Google+ Badge

Ahad, 14 Jun 2015

5345. SubhanAllah - Pintu Syurga menggamit kedatangan Abu Bakar.

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ  , الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ , الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ ,  مَالِكِ يَوْمِ الدِّينِ , إِيَّاكَ نَعْبُدُ وَإِيَّاكَ نَسْتَعِينُ , اهْدِنَا الصِّرَاطَ المُسْتَقِيمَ  , صِرَاطَ الَّذِينَ أَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ , غَيْرِ المَغْضُوبِ عَلَيْهِمْ وَلاَ الضَّالِّينَ

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُه

Assalamualaikum warohmatullahi wabarakatuh.

الحمد لله رب العالمين، والصلاة والسلام على أشرف المرسلين، وعلى آله وصحبه أجمعين
Meja www.peceq.blogspot.com  



  •  
     
    Masyaallah...... 8 Pintu Surga Memanggil Abu Bakar

    Luangkanlah Waktu sobat g+ untuk Membacanya..

    Semua yang ada di dunia ini selalu berpasangan, laki-laki dan perempuan, miskin dan kaya, sakit dan sehat. Begitu pula halnya dengan hidup dan mati. Yuk intip kisah Abu Bakar yang Dipanggil 8 Pintu Surga!

    Kematian bisa datang kapan saja dan dimana saja. Dan kematian itu tak mengenal umur, baik tua maupun tua memiliki peluang yang sama. Karena pada dasarnya, semua orang pasti akan mati.

    Setelah kehidupan di dunia, kita akan menjalani kehidupan yang sebenarnya di akhirat kelak. Kehidupan di akhirat ada dua, surga dan neraka. Semua orang pasti mendambakan bisa hidup bahagia si surga-Nya.

    Namun yang harus kita pahami, untuk bisa mencium aroma surga tidaklah mudah. Untuk bisa mencium aroma surga, amalan kebaikan kita harus lebih berat dibandingkan dengan keburukan. Oleh karena itu, selama masih diberi umur oleh Allah, gunakan waktu sebaik-baiknya untuk berbuat baik.


    Bali termasuk salah satu tempat yang indah di Indonesia. Bahkan banyak turis mancanegara yang datang jauh-jauh ke Indonesia untuk menikmati keindahan Pulau Dewata tersebut. Namun ternyata, ada tempat yang beratus kali lipat lebih indah dari Bali. Dimanakah itu?

    Jawabannya tak lain adalah surga. Meski tidak ada gambar jelas tentang surga, namun jika melihat ulasan surga di Al-quran bisa dibilang tempat yang sangat indah.

    Digambarkan dalam Al-Quran sebagai tempat tinggal idaman semua orang. Bagaimana tidak, diceritakan bahwa para penghuni surga akan duduk di dipan yang bertahtakan emas. Tak cukup sampai disitu, di surga para penghuni akan dimanjakan dengan tumbuhnya buah-buahan yang landai.

    Tersedia juga beragam menu daging lezat yang siap untuk disantap. Selain itu, penghuni surga juga akan ditemani oleh bidadari yang cantik bagaikan intan dan mutiara. Usia bidadarinya tentunya sebaya dengan kita.

    Di surga ada pohon pisang yang buahnya tersusun rapi. Buah-buah lainnya pun selalu tumbuh banyak tak menganal musim. Beragam kenikmatan ini Allah swt hadiahkan bagi umatnya yang bertaqwa.

    Siapa coba yang tak tertarik untuk tinggal di surga Allah swt? Bagi kalian yang senantiasa menjalankan ibadah-Nya dan menjauhi larangan-Nya, insya allah pintu surga akan terbuka lebar. Sama halnya dengan kisah Abu Bakar yang ‘dipanggil’ oleh 8 pintu surga.

    Lantas, Apa Sajakah 8 Pintu Surga Itu?
    Delapan surga yang dimaksud di antaranya adalah pintu shalat, pintu rezeki, pintu jihad, pintu rayyan, pintu al-Ayman, pintu al-Kazhmina al Ghaiza wa al-Afina ‘an an-Nas. Lalu, dua pintu lainnya mana?

    Sampai saat ini, para ulama masih berdebat terkait dua pintu surga sisanya. Di antaranya adalah pintu taubat, pintu dzikir, pintu ilmu, atau pintu haji. Lalu, siapa yang bisa memasuki pintu-pintu surga itu?

    Semua pintu surga sebenarnya tak pernah tertutup, tapi selalu terbuka bagi umat yang bertaqwa. Salah satu contohnya adalah Abu Bakar.

    Kisah *Abu Bakar*
    Tak diragukan lagi, Abu Bakar yang tak lain adalah sahabat Nabi Muhammad saw termasuk umat yang mulia. Abu Bakar dikenal sebagai umat Nabi Muhammad yang paling kuat tekadnya saat berjihad, paling bertakwa, paling dalam ilmunya, dan amalannya paling banyak.

    Salah satu amalan dari Abu Bakar adalah paling suka bersedekah. Dalam hadis riwayat Tirmidzi dijelaskan bahwa tak ada yang bisa bersedekah lebih banyak dari Abu Bakar.

    Bagaimana tidak, jika orang pada umumnya bersedekah sedikit dari hartanya, tapi Abu Bakar tidak demikian. Jika orang pada umumnya, selalu bersedekah dan menyisakan sebagian harta untuk keluarganya.

    Berbeda halnya dengan Abu Bakar yang justru menyedekahkan seluruh harta yang ia miliki tanpa sisa. Rasulullah SAW bertanya kepada Abu Bakar, “apa yang kau sisakan untuk keluargamu?”. Abu Bakar pun menjawab, “aku menyisakan allah dan rasul-Nya “. Mendengar hal ini, Rasulullah merasa sangat takjub dengan kesungguhan hati Abu Bakar untuk bersedekah.

    Karena bagi Abu Bakar, harta adalah titipan Allah. Semua yang ia miliki tak terlepas dari kuasa Allah swt. Abu Bakar yakin meski sluruh hartanya habis disedekahkan, Allah swt akan memberikan kecukupan untuk kehidupannya sehari-hari.

    Selain kuat dalam bersedekah, Abu Bakar juga dikenal sebagai orang yang teguh dalam berjihad. Hal ini dibuktikan setelah Nabi Muhammad saw wafat. Abu Bakar berperan menggantikan tugas atau posisi Nabi Muhammad saw untuk menyebarkan kebenaran.
    Namun semasa ia berdakwah, ada banyak rintangan yang harus dihadapi. Contohnya adalah cemoohan dari orang-orang kafir di Arab. Orang-orang kafir di Arab merasa Abu Bakar tak pantas untuk menggantikan posisi Nabi Muhammad saw. Orang-orang kafir pun yakin bahwa sepeninggal Nabi Muhammad saw, banyak orang yang kembali menjauhi Allah swt.

    Berbagai tekanan yang menyudutkan Abu Bakar tak membuatnya gentar untuk berjihad di jalan Allah. Abu Bakar semakin memperkuat tekadnya untuk bisa menjaga umat muslim agar senantiasa mendekatkan diri kepada Allah.

    Di samping itu, Abu Bakar juga dikenal sebagai umat yang paling mudah untuk memaafkan. Bagaimana tidak, disaat orang lain mencela dan memfitnahnya, Abu Bakar tak pernah dendam.

    Abu Bakar justru memafkan, sebelum mereka meminta maaf kepadanya. Bahkan disaat Nabi Muhammad saw sudah geram dengan kelakuan orang-orang yang memfitnah itu, Abu Bakarberusaha untuk mendinginkan suasana.

    Di saat suasana memanas, Abu Bakar mencoba berbicara pelan-pelan kepada Nabi Muhammad saw untuk memaafkan orang-orang itu. Abu Bakar yakin, mereka bisa berubah menjadi orang yang lebih baik lagi dari sebelumnya.

    Kemudian, pada suatu kesempatan, Nabi Muhammad saw berdakwah tentang pintu-pintu surga. Di tengah-tengah dakwah, Abu Bakarmelontarkan sebuah pertanyaan kepada Nabi Muhammad saw, yaitu “setiap orang pasti mempunyai peluang untuk masuk ke salah pintunya, namun apakah ada orang yang dipanggil dari semua pintu”?

    Nabi Muhammad saw pun menjawab, “tentu saja ada. Dan aku berharap engkaulah orangnya, Abu Bakar”. Mendengar hal itu, Abu Bakar sangat terharu dan masih bertanya-tanya, apakah dia orangnya.

    Namun jika dilihat dari amalannya selama ini, Abu Bakar pantas menjadi salah seorang yang dipanggil oleh 8 pintu surga.  *Abu Bakar* termasuk salah satu orang yang cerdas untuk membagi waktu ibadah. Mulai dari sedekah, zakat, dan amalan wajib seperti halnya sholat.

    Subhanallah, 8 pintu surga memanggil Abu Bakar untuk masuk ke dalamnya. Semoga saja, Allah memperbolehkan kita semua untuk berkumpul bersama Nabi Muhammad saw dan para sahabatnya di surga kelak.

    Klik +1 dan komentar lalu BAGIKAN dengan Ikhlas.....

    http://vlambloves.blogspot.com
    #Muslim #Allah #Quran #Islamic #MuslimPro #Muhammad #Hadith#Renungan #Ramadan #Religion #Motivasi #Dua #Prophet #Muslims#Semangat #Alhamdulillah #Bible #Salam #Amin #Aamiin #Islam#ProphetMuhammad #WhoIsMuhammad #Bukhari #God #Sunnah#Jannah #Mohammed #Muslimah #Rasulullah #Prayer #Hadits#Hikmah #SubhanAllah #Sya #Hadees #Mecca #Makkah #Kaaba#SaudiArabia #surga #Dunia
    Tunjukkan sedikit  ·  Terjemah
    30 ulasan pada siaran asal
    29
    4
    Foto profil abdul rahimFoto profil Widia SusantiFoto profil Ahmad FauziFoto profil Qonita qonita
    3 ulasan
    Sri Darwati
    2:10 PTG
     
     
    Subhanalloh 


    Sumber: Google+
    MY Dashboard.
    IP
    s3v3n

    s3v3n

Test

Tiada ulasan: