid Ummayad yang terletak di sebelh timur kota Damascus, ibu negara Syria.
Tentang turunnya Nabi Isa a.s. sebagaimana diterangkan dalam sebuah hadis dari An-Nuwwas bin Sam’an, beliau berkata bahawa Rasulullah SAW bersabda yang bermaksud:
“Ketika Dajjal sedang berbuat kerosakan seperti itu, Allah SWT mengutus Isa bin Maryam turun dekat menara putih disebelah timur Damascus, Syam (Syria) dengan mengenakan pakaian dua warna sambil meletakkan dua telapak tangannya pada sayap dua malaikat.”
“Apabila ia tundukkan kepalanya, hujan pun turun. Jika ia angkat tangannya butiran mutiara berjatuhan dari kepalanya. Orang-orang kafir tidak menium bau nafasnya seperti orang mati dan bau nafasnya boleh dihidu sejauh mata memandang. Dia (Nabi Isa) mencari Dajjal sehingga bertemu di gerbang Kota Lud, lalu Dajjal itu dibunuhnya!” (Hadis riwayat Muslim)
Sewaktu turunnya Nabi Isa a.s., ada ulama berpendapat ketika itu Imam Mahdi dan pejuang Islam sedang bertempur sehingga ke Gunung Dukhan.
Imam Mahdi berjaya menyelamatkan diri dengan membaca surah Al-Kahfi. Dajjal hanya membiarkan Imam Mahdi berada di Gunung Dukhan.
Semasa berada digunung itu, Imam Mahdi dan pengikutnya bersujud syukur dan sebaik bangkit dari sujud, Imam Mahdi terdengar suara dari langit mengatakan bahawa Nabi Isa telah turun ke dunia.
Jika Nabi Isa turun ke dunia, itulah petanda bahawa dunia akan kembali aman. Dajjal akan lenyap dari muka bumi.
Setelah itu, pasukan Imam Mahdi bersetuju untuk turun dari Gunung Dukhan, menuju ke Damsyik, Syria.
Di Damsyik, orang ramai berpusu-pusu ingin menatap wajah Imam Mahdi sehingga ada yang pengsan dan ada yang meninggal dunia akibat bersesak-sesak.
Akhirnya, Imam Mahdi berjumpa Nabi Isa di Masjid Umayyad dan bergabung untuk berperang melawan Dajjal.
Akhirnya Dajjal berjaya dibunuh dan dunia pun kembali aman. Wallahu a’lam.
Hari ini (30/6/2017) 6 tahun telah berlalu selepas akhbar harian Kosmo! (M) melaporkan beberapa pemimpin Israel mengadakan upacara memanggil hujan. Ia diadakan berikutan kebimbangan Yahudi di Israel terhadap paras air di Tasik Galilee yang dilihat semakin susut.
Akhbar Kosmo! bertarikh 27/11/2010 {1} itu antara lain menunjukkan beberapa orang lelaki Yahudi meniup alat muzik shofar sebelum majlis penyembahan meminta hujan yang diadakan di atas bot di tengah-tengah laut Galilee, utara Israel.
Tahukah anda pada hari ini (27/11/2011), berapakah paras air Tasik (juga disebut laut) Galilee? Menurut data yang MacJay.Net perolehi dari sebuah laman sesawang Save the Kinneret, yang bertanggungjawap melaporkan tahap paras air di Tasik Galilee – paras tasik tersebut kini berada di tahap -213.66 (24-27). Kali terakhir, ia berada pada paras -213.67 (12-24) iaitu penurunan sebanyak 0.01. {2}
APAKAH HUBUNG KAIT TASIK GALILEE DENGAN UMAT ISLAM?
Sebuah hadis sahih yang diriwayatkan oleh Imam Muslim yang diterima dari Fathimah binti Qais dalam al-Fitan menyebut:
“Saya telah mendengar muazzin Rasulullah s.a.w memanggil untuk solat. Saya pun pergi ke masjid dan solat bersama Rasulullah s.a.w. Selesai solat, Rasulullah s.a.w naik ke atas mimbar. Nampak semacam bergurau Baginda tertawa dan berkata: “Jangan ada yang bergerak. Hendaklah semua duduk di atas sajadahnya.”
Kemudian berkata: “Tahukah kamu mengapa aku memerintahkan kamu jangan ada yang pulang?”
Kami menjawab: “Allah dan Rasul-Nya yang lebih tahu.”
Rasulullah s.a.w berkata lagi: “Demi Allah aku menyuruh kamu berkumpul di sini bukan ingin menakut-nakuti dan bukan memberi khabar gembira. Aku ingin menceritakan kepada kamu bahawa Tamim Ad-Dari adalah seorang Nasrani, kemudian dia datang menjumpai aku dan masuk Islam. Dia ada bercerita kepadaku tentang satu kisah tentang Dajjal.”
“Kisah yang dia ceritakan itu sesuai dengan apa yang telah aku ceritakan kepada kamu sebelumnya. Katanya dia bersama 30 orang kawannya pergi ke laut dengan menaiki kapal. Angin kencang datang bertiup dan ombak besar membawa mereka ke tengah-tengah samudera yang luas. Mereka tidak dapat menghalakan kapalnya ke pantai sehingga terpaksa berada di atas laut selama satu bulan. Akhirnya mereka terdampar di sebuah pulau menjelang terbenamnya matahari. Di pulau yang tidak ditempati orang itu mereka berjumpa dengan binatang yang sangat tebal bulunya sehingga tidak nampak mana jantina dan duburnya.”
Mereka bertanya kepada binatang itu: “Makhluk apa engkau ini?”
Binatang itu menjawab: “Saya adalah Al-Jassasah.”
Mereka tanya: “Apa itu Al-Jassasah?”
Binatang itu hanya menjawab: “Wahai kumpulan lelaki, pergilah kamu ke tempat ini untuk menjumpai lelaki macam ini, sesungguhnya dia pun ingin berjumpa dengan kamu. Mereka pun pergi ke tempat yang ditunjukkan oleh binatang itu.”
Di sana mereka menjumpai seorang lelaki yang sangat besar dan tegap. Ertinya mereka tidak pernah melihat orang sebesar itu. Dari tangannya sampai ke tengkuknya dikuatkan dengan besi, begitu juga dari lututnya sampai ke telapak kakinya.
Mereka bertanya: “Siapakah anda?”
Orang seperti raksaksa itu menjawab: “Kamu telah mendengar cerita tentang aku. Sekarang aku pula ingin bertanya: “Siapa kamu ini?”
Mereka menjawab: “Kami adalah manusia berbangsa Arab. Kami pergi ke laut menaiki kapal, tiba-tiba datang ombak besar membawa kami ke tengah-tengah samudera luas dan kami berada di lautan selama satu bulan. Akhirnya kami terdampar di pulau yang tuan tempati ini.”
“Pada mulanya kami berjumpa dengan binatang yang sangat tebal bulunya sehingga kami tidak dapat mengenali jantinanya. Kami tanya siapa dia katanya Al-Jassasah. Kami tanya apa maksudnya dia hanya menjawab: “Wahai kumpulan lelaki, pergilah kamu ke tempat ini untuk menjumpai lelaki macam ini, sesungguhnya dia pun ingin berjumpa dengan kamu.”
Itulah sebabnya kami datang ke tempat ini. Sekarang kami sudah berjumpa dengan tuan dan kami ingin tahu siapa tuan sebenarnya.”
Makhluk yang sangat besar itu belum menjawab soalan mereka terus sahaja mengemukakan soalan: “Ceritakan kamu kepadaku keadaan kebun kurma yang di Bisan itu,” (nama tempat di negeri Syam).
Mereka menjawab: “Keadaan apanya yang tuan maksudkan?”
Orang besar itu menjawab: “Maksudku apakah pokok kurma itu berbuah?”
Setelah mereka menjawab bahawa pokok kurma itu berbuah, orang besar tadi berkata: “Aku takut pokok itu tidak berbuah.”
Orang besar itu bertanya lagi: “Ceritakan kepadaku tentang sungai Tabarah.”
Mereka menjawab: “Tentang apanya yang tuan maksudkan?”
Lelaki itu menjawab: “Maksudku airnya apakah masih ada.” Mereka menjawab: “Airnya tidak susut.”
Lelaki itu berkata: “Air sungai itu disangsikan akan kering.”
sekarang sudah 2017… cuba bayangkan paras airnya
Akhirnya lelaki seperti raksaksa itu berkata: “Kalau begitu ceritakan kepadaku tentang Nabi Al-Amin itu, apa yang dia buat?”
Mereka menjawab: “Dia telah berhijrah dari Makkah ke Madinah.”
Lelaki itu bertanya lagi: “Apakah dia diperangi oleh orang-orang Arab?” Mereka menjawab: “Ya, dia diperangi oleh orang-orang Arab.”
Lelaki itu bertanya lagi: “Kalau begitu apa pula tindakan dia terhadap mereka?” Mereka ceritakan bahawa Rasulullah s.a.w telah mengembangkan dakwahnya dan sudah ramai pengikutnya.
Orang besar itu berkata lagi: “Memang begitulah, padahal mereka beruntung jika taat kepadanya.”
Kata orang besar itu lagi: “Sekarang aku terangkan kepada kamu bahawa aku adalah Al-Masih Dajjal. Nanti aku akan diberi izin keluar, lalu aku pun akan menjelajah dunia ini. Dalam masa empat puluh malam sudah dapat aku jalani semua, kecuali Makkah dan Madinah yang aku tidak dapat memasukinya. Negeri Makkah dan Madinah dikawal oleh para Malaikat, maka aku tidak dapat menembusinya.”
Kata Tamim Al-Dariy lagi, “Rasulullah s.a.w menekankan tongkatnya di atas mimbar sambil berkata: “Inilah negeri yang tidak dapat dimasukinya itu, iaitu Madinah. Saudara-saudara sekalian apakah sudah aku sampaikan cerita ini kepada kamu?”
Mereka menjawab: “Ya, sudah ya Rasulullah.”
Rasulullah s.a.w berkata lagi: “Sememangnya hadis Tamim itu lebih meyakinkan saya lagi. Ceritanya itu bersesuaian dengan apa yang telah aku sampaikan kepada kamu sebelumnya, iaitu tentang Makkah dan Madinah yang dikatakan tidak dapat dimasuki Dajjal. Cuma dia ada mengatakan di lautan Syam atau di laut Yaman. Tidak, bahkan ia dari arah timur. Ia dari arah timur,” kata Rasulullah s.a.w sambil menunjuk ke arah timur. {3}
Perhatikan pada ayat di atas yang telah dihitamkan. Sungai Tabrah yang disebutkan itulah yang kini dikenali sebagai Tasik Galilee (juga disebut laut). Keadaan ‘paras air’ di Tasik Galilee ini telah pun disebut-sebut pada zaman Rasulullah SAW jika diperkirakan dari sudut hadith Tamim Ad-Dari ini.
Perhatikan pada ayat di bawah:
Lelaki itu berkata: “Air sungai itu disangsikan akan kering.”Jelas sekali, Dajjal telah memberitahu kepada ‘mereka’ bahawa dia (Dajjal) bimbang paras air di Sungai Tabarah (Tasik Galilee) akan kering kerana berdasarkan apa yang telah dijanjikan, Dajjal akan dibunuh oleh Isa Ibn Maryam (Nabi Isa as) yang akan turun setelah keringnya air di tasik itu.
Hendaklah diingatkan bahawa hadith Tamim ad-Dari ini sememangnya terbukti sahih apabila ia diriwayatkan oleh Imam Muslim dan beberapa orang lagi yang tinggi martabatnya dalam Islam. Penulis buku “Membongkar Misteri Dajjal”, Muhammad Nurani Maarif memberikan komentarnya berkenaan hadith ini dengan berkata:
Nabi (SAW) tidak hanya memiliki sifat cerdik di dalam memilih kata-kata, bahkan dia adalah seorang yang benar di dalam setiap tutur katanya. Dia membenarkan buah butir perkataan Tamim ad-Dari. Baginda seorang yang amanah dan tidak berselindung atau meninggalkan kata-kata tersembunyi. Baginda berusaha menjelaskan keadaan Dajjal yang dilihat oleh Tamim ad-Dari itu agar ia difahami dengan jelas dan terang.
paras air pada 2011 yang sudah kritikal
Saya membaca dan meneliti hadith perihal Dajjal ini (hadith Tamim ad-Dari) secara berulang kali, bahkan melihat riwayat-riwayat yang lain untuk mendapatkan kepastian apakah benar Nabi SAW sekadar menyatakan sesuatu tetapi pada hakikatnya mempunyai makna yang berlainan. JELAS IA TIDAK BERLAKU DEMIKIAN.
Tamim ad-Dari menyebut: :… akulah Jasassah. Tak usahlag kamu bertanya lagi dan hendaklah kamu pergi menemui SEORANG LELAKI yang ada di tempat pertapaan (biara) kerana ia sangat mahu mendengar berita dari kamu. {4}
Jika Dajjal yang dimaksudkan itu adalah segolongan manusia, kenapa pada ketika itu Nabi Muhammad SAW tidak memotong kata-kata Tamim ad-Dari atau mengubahnya atau menghuraikannya semula dihadapan para sahabat yang khusyuk mendengar buah kata baginda? Adalah sesuatu yang pelik apabila Nabi (SAW) tidak bertangguh memanggil para sahabat yang jauh mahupun dekat untuk mendengar berita ini tetapi hanya diam dan bertangguh untuk membetulkan kesalahan fakta dan huraian tamim ad-Dari (jika ada). Bahkan Nabi SAW meng-ia-kan apa yang ditemui oleh Tamim ad-Dari adalah Dajjal.
….Oleh kerana Nabi (SAW) bersifat amanahlah maka baginda menyampaikan berita yang didengarinya tanpa menokok tambah dan baginda menggunakan laras bahasa yang mudah , terang dan jelas…{5}
Apa yang boleh kita fahami daripada komentar Muhammad Nurani Maarif di atas adalah mengenai logik dansahih-nya hadith yang diriwayatkan oleh Imam Muslim dari Fathimah bin Qais ini.Tidak mampu untuk kita selaku umat akhir zaman cuba menafikan kebenaran, dari petunjuk Nabi SAW ini hanya kerana kita takut menghadapi kemusnahan.
Tasik Galilee kini sedang mengering dengan pantas. Sekiranya diperhitungkan keseluruhan fakta-fakta saintifik yang diperolehi, diperkirakan dengan petunjuk-petunjuk Nabi SAW menerusi hadith-hadith baginda, kita akan dapati bahawa semuanya akan lengkap dalam tempoh 40 tahun saja lagi.
Sebelum kemunculan Imam Mahdi, akan terlebih dahulu munculnya Panji Hitam Dari Timur. Jarak kemunculan di antara Panji Hitam dan Imam mahdi adalah 72 bulan. Nu’aim bin Hammad meriwayatkan dengan sanad daripada Muhammad bin Hanafiah dia berkata;
“Akan muncul bendera hitam milik Bani Abbas (Bendera Syiah) kemudian akan muncul dari Khurasan bendera lain yang berwarna hitam,tutup kepala mereka hitam dan pakaian mereka putih…”hingga beliau berkata “Jarak antara kemunculannya dengan diserahkannya urusan kepada Al-Mahdi adalah 72 bulan.”{6}
Ini bermakna, apabila “Panji Hitam” benar-benar memperlihatkan ‘diri’nya maka, umat Islam hanya ada 72 bulan sahaja sebelum menyaksikan pengzahiran Imam Mahdi yang ditunggu-tunggu. Kemunculan Imam Mahdi bakal disusuli dengan kemunculan Dajjal sebelum turunnya Nabi Isa as sebagai One Man To Unite Them All.
Masihkah anda ingat dengan berita kematian Putera Mahkota Arab Saudi, Sultan Abdulaziz yang menggemparkan hampir seluruh umat Islam sedunia? {7} Kegemparan yang berlaku dalam berita kematian baginda Sultan Abdulaziz bukanlah kerana Sultan Abdulaziz itu sendiri, tetapi muncul khabar angin yang mengatakan bahawa pemerintah Arab Saudi yang sedang memegang takhta negara arab itu kini yakni Raja Abdullah telah mangkat. Ramai yang sudah sedia maklum bahawa kesihatan Raja Abdullah sendiri tidak begitu baik sejak beberapa tahun kebelakangan ini. Baginda Raja Abdullah dikatakan menerima rawatan dari masa ke semasa oleh doktor yang merawat sakit jantungnya.
Apa yang mengejutkan umat Islam mengenai berita khabar angin itu ialah ‘khabar angin mengenai kematian Raja Abdullah’ itu benar-benar berlaku di saat negara-negara Arab sedang dilanda Revolusi rakyat. Sebahagian daripada para pembaca pastinya sudah faham apa yang cuba saya perkatakan ketika ini. Yang dimaksudkan ialah salah-satu tanda saat pembaiatan Imam Mahdi sepertimana yang telah disebutkan:
Daripada Ummu Salamah, diriwayatkan secara marfu’:
“Akan terjadi perbezaan pendapat ketika wafatnya seorang khalifah. Kemudian salah seorang lelaki penduduk Madinah pergi keluar menuju Makkah. Penduduk Makkah menemuinya, memintanya keluar dari rumah, padahal ia tidak menyukainya. Kemudian mereka membai’ah lelaki itu di antara rukun (Hajar al-Aswad) dan maqam (Maqam Ibrahim). Kemudian datanglah satu pasukan dari Syam untuk memeranginya. Pasukan itu diserang di padang pasir yang tandus, yang terletak di antara Makkah dan Madinah. Ketika orang-orang soleh Syam dan sekelompok orang Iraq mengetahui itu, mereka mendatangi lelaki tersebut dan membai’ahnya (di antara Hajar Aswad dan Maqam Ibrahim). Saat itu muncul seorang lelaki Quraisy yang memiliki garis keturunan daripada pihak ibu Bani Kilab.
yahudi buat ritual panggil hujan
Lalu lelaki Quraisy itu mengirimkan pasukan untuk memerangi orang-orang yang membai’ah tadi berhasil mengalahkan pasukan yang dikirim lelaki Quraisy itu.
Pasukan lelaki Quraisy tersebut bagaikan anjing. Merugilah orang-orang yang tidak menyaksikan rampasan perang Bani Kilab itu. Kemudian lelaki itu membahagikan harta itu. Dia menerapkan sunnah Nabi SAW sehingga Islam menjadi terhormat di muka bumi ini. Lelaki itu (al-Mahdi) memerintah selama tujuh tahun, kemudian wafat dan kaum Muslimin mensolatkannya.” {8}
Mungkinkah kewafatan Raja Abdullah dari Arab Saudi yang dimaksudkan di dalam hadith diatas? Wallahualam bissawab. Berat hati saya untuk menafikannya apabila mengenangkan bumi Arab Saudi itu, adalah lokasi di mana terletaknya bumi suci, Madinah dan Makkah.
Mudah-mudahan kita ditempatkan dikalangan orang-orang yang beruntung. INGATLAH BETAPA DEKATNYA KEDUDUKAN KITA (UMAT NABI MUHAMMAD SAW) DENGAN HARI AKHIR DUNIA.
Redaksiana Subuh – Temanku berkata kepadaku, “, aku sudah terbiasa menguburkan mayat masyarakat
setempat. Salah seorang familiku menghubungiku meminta agar menguburkan ibu mereka yang meninggal. Aku pergi ke pekuburan dan aku menunggu di tempat memandikan mayat.
Di sana aku melihat empat wanita berhijab bergegas meninggalkan tempat memandikan mayat tersebut. Aku tidak menanyakan sebab mereka keluar dari tempat itu karena memang bukan urusanku.
Beberapa menit kemudian wanita yang memandikan mayat keluar dan memintaku agar menolongnya memandikan mayat tersebut. Aku katakan kepadanya, ‘Ini tidak boleh, karena tidak halal bagi seorang lelaki melihat aurat wanita.’ Tetapi ia mengemukakan alasannya bahwa jenazah wanita yang satu ini sangat besar.
Kemudian wanita itu kembali masuk dan memandikan mayat tersebut. Setelah selesai dikafankan, ia
memanggil kami agar mayat tersebut diusung. Karena
jenazah ini terlalu berat, kami berjumlah sebelas orang masuk ke dalam untuk mengangkatnya. Setelah sampai di lubang kuburan .
Kami buka lubang masuknya dan kami turunkan dari pundak kami. Namun tiba-tiba jenazahnya terlepas dan terjatuh ke dalam dan tidak sempat kami tangkap kembali hingga aku mendengar dari gemeretak tulangnya yang patah ketika jenazah itu jatuh. Aku melihat ke dalam ternyata kain kafannya sedikit terbuka sehingga terlihat auratnya. Aku segera melompat ke jenazah dan menutup aurat tersebut.
Lalu dengan susah payah aku menyeretnya ke arah kiblat dan aku buka kafan di bagian mukanya. Aku melihat pemandangan yang aneh. Matanya terbe-lalak dan berwarna hitam. Aku menjadi takut dan segera memanjat ke atas dengan tidak menoleh ke belakang lagi.
Setelah sampai di rumah, aku menghubungi salah seorang anak perempuan jenazah. Ia bersumpah agar aku menceritakan apa yang terjadi saat memasukkan jenazah ke dalam kuburan. Aku berusaha untuk mengelak, namun ia terus mendesakku hingga akhirnya terpaksa harus memberitahukannya. Ia berkata, “ustadz, ketika anda melihat kami bergegas keluar dikarenakan kami melihat wajah ibu kami menghitam, karena ibu kami tidak pernah sekalipun melaksanakan shalat dan meninggal dalam keadaan berdandan.”
Kisah nyata ini menegaskan bahwa Allah SWT menghendaki agar sebagian hamba-Nya melihat bekas Su’ul khatimah hamba-Nya yang durhaka agar menjadi pelajaran bagi yang masih hidup. Sesungguhnya yang demikian itu merupakan pelajaran bagi orang-orang yang berakal.