Google+ Badge

Khamis, 3 Julai 2014

5062. Metafora.

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ  , الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ , الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ ,  مَالِكِ يَوْمِ الدِّينِ , إِيَّاكَ نَعْبُدُ وَإِيَّاكَ نَسْتَعِينُ , اهْدِنَا الصِّرَاطَ المُسْتَقِيمَ  , صِرَاطَ الَّذِينَ أَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ , غَيْرِ المَغْضُوبِ عَلَيْهِمْ وَلاَ الضَّالِّينَ.


Assalamualaikum w.b.t/السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُه

Meja www.peceq.blogspot.com  
  • Beberapa Kata Kata Romantis dalam Bahasa Arab

    Bismillah
    Beberapa tahun yang lalu saudari saya menulis status di FB bgini: “Everything sound so romantic in Portuguese” “..segalanya terdengar romantiss dalam bahasa Portugis..” Bagaimana dengan Bahasa tercinta kita bahasa arab? ternyata sama sekali gak kalah lho.. Setidaknya ada hampir 60 kata dalam bahasa arab yang merupakan sinonim dari kata al-hubb (cinta). Beberapa yang mungkin familiar kita dengar misalnya, al-hawaa (kecenderungan hati), al-’isyq (kasmaran), as-syauq (rindu), al-junuun (yang membuat gila), al-khullah (kekasih) dan banyak lagi [1]. Apalagi jika diantara kata kata cinta itu terselip doa tulus kepada sang terkasih. Whuih.. Bukankah tali iman yang terkuat adalah (berkasih sayang) karena Allah?!
    Beberapa contoh kalimat yang bisa diucapkan oleh wanita (kepada orang yang telah dihalalkan, tentunya) disalin dari bukunya Dr. Najla’ As-Sayyid Nayil [2]:
    جزاك االه خيرا  (jazaakallahu khairaa)  “..Semoga Allah membalas kebaikanmu..”
    بارك الله لك  (baarakallahu laka) “..semoga Allah memberkahimu..”
    حفظك الله (hafidzokallah) “..semoga Allah melindungimu..”
    طلابك مجاب من عيني  (Tholaabuka mujaabun min ‘aini) “..permintaanmu segera kulaksanakan..”
    لو سمحت  (Lau samahta) “..kalau engkau tidak keberatan..”
    من فضلك  (min fadhlika) ..dengan segala hormat, aku mohon kepadamu..
    أنت تأمر  (anta ta’muru) “..engkaulah yang berhak menyuruh..”
    لا تغيب علينا  (laa taghiibu ‘alayna) “..jangan tinggalkan kami..”
    نحن ننتظرك بالصبر  (nahnu nantadziruka bis sobri) “..kami menunggumu dengan sabar..”
    ما اجمل منظرك ! و أحبه اليّ  (maa ajmalaa mandzoroka! wa ahabba ilayya) sungguh indah penampilanmu! dan aku sungguh suka gayamu..
    ما اجمل ذوقك  (maa ajmala dzauquka) “..sungguh bagus seleramu..”
    حاضرة (haadiroh) “ya hadir..”
    لا أجد السعادة الاّ معك (laa ajidus sa’aadah illa ma’aka) “aku tidak bahagia kecuali bersamamu”
    هل ترضى اليّ؟ (Hal tardhoo ilayya?) “apakah engkau ridho terhadapku?”
    هَذِهِ يَدِيْ فِي يَدِكَ، لاَ أَكْتَحِلُ بِغَمْضٍ حَتَّى تَرْضَى (haadzihi yadii biyadika. laa aktahilu bighomdi hatta tardhoo..) “..Ini tanganku di atas tanganmu, mataku tidak akan bisa terpejam hingga engkau ridha.”[3]
    ——————————————————————–
    Ya itu tadi dari wanita yang malu2. Kalau laki2? Berikut ini gombalan seorang penyair yang menggambarkan kecintaan yang sangat mendalam terhadap istrinya yang sangat sholehah. Saya copast dari statusnya Ustadz Firanda tentang “Gombalan Suami”[4] : D
    زَوْجَتِي أَنْتِ حَبِيْبَتِي أَنْتِ
    ZAUJATI (ISTRIKU) ENGKAULAH KEKASIHKU…
    أُحِبُّكِ مِثْلَمَا أَنْتِ ………..أُحِبُّكِ كَيْفَمَا كُنْتِ
    Istriku…, aku mencintaimu apa adanya dirimu…aku mencintaimu bagaimanapun juga kondisimu
    وَمَهْمَا كَانَ مَهْمَا صَارَ …أَنْتِ حَبِيْبَتِي أَنِت ..
    Apapun yang terjadi engkau tetaplah kekasihku
    زَوْجَتِي …أَنْتِ حَبِيْبَتِي أَنْتِ ..
    Istriku…, engkaulah kasih dan cintaku
    حَلاَلِي أَنْتِ لاَ أَخْشَى عَذُوْلاً هَمُّهُ مَقْتِي….لَقَدْ أَذِنَ الزَّمَانُ لَنَا بِوَصْلٍ غَيْرِ مُنْبَتِّ
    Kekasihku aku tidak pernah khawatir dirimu adalah seorang istri yang hobinya hanya memarahiku…
    Sungguh zaman telah mengizinkan kita untuk bersatu dengan sambungan yang tidak terputuskan…
    سَقَيْتِ الْحُبَّ فِى قَلْبِي بِحُسْنِ الْفَعْلِ وَالسَّمْتِ….يَغِيْبُ السَّعْدُ إِنْ غِبْتِ وَيَصْفُو الْعَيْشُ إِنْ جِئْتِ
    Engkau menyiram hatiku dengan indahnya akhlak dan perangaimu…
    Sungguh kebahagiaan sirna tatkala engkau pergi dan kehidupan menjadi indah jika engkau datang….
    نَهَارِي كَادِحٌ حَتَّى إِذَا مَا عُدْتُ لِلْبَيْتِ…لَقِيْتُكِ فَانْجَلَى عَنِّي ضَنَايَ إِذَا تَبَسَّمْتِ ..
    Siang hariku terasa kacau hingga tatkala aku kembali ke rumah..
    dan tatkala melihatmu maka dengan senyumanmu sirnalah semua gundah gulana dan kegelisahanku…
    أُحِبُّكِ مِثْلَمَا أَنْتِ …أُحِبُّكِ كَيْفَمَا كُنْتِ
    Istriku…, aku mencintaimu apa adanya dirimu…aku mencintaimu bagaimanapun juga kondisimu
    تَضِيْقُ بِيَ الْحَيَاةُ إِذَا بِهَا يَوْماً تَبَرَّمْتِ …فَأَسْعَى جَاهِداً حَتَّى أُحَقِّقَ مَا تَمَنَّيْتِ
    Terasa sempit kehidupan ini jika sehari saja engkau gelisah …
    Maka aku akan berusaha untuk bisa mewujudkan impianmu
    هَنَائِي أَنْتِ فَلْتَهْنِئي بِدِفْءِ الْحُبِّ مَا عِشْتِ ….فَرُوْحَانَا قَدِ ائْتَلَفَا كَمِثْلِ الْأَرْضِ وَالنَّبَتِ
    Kebahagiaanku adalah engkau maka berbahagialah engkau dengan hangatnya cintaku selama hidupmu…
    Maka sungguh kedua ruh kita telah bersatu sebagaimana bersatunya tanah dan tanaman…
    فَيَا أَمَلِي وَيَا سَكَنِي وَيَا أُنْسِي وَمُلْهِمَتِي ….يَطِيْبُ الْعَيْشُ مَهْمَا ضَاقَتِ الْأَيَّامُ إِنْ طِبْتِ
    Wahai harapanku…wahai ketenanganku…wahai ketentramanku dan pemberi ilham dalam hidupku…
    Kehidupanku menjadi indah meskipun bagaimanapun sulitnya hari-hari jika engkau baik
    ————————————————————————————-
    Ada cerita lucu, pasangan suami istri ini faseh sekali berbahasa arab. Suatu ketika, si suami sedang ada training untuk menjadi pembimbing jamaah haji diluar kota. Lalu si suami menelepon istrinya, berbincang bincang melepas rindu dengan berbahasa arab. Maksud hati berbahasa arab, biar tidak ada yang ngerti. Eh, kelupaan kalau para pembimbing haji teman2nya pasti pada ngerti bahasa arab.
    —————————————————————————————————-
    Sudah ah..
    لو لا اللغة العربية, لقد أترك هذا..
    Diselesaikan di Samarinda,
    Ba’da Ashar di hari Jumat, 26 Syawwal 1433 Hijriah
    ——————————————————————————————–
    [1]. Taman Jatuh Cinta dan Rekreasi orang orang Dimabuk Rindu – Ibnu Qoyyim Al Jauziyah. ibs
    [2]. Agar Suami Cemburu Padamu – Dr. Najla’ As-Sayyid Nayil. At=Tibyan
    [3]. (HR. Ath Thabarani dalam Al Ausath dan Ash Shaghir. Lihat Ash Shahihah hadits no. 3380)
    [4]. Gombalan Suami ini bisa dilihat disini

    Sumber: (http://irilaslogo.wordpress.com/2012/09/14/beberapa-kata-kata-romantis-dalam-bahasa-arab/

    Gombalan Suami?


    is­lam­di­aries:
    Hen­daknya jika se­o­rang suami menc­in­tai istrinya maka ia ungkap­kan kepada istrinya, dan tidak ada salah­nya jika sedikit bergom­bal ria ter­hadap istrinya (se­lama tidak berlebi­han). Gom­balan terse­but terny­ata ser­ing menum­buhkan dan mem­per­erat rasa cinta. Dan terny­ata se­ba­gian para wanita tetap aja suka -meskipun ia menyadari suaminya ser­ing gom­bal-.

    Sung­guh meru­pakan ke­ba­ha­giaan yang san­gat indah jika se­o­rang lelaki di­anu­grahi se­o­rang yang san­gat shole­hah, dan se­ba­liknya sung­guh meru­pakan pen­der­i­taan jika se­o­rang suami diuji den­gan istri yang se­lalu menyak­iti dan menye­balkan hati.

    Berikut ini gom­balan se­o­rang penyair yang menggam­barkan kecin­taan yang san­gat men­dalam ter­hadap istrinya yang san­gat shole­hah:

    زَوْجَتِي أَنْتِ حَبِيْبَتِي أَنْتِ
    ZA­U­JATI (ISTRIKU) EN­GKAULAH KEKASIHKU…
    أُحِبُّكِ مِثْلَمَا أَنْتِ ………..أُحِبُّكِ كَيْفَمَا كُنْتِ
    Istriku…, aku menc­in­taimu apa adanya dirimu…aku menc­in­taimu bagaimana­pun juga kon­dis­imu
    وَمَهْمَا كَانَ مَهْمَا صَارَ …أَنْتِ حَبِيْبَتِي أَنِت ..
    Apapun yang ter­jadi en­gkau teta­plah kekasihku
    زَوْجَتِي …أَنْتِ حَبِيْبَتِي أَنْتِ ..
    Istriku…, en­gkaulah kasih dan cin­taku
    حَلاَلِي أَنْتِ لاَ أَخْشَى عَذُوْلاً هَمُّهُ مَقْتِي….لَقَدْ أَذِنَ الزَّمَانُ لَنَا بِوَصْلٍ غَيْرِ مُنْبَتِّ
    Kekasihku aku tidak per­nah khawatir dirimu adalah se­o­rang istri yang hobinya hanya memarahiku…
    Sung­guh zaman telah men­gizinkan kita untuk bersatu den­gan sam­bun­gan yang tidak ter­pu­tuskan…

    سَقَيْتِ الْحُبَّ فِى قَلْبِي بِحُسْنِ الْفَعْلِ وَالسَّمْتِ….يَغِيْبُ السَّعْدُ إِنْ غِبْتِ وَيَصْفُو الْعَيْشُ إِنْ جِئْت
    En­gkau menyi­ram hatiku den­gan in­dah­nya akhlak dan peran­gaimu…
    Sung­guh ke­ba­ha­giaan sirna tatkala en­gkau pergi dan ke­hidu­pan men­jadi indah jika en­gkau datang….

    نَهَارِي كَادِحٌ حَتَّى إِذَا مَا عُدْتُ لِلْبَيْتِ…لَقِيْتُكِ فَانْجَلَى عَنِّي ضَنَايَ إِذَا تَبَسَّمْتِ ..
    Siang hariku terasa kacau hingga tatkala aku kem­bali ke rumah..
    dan tatkala meli­hatmu maka den­gan senyu­manmu sir­nalah semua gun­dah gu­lana dan kege­lisa­hanku…

    أُحِبُّكِ مِثْلَمَا أَنْتِ …أُحِبُّكِ كَيْفَمَا كُنْتِ
    Istriku…, aku menc­in­taimu apa adanya dirimu…aku menc­in­taimu bagaimana­pun juga kon­dis­imu

    تَضِيْقُ بِيَ الْحَيَاةُ إِذَا بِهَا يَوْماً تَبَرَّمْتِ …فَأَسْعَى جَاهِداً حَتَّى أُحَقِّقَ مَا تَمَنَّيْتِ
    Terasa sem­pit ke­hidu­pan ini jika se­hari saja en­gkau ge­lisah …
    Maka aku akan berusaha untuk bisa mewu­jud­kan impianmu

    هَنَائِي أَنْتِ فَلْتَهْنِئي بِدِفْءِ الْحُبِّ مَا عِشْتِ ….فَرُوْحَانَا قَدِ ائْتَلَفَا كَمِثْلِ الْأَرْضِ وَالنَّبَتِ
    Ke­ba­ha­giaanku adalah en­gkau maka berba­ha­gialah en­gkau den­gan hangat­nya cin­taku se­lama hidupmu…
    Maka sung­guh kedua ruh kita telah bersatu se­ba­gaimana bersat­unya tanah dan tana­man…

    فَيَا أَمَلِي وَيَا سَكَنِي وَيَا أُنْسِي وَمُلْهِمَتِي ….يَطِيْبُ الْعَيْشُ مَهْمَا ضَاقَتِ الْأَيَّامُ إِنْ طِبْتِ
    Wahai hara­panku…wahai ke­te­nan­ganku…wahai ke­ten­tra­manku dan pem­beri ilham dalam hidupku…
    Ke­hidu­panku men­jadi indah meskipun bagaimana­pun sulit­nya hari-hari jika en­gkau baik
    Oleh : Us­tadz Fi­randa Andirja
    http://​www.​facebook.​com/​firanda.​andirja/​posts/​402757689791694
    ~ Re­mem­ber, the peo­ple you love, love to be told they are loved.. :)
    1. cahayasunnah reblogged this from chynatic
    2. chynatic reblogged this from islamdiaries and added:
      ~ Remember, the people you love, love to be told they are loved.. :)
    3. honorable-lady reblogged this from islamdiaries
    4. auliabulkia reblogged this from islamdiaries
    5. islamdiaries posted this

    Sumber: (http://chynatic.tumblr.com/post/31510084765/gombalan-suami)
    My Dashboard. 
    s3v3n

    s3v3n.

ه
Meja www.peceq.blogspot.com  
  • Bismillah...
    Assalamualaikum WBT.
    Metafora (Perlambangan) Kehidupan.
    Jadi manusia  yang rasa cukup bagus dan gagal untuk memperakui kesilapan diri sendiri. Apakah diriku yang dimaksudkannya. "Tepuk dada tanya selera"

    Kisah Seorang Wanita Dan Sebungkus Kueh.

    Seorang wanita membeli majalah dan beberapa ketul kuih. Sambil menunggu kereta api tiba, dia duduk di sebuah kerusi panjang.

    Disebelahnya, duduk seorang lelaki. Tidak diendahkan, wanita itu asyik membaca majalah yang baru dibelinya. Tiba-tiba, sudut matanya perasan lelaki disebelah mengambil kuihnya.

    Wanita itu mulai geram. Tapi, dia berdiam diri. Dalam hati, dia mengutuk tindakan lelaki itu mencuri kuihnya.

    Apabila dia mengambil sepotong kuih, lelaki itu pun ikut sama mengambilnya. Bahkan, lelaki itu tersenyum memandangnya sambil memakan kuih.

    Hati wanita itu kian panas. Sudahlah lelaki itu curi kuihnya, tiada langsung rasa bersalah. Jauh sekali mengucapkan terima kasih.

    Sampailah hanya tinggal sepotong kuih dalam plastik itu. Tanpa rasa bersalah, lelaki itu mengambil kuih terakhir. Dia membahagikannya kepada dua bahagian. Satu, dihulur kepada wanita itu. Dan yang satu lagi dimakannya.

    Wanita itu mengambil bahagian kuih terakhir. Hatinya semakin membara. Kebetulan kereta api tiba. Lantas wanita itu bangun dengan wajah marah, tidak langsung memandang ke arah lelaki yang dianggap telah mencuri kuihnya dan tidak tahu berterima kasih.

    Setelah duduk, wanita itu membuka plastik yang tersangkut pada beg sandangnya. Dia terkejut melihat kuih yang dibeli rupa-rupanya masih ada di dalam beg plastik itu.

    Jadi, yang dimakannya tadi bukanlah kuihnya? Tapi, ia adalah kepunyaan lelaki itu! Bermakna sekarang, bukan lelaki itu yang mencuri dan tidak tahu berterima kasih. Tapi dialah pencuri yang sebenar!

    Wanita itu tersandar. Bagaimana dia hendak meminta maaf? Kereta api sudah bergerak laju meninggalkan lelaki tadi yang masih duduk di kerusi itu.

    Sebenarnya, kisah diatas bagai metafora yang biasa berlaku dalam kehidupan. Kita mudah berprasangka buruk pada orang lain.

    Tanpa sedar kita sebenarnya adalah si pencuri kuih itu!

    Sumber: (http://greenboc.blogspot.com/2014/07/kisah-seorang-wanita-dan-sebungkus-kueh.html)
    My Dashboard. 
    s3v3n

    s3v3n.
IP
<h2 class="MsoNormal" dir="RTL" style="background-color: white; border-bottom-color: transparent; border-bottom-style: solid; border-bottom-width: 1px; color: #333333; direction: rtl; font-family: Arial, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; font-weight: bolder; margin: 0in 27pt 0in 0in; padding: 0px; position: relative; text-align: right; unicode-bidi: embed;">
<b><span lang="AR" style="font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: large;">بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ&nbsp;&nbsp;,&nbsp;الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ , الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ ,&nbsp;&nbsp;مَالِكِ يَوْمِ الدِّينِ , إِيَّاكَ نَعْبُدُ وَإِيَّاكَ نَسْتَعِينُ , اهْدِنَا الصِّرَاطَ المُسْتَقِيمَ&nbsp;&nbsp;, صِرَاطَ الَّذِينَ أَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ , غَيْرِ المَغْضُوبِ عَلَيْهِمْ وَلاَ الضَّالِّينَ.</span></b></h2>
<h2>
<span style="font-size: large;"><br style="background-color: white; color: #333333; font-family: 'Helvetica Neue Light', HelveticaNeue-Light, 'Helvetica Neue', Helvetica, Arial, sans-serif; line-height: 19px;" /><b style="background-color: white; color: #333333; font-family: 'Helvetica Neue Light', HelveticaNeue-Light, 'Helvetica Neue', Helvetica, Arial, sans-serif; line-height: 19px;"><span style="color: black; font-family: 'Times New Roman', serif;">Assalamualaikum w.b.t/</span></b><b style="background-color: white; color: #333333; font-family: 'Helvetica Neue Light', HelveticaNeue-Light, 'Helvetica Neue', Helvetica, Arial, sans-serif; line-height: 19px;"><span lang="AR" style="font-family: 'Times New Roman', serif;">ا</span></b><b style="background-color: white; color: #333333; font-family: 'Helvetica Neue Light', HelveticaNeue-Light, 'Helvetica Neue', Helvetica, Arial, sans-serif; line-height: 19px;"><span style="color: black; font-family: 'Times New Roman', serif;">لسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُه</span></b></span></h2>
<div class="MsoNormal" style="background-color: white; color: #333333; font-family: 'Helvetica Neue Light', HelveticaNeue-Light, 'Helvetica Neue', Helvetica, Arial, sans-serif; font-size: 14px; line-height: 19px; margin: 0px; outline: none; padding: 0px;">
<b><span style="color: black; font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt;"></span></b></div>
<span style="background-color: #fafafa; color: #333333; font-family: 'Helvetica Neue Light', HelveticaNeue-Light, 'Helvetica Neue', Helvetica, Arial, sans-serif; font-size: 14px; line-height: 19px;">Meja&nbsp;</span><b style="background-color: white; font-family: 'Helvetica Neue Light', HelveticaNeue-Light, 'Helvetica Neue', Helvetica, Arial, sans-serif; font-size: 14px; line-height: 19px;"><a href="http://www.peceq.blogspot.com/" style="color: blue; display: inline; outline: none; text-decoration: none;">www.peceq.blogspot.com</a><span style="color: blue;">&nbsp;&nbsp;</span>.&nbsp;</b><br />
<ul style="background-position: 0px 10px; background-repeat: no-repeat no-repeat; border-bottom-color: rgb(221, 221, 221); border-bottom-style: solid; border-bottom-width: 1px; color: #666666; font-family: Tahoma, Arial, Verdana; height: 800px; line-height: 1.2em; list-style-image: initial; list-style-position: initial; margin: 0px; overflow: auto; padding: 0.25em 17px; text-align: -webkit-auto; width: auto;">
<li style="border-bottom-color: rgb(221, 221, 221); border-bottom-style: solid; border-bottom-width: 1px; list-style-image: url(http://3.bp.blogspot.com/_b0xJ7qk6DTc/S3eO5sF7n6I/AAAAAAAAAUI/2v6MJzAr7aI/s320/arrow-grey.gif); margin: 0px 0px 5px; padding: 0.7em 0px;"><div class="item-content">
<br />
<div class="post-body entry-content" style="color: #333333; line-height: 18px;">
<div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on">
<div style="font-size: 12px; text-align: justify;">
<span class="data-post"><span id="advenueINTEXT" name="advenueINTEXT" style="background-color: white;"><br /></span></span></div>
<div style="font-size: 12px; text-align: justify;">
<span class="data-post"><span id="advenueINTEXT" name="advenueINTEXT" style="background-color: white;">Sumber:&nbsp;()&nbsp;</span></span><br />
<span class="data-post"><span name="advenueINTEXT" style="background-color: white;"><br /></span></span></div>
</div>
</div>
<span style="background-color: white; color: #333333; font-family: Arial, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; font-size: 13px; line-height: 18px; text-align: left;">My Dashboard.&nbsp;</span><br />
<div style="background-color: white; color: #333333; font-family: Arial, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; font-size: 13px; line-height: 18px; text-align: center;">
<b>s3v3n</b></div>
<div style="background-color: white; color: #333333; font-family: Arial, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; font-size: 13px; line-height: 18px; text-align: center;">
<embed align="middle" allowscriptaccess="sameDomain" height="300" name="calendar" pluginspage="http://www.macromedia.com/go/getflashplayer" quality="high" src="http://nackvision.com/goodies/clocks/nackvision_timer06.swf" type="application/x-shockwave-flash" width="300"></embed><br /><h2 class="MsoNormal" dir="RTL" style="background-color: #fafafa; border-bottom-color: transparent; border-bottom-style: solid; border-bottom-width: 1px; direction: rtl; font-family: 'Helvetica Neue Light', HelveticaNeue-Light, 'Helvetica Neue', Helvetica, Arial, sans-serif; font-size: 18px; font-weight: bolder; line-height: 19px; margin: 0in 27pt 0in 0in; padding: 0px; position: relative; text-align: right; unicode-bidi: embed;">
</h2>
<div dir="ltr" style="background-color: white; border-top-color: transparent; border-top-style: solid; border-top-width: 0px; padding-top: 8px;" trbidi="on">
<b>s3v3n.</b></div>
</div>
</div>
</li>
</ul>
<div style="text-align: center;">
<a href="http://www.wieistmeineip.de/cometo/?en" style="background-color: white; color: magenta; font-family: Arimo; font-size: 14px; line-height: 1.4; text-align: -webkit-auto; text-decoration: none;"><img alt="IP" border="0" src="http://www.wieistmeineip.de/ip-address/" height="125" style="border: none; position: relative;" width="125" /></a><br />
<div style="text-align: left;">
<br /></div>
</div>
<div class="sidebar section" id="sidebar-right-1" style="background-color: #fafafa; color: white; font-family: Arimo; font-size: 14px; margin: 0px 15px; text-align: -webkit-auto;">
<div class="widget HTML" id="HTML19" style="line-height: 1.4; margin: 30px 0px; min-height: 0px; position: relative;">
<div class="clear" style="clear: both;">
</div>
<span class="widget-item-control" style="float: right; height: 20px; margin-top: -20px; position: relative; z-index: 10;"></span></div>
</div>
</div>

Tiada ulasan: